
Cahaya pagi yang masuk melalui celah gorden memaksa seorang wanita cantik untuk terbangun dari tidurnya,ia mulai mengerjapkan kedua bola mata nya saat kesadaran nya sudah terkumpul ia melihat jane kepala maid yang sudah menunggu nya untuk bangun di lirik nya ada sebuah troli yang di atas nya sudah berisi makanan makanan mewah.
"Buenos días señorita, perdón por despertarlo, señor, me ordenó que dejara inmediatamente su desayuno, antes de que haya preparado agua tibia para que se bañe, señorita(selamat pagi nona,maaf membangunkan anda tuan memerintahkan saya untuk segera menyerahkan sarapan anda,sebelum nya saya sudah menyiapkan air hangat untuk anda mandi silahkan nona)"
"gracias june"jawab valerie sambil menampilkan senyum canggung karna ia tak biasa di perlakukan seperti ini,di lirik nya jam weker yang tertera di atas nakas matanya membulat saat menyadari ia telah bangun siang pantas saja june membangunkan nya pikir nya dalam hati.
Selesai mandi dan sudah berpakaian rapi lantas valerie keluar dari kamar mandi nya dan menuju sofa yang sudah berderet makanan untuk ia makan,june yang berpikir jika nona nya sudah tidak membutuhkan apa apa lagi lantas ia berpamitan keluar untuk melakukan tugas lain nya valerie hanya mengiyakan.
valerie yang sudah menghabiskan makanan nya berniat untuk membersihkan bekas makan terhentikan oleh suara yang sangat amat ia hindari.
"biarkan saja,nanti akan ada yang membereskan nya"perintah alan yang tak bisa di bantah
"kau menamparku?"tanya alan dengan muka memerah karna marah jujur ini pertama kali nya bagi alan ada seorang wanita yang berani menamparnya ia semakin mendekati valerie dan langsung saja tangan nya mendarat sempurna di pipi mulus valerie membuat valerie tersungkur dan terduduk di bawah,alan menjambak rambut valerie hingga membuat valerie mendongak balas menatap mata tajam alan.
"si*lan berani nya kau menamparku! kau hanya sampah yang aku beli seharusnya kau merasa beruntung, aku mau turun tangan membantu mu terbebas dari tempat la*nat itu,dasar ja*ang kau harus membayar atas semua perbuatan mu padaku! desis nya tajam langsung saja alan menyeret valerie dan menghempaskan tubuh valerie ke ranjang dengan kasar dan yang tak di inginkan valerie akhir nya terjadi masa depan nya sudah hancur harta yang paling ia jaga harus berakhir di tangan pria kejam seperti alan.
Tangisan pilu dan jeritan kesakitan valerie tak membuka mata hati seorang alan seakan tuli alan bukan nya iba ia malah memperlakukan valerie dengan kasar dan semakin bersemangat seolah jeritan valerie lah yang semakin membuat nya terbakar gairah.
Pagi itu alan melakukan nya berkali kali bahkan valerie sudah merintih memohon untuk membuat alan berhenti,tapi alan yang belum merasa puas terus berpacu mencari kepuasan nya sendiri dan tak segan segan bertindak kasar jika valerie menolak nya.