My Painful Love

My Painful Love
Sepuluh


"VALERIE!!!"


Valerie begitu terkesiap mendengar suara bentakan alan hingga ia tak menyadari buku yang tadi nya jatuh berada di bawah lantai sudah berpindah ke tangan alan tatapan nyalang menyorot langsung ke mata valerie membuat tubuh valerie bergetar keringat dingin sudah mengucur dari peliois valerie.


"berani nya kau menyentuh barang ku!!!"


"ma..maaf senor saya tidak tahu" valerie mengigit bibir bawah nya menahan rasa takut yang menyelimuti diri nya.


"kau sadar posisimu?"tanya alan yang di jawab anggukan oleh valerie "kau tak boleh menyentuh barang sembarang apalagi itu milikku" alan mencengkram kuat dagu valerie memaksa valerie untuk mendongak hingga pandangan mata mereka bertemu tanpa aba aba alan ******* bibir valerie dengan rakus dan kasar tangan kanan nya menahan tengkuk valerie yang ingin melepaskan dan tangan kiri nya merobek semua pakaian yang valerie kenakan kejadian dimana valerie harus melayani nafsu alan pun terjadi dengan kasar alan terus berpacu menghentak mencari kenikmatan nya ,sedangkan di bawah nya valerie menangis merintih menahan rasa sakit yang terus alan berikan sofa menjadi tempat dimana mereka melakukan kegiatannya.


✨✨✨✨✨✨


Valerie meringkuk di atas sofa tubuh polos nya hanya ditutupi kain tipis yang entah alan ambil dari mana valerie tak ingin tahu,masih menangis bukan karna luka fisik saja yang ia dapat cacian hinaan dari mulut alan valerie terima,setelah melecehkan valerie alan langsung pergi seperti biasa meninggalkan valerie tak peduli dengan keadaan valerie yang seperti apa.


Tak lama pintu perpustakaan terbuka lebar menampilkan june dan beberapa pelayan wanita yang membawa perlengkapan valerie, mereka menatap miris melihat keadaan valerie bagaimana tidak pipi yang lebam sudut bibir yang mengeluarkan darah mata sembab dan leher yang di penuhi bercak merah,mereka segera membantu valerie mengenakan pakaian tak lupa mereka pun mengobati luka valerie dan setelah nya june memapah valerie membawa nya ke kamar supaya beristirahat.


Di lain tempat alan berada di ruang kerja nya ia menerima laporan dari sam assisten nya bahwa ada seseorang yang berani mengusik blood devil,alan segera memerintahkan sam untuk menangkap orang tersebut dan membawa nya ke ruang bawah tanah.


"lo siento, el señor del grupo es como un experto, demostrado por la forma en que no podemos rastrear su paradero(maaf senor kelompok tersebut seperti nya seseorang yang sudah ahli terbukti dari cara kami tidak bisa melacak keberadaan nya)" sam menunduk bersiap menerima konsekuensi dari amarah tuan nya tersebut lama menunggu akhirnya sam memberanikan diri melihat tuan nya,alan menyeringai entah mengapa itu membuat sam bergidik entah apa yang akan nanti nya di lakukan tuan nya tersebut yang pasti sam hanya harus mengikuti aturan dari tuan nya tersebut.


"Ah, como si no hubiera hecho ejercicio en mucho tiempo sam,hoy me haces feliz sam.


prepara todas las armas, Sam, bajaré solo(ah seperti nya aku sudah lama tidak berolahraga sam,hari ini kau membuatku senang ,sam siapkan semua senjata aku yang akan turun sendiri)" perintah alan yang langsung di turuti oleh sam


"sí señor"sam segera melangkah mendekati lemari dimana disana banyak koleksi senjata api milik alan,sam segera menyiapkan nya setelah semua dirasa sudah cukup mereka pun melangkah pergi meninggalkan ruangan tersebut menuju mobil nya yang sudah terparkir rapih di depan pintu utama.


dukung terus yaa jangan lupa like comment dan vote nya aku tunggu loh terima kasih 😊