My Painful Love

My Painful Love
Empatbelas


"sebenarnya aku ini apa bagimu?" tanya valerie yang berhasil membuat alan membeku di tempat.


Alan mengalihkan tatapan nya ke arah lain "jangan terlalu banyak bertanya ingat batasanmu!"seru alan dengan dingin nya setelah nya ia pergi keluar meninggalkan valerie yang mematung di tempat tak lama terdengar isakan kecil dari mulut valerie hingga akhirnya valerie terlelap.


Di ruang tengah alan duduk termenung ia merutuki diri nya karna dari banyak nya kata hanya kata itu lah yang keluar dari mulut alan,alan menghembuskan nafas nya gusar sungguh ia tak berniat menyakiti valerie dengan kata kata nya tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur kata kata itu tidak bisa alan tarik kembali.


🔸🔸🔸🔸🔸


Seharian ini valerie hanya mengurung diri nya di dalam kamar ia hanya keluar kamar jika pelayan memanggilnya untuk makan sungguh suasana hati nya sangat buruk hari ini bagaimana tidak setelah tadi malam alan menyakiti nya dengan kata kata yang terlontar dari mulut pria itu siang nya juga ia harus melihat adegan tak senonoh di ruang tengah dimana ia melihat gabriel yang terduduk di pangkuan alan dan berusaha mencumbu alan,pria itu pun seperti nya sama sekali tak keberatan valerie mengurungkan niatnya untuk berjalan jalan di sekitaran mansion ia kembali masuk ke dalam kamar nya,ah melihatnya saja valerie ingin menangis tidak terima tapi jika di pikirkan memangnya valerie siapa sadar diri valerie hanya wanita simpanan alan yang bertugas hanya untuk memuaskan nafsu alan berbeda dengan gabriel yang sudah sah menjadi istri alan.


🔸🔸🔸🔸🔸


Kejadian yang sebenar nya siang itu alan yang sedang duduk di ruang tengah di temani dengan secangkir kopi dan laptop yang berada di pangkuannya ia sedang sibuk mengecek email yang masuk tiba tiba saja ia di kagetkan dengan kedatangan gabriel yang dengan seenak nya memindahkan laptop ke atas meja dan dengan tidak tau malu nya wanita itu langsung duduk di pangkuan alan tentu saja alan geram jika saja valerie yang melakukan hal tersebut tentu saja dengan senang hati alan akan menerima nya dengan tangan terbuka ah sungguh hanya valerie yang mampu membuat nya gila,belum sempat ia mendorong dan memaki gabriel alan dibuat terpaku dengan kehadiran sosok valerie yang mematung di ujung tangga bisa alan lihat dengan jelas raut terkejut dan sedih dari wajah valerie tentu saja kesempatan itu digunakan dengan baik oleh gabriel dengan berani nya ia mencium bibir alan,tak lama valerie kembali melangkah menuju kamar nya.


"berani berani nya kau!" tekan alan dengan nada dingin nya membuat siapa saja yang mendengarnya bergidik ngeri.


gabriel tersenyum lebar seraya menyahuti perkataan alan"tentu aku berani karna aku istrimu!"


"kau hanya istri di atas kertas,sebelum aku memperlakukan mu dengan kasar lebih baik kau pergi dari sini jangan berani lagi mengotori tempatku hanya dengan kehadiranmu!"


gabriel tertawa sumbang menutupi rasa sakit hati nya"apa ini karena wanita ****** itu?" tanya gabriel dengan nada meremehkan sontak saja alan menodongkan pistol nya ke kening gabriel ia tak terima jika valerie disebut seperti itu.


"shut up and go away!" desis nya penuh penekanan,gabriel memilih pergi sebelum peluru tersebut berhasil menembus kepala nya tapi sebelum pergi dan menghilang dari balik pintu gabriel menghentikan langkah nya dan berbalik menatap alan yang masih menatap nya dengan tajam "aku tak akan tinggal diam,aku akan memberi wanita sialan itu pelajaran!" setelah nya gabriel pun melangkah kan kaki nya keluar dari mansion alan.