My Painful Love

My Painful Love
Tiga puluh dua


Valerie merasakan ada beban berat yang melingkari perut nya dan helaan nafas seseorang di ceruk leher nya ia mengerjapkan kedua mata nya di lihat nya lengan kekar yang melingkupi nya,valerie mendongak di lihat nya alan yang tertidur pulas di samping nya.


Valerie tersenyum simpul merasa sangat nyaman berada dalam dekapan alan,di sadari atau tidak ternyata alan pun ikut terbangun dari tidur nya.


pelan tapi pasti tangan alan merambat naik ke bagian sensitiv valerie,valerie memekik terkejut ketika tiba tiba alan meremas nya.


"ALAN!"


"Apa sayang?" bisikan alan tepat di telinga valerie tak lupa alan pun memberi kecupan di sana dan hal itu membuat valerie merinding.


"Tolong singkirkan tangan mu!" pinta valerie bukan menurut alan malah sengaja memainkan nya


"Aku tidak mau" bantah alan


"Kau harus tau tempat alan kita sedang berada di kantor!"


"Lantas jika kita berada di mansion berarti aku bebas melakukan apapun?"


"Ya" jawab valerie lugas tak lama ia memukul pelan mulut nya yang kelepasan berbicara di lihat nya alan yang tengah tersenyum mesum ke arah nya,valerie hanya bisa menghela nafas pasrah karena kata kata nya tidak bisa ia tarik kembali semakin ia menolak semakin pula alan membuat nya terbuai akan sentuhan sentuhan yang di berikan nya.


"Sialan" umpat gabriel setelah melihat video alan yang sudah berani membawa valerie datang ke kantor nya,ya saat tadi gabriel akan membaringkan tubuh nya di atas ranjang dan berniat akan tidur siang tanpa di sangka ia mendapatkan pesan dari nomer tidak di kenal,ia mendapatkan sebuah video yang membuat nya geram dimana alan yang telah merangkul pinggang valerie memasuki gedung tersebut.


Gabriel turun menuruni tangga menuju lantai utama ia sedang mencari pion nya yang tak lain ibu alan untuk melakukan aksi yang telah di rencanakan "Mom" dengan wajah yang di buat sesedih mungkin ia memeluk caroline dan menangis tersedu sedu di dalam pelukan wanita paruh baya itu.


"Gabriel ada apa nak? kenapa kau menangis?"


"Mom seperti nya aku sudah menyerah mom untuk mendapatkan hati alan hiks aku sudah tak sanggup lagi mom"


"Hey apa maksudmu?" tanya caroline yang belum mengerti keadaan


"Lihat lah mom video ini hiks alan sudah tak mengganggap aku lagi" Di sodorkan hp milik gabriel yang langsung di terima oleh caroline,caroline memutar video tersebut cukup lama caroline terdiam hingga akhir nya tangan nya terkepal merasakan amarah nya sudah sampai di ubun ubun kepala.


"Kurang ajar!" maki caroline bagaimana pun ia tidak terima jika ada wanita yang tidak terpandang,miskin seperti valerie bisa bersanding dengan alan akan sangat memalukan jika nanti nya akan tersebar berita tentang alan bersama wanita lain yang ternyata jauh dari kriteria menantu idaman nya.


Caroline beranjak dari duduk nya hendak berlalu tapi seseorang mencekal tangan nya di lihat nya gabriel yang sedang memelas ke arah nya "Tenang saja gabriel semua serahkan pada mom percayalah pada mom karena hanya kau yang pantas menjadi nyonya addison selanjut nya tidak dengan wanita miskin itu,sekarang ikuti saja rencana mom"


Caroline melangkah menuju kamar nya meninggalkan gabriel yang masih menyeka air mata nya tak lama sebuah senyum sinis menghiasi wajah gabriel.