My Prince My Husband

My Prince My Husband
Akad Nikah


Hari ini semua orang di rumah Hanida tidak ada yang terlihat duduk santai. Semua berkutat dengan kesibukan masing-masing.


Satu kelompok ibu-ibu sibuk dengan memasak hidangan di dapur diselingi dengan berbagai obrolan baik gosip,berita dan lain sebagainya lengkap membuat rumah Hanida seperti pasar.


Satu kelompok lagi sibuk mengiris kue dan menata berbagai kue baik di piring, di Snack kardus maupun kue yang akan dibawakan untuk rombongan mempelai laki-laki.


Satu kelompok lagi sibuk mendekorasi dan menata tempat duduk serta meja tempat akan dilaksanakannya akad nikah.


Dan kelompok lainnya ada yang sibuk mendekorasi kamar pengantin dan menggoda pengantin yang sedang dirias oleh perias dari salon yang ada di kampung Hanida.


Hari ini Hanida tampak cantik dengan balutan kebaya putih dengan berbagai manik manik cantik di beberapa bagian kebaya, kebaya itu tampak pas di tubuh Hanida. Riasan wajah yang tidak terlalu mencolok tetapi terkesan natural menambah kecantikan dari Hanida yang memang sebenarnya tanpa di make up pun anaknya sudah cantik. Hiasan mahkota serta bunga melati yang membawa adat Sunda menambah kecantikan Hanida bak ratu di hari ini.


Semua yang di kamar Hanida memandang takjub, rata-rata yang nimbrung menghias kamar adalah gadis-gadis tetangga Hanida.


"wah, mbak Hanida cantikkkkkk bangetsss hari ini, gue jamin Pangeran pasti klepek-klepek hari ini" Hesti tetangga ssebelah Hanida memuji kecantikan Hanida


Hanida menanggapi dengan senyuman manisnya.


"Ini mah karena Riasan Tante Denok yang luar biasa, so aku bisa kelihatan cantik kayak gini," Hanida memuji perias mantennya.


"Ya memang kamu uda cantik Hanida, mau dirias apa pun juga akan tetap cantik," puji Tante Denok


"Kayaknya sebentar lagi pengantin laki-laki akan datang, ini sudah pukul 13.00, acaranya kan pukul 13.30. wah ga sabar aku lihat Mbak Hanida jadi ratu di samping pangeran...hehehhe" Hesti dari tadi ga berhenti bicara


Terdengar suara iring iringan mobil memasuki rumah pengantin, semua orang berdiri menyambut kedatangan pengantin laki-laki.


Tampak Pangeran nampak gagah dengan balutan baju pengantin putih dan kopyah juga putih, wangi melati dikalungkan pada leher pangeran,dengan wajahnya yang putih bersinar pangeran Satrio benar-benar terlihat sangat tampan. Semua gadis yang mengintip dari rumah bagian dalam tampak heboh menyaksikan tampang suami Hanida, tetapi mereka tidak bisa keluar harus menemani Hanida sampai Akad Nikah selesai diucapkan mempelai laki-laki.


Bapak penghulu sudah siap, Satrio, ayah Hanida, ayah Satrio dan 2 saksi telah siap di meja akad nikah.


Terdengar dengan lantang suara ijab qobul antara Satrio dan ayah Hanida


Sampai akhirnya terdengar suara


Sah


Sah


Mendengar kata-kata Syah membuat Hanida langsung meneteskan air mata, dia tidak menyangka hari ini benar benar dia menjadi istri seorang pangeran bukan menjadi istri Kevin.


Setelah ijab qobul selesai Hanida dibawa keluar oleh para gadis yang mendampinginya,


Semua mata tertuju pada Hanida.


Satrio yang melihat kecantikan istrinya tidak bisa berkata kata, dia terpaku menyaksikan wajah cantik nan ayu dan penuh aura kelembutan. Sampai dia tersadar setelah Hanida mencium tangan kanannya.


Setelah itu dilanjut dengan tukar cincin, kedua mempelai berfoto bersama oleh seorang fotografer profesional yang sengaja dibawa Keluarga kesulthanan.


Berbagai pose dan foto keluarga diambil.


Sampai akhirnya acara ramah tamah atau makan makan.


Tidak panjang acara hari ini, karena hanya akad nikah dan sedikit syukuran dengan tetangga sekitar. Untuk acara besar pernikahan akan dilaksanakan satu Minggu lagi di kediaman kesulthanan.


"Hem....mas Satrio tidak makan?" Hanida mencoba memecahkan kecanggungan di antara mereka.


"Boleh,bisa diambilkan?" Satrio mengerling nakal pada Hanida.


Hanida menjadi bertambah gugup


"Baik mas,"


Hanida langsung ngacir mengambil makanan, walaupun dia sedikit susah bergerak karena busana yang dia kenakan.


Akhirnya Hanida mengambilkan nasi dan juga air putih untuk pangeran. Mereka duduk berdua , meskipun Hanida dadanya seperti terasa meledak ledak dan tangan sedikit gemetar. Maklum dia tidak pernah duduk sedekat ini dengan pangeran.


"Hem..Hem..."tiba tiba suara Kanjeng ratu membuat ketegangan di antara dua pengantin ini sedikit mencair.


"Dunia seperti milik berdua" Hanida hanya tersenyum malu, beda dengan pangeran dia tak berekspresi tetap sedingin es batu.


"Satrio, 2 hari ini kamu tinggal dulu di rumah Hanida. Setelah itu kalian akan dijemput pak Narto untuk resepsi pernikahan di Kesulthanan. Bunda harap kamu bisa lebih mengenal Hanida dan kalian akan semakin dekat. Jangan lupa untuk membuatkan cucu untuk Bunda" Kanjeng Ratu mengerling pada Satrio dan Hanida


"Apaan sih Bunda, belum sehari menikah sudah minta cucu, emangnya kayak buat boneka apa sehari jadi" Satrio menimpali candaan Kanjeng Ratu.


Hanida hanya bisa tersenyum malu malu, dengan wajah yang semakin memerah. Dia sedikit membayangkan apa yang akan terjadi di malam pertama.


"Kamu kenapa mesam mesem gitu?" Tiba tiba Satrio mencubit pipi Hanida yang kemerah kemerahan.


"Aduh, sakit mas...GP2 koc Hanida cuma pengen senyum aja, emang ga boleh?"


"Pasti kamu lagi mikir yang ngeres ngeres ya, dasar...."


"Ih...nuduh sembarangan...aku laper mas mau makan dulu" Hanida segera berlalu dari hadapan Satrio.


Keluarga besar Kesulthanan sudah undur diri, meninggalkan Satrio untuk Hanida. (Ya iyalah masak pengantin baru mau dipisahin...hehehe).


Para tetangga juga sudah pada pulang, tinggal beberapa saja orang yang membantu Ibu beres beres.


Kini suasana semakin canggung bagi satrio karena keadaan rumah semakin sepi.


"Hanida, ajak Satrio ke kamar istirahat", bunda berterik memanggil Hanida yang masih sibuk makan di belakang.


"Iya Bunda sebentar," hadew bagaimana ini mengajak pangeran ke kamar, Bismillah..semoga tidak terjadi apa apa.


akhirnya Hanida mengajak Satrio segera istrirahat di kamar sambil membawa koper milik Satrio


😍😍😍😍😍😍😍😍


Uwu, bagaimana kelanjutan hubungan mereka???


simak terus yaa


mohon like dan comentnya yaa🙏🙏🙏