My Painful Love

My Painful Love
Lima belas


"Lo siento señor, la señorita Valerie no ha comido su comida desde esta mañana(maaf tuan,nona valerie tidak memakan makanan nya sejak tadi pagi)" setiba nya di mansion alan sudah di suguhi laporan tentang valerie dari kepala maid nya yang tak lain june,bukan ini yang alan harapkan sebenarnya alan menginginkan valerie melampiaskan amarah nya pada alan dengan cara apapun bukan cara seperti ini berdiam diri di kamar mengurung diri dan tak menyentuh makanan nya sama sekali.


alan memijit pangkal hidung nya merasa pusing belum lagi masalah yang menimpa nya di kantor dan gabriel yang akhir akhir ini banyak menuntut pada nya,alan menatap dingin ke arah june "hacer una nueva cena y llevarla a la habitación(buatkan makan malam yang baru dan antarkan ke kamar)" perintah alan pada june yang masih setia melihat punggung tuan nya sebelum menghilang dari pandangan nya,memastikan tuan nya sudah tak terlihat lagi june beranjak ke dapur membuat makan malam di bantu maid yang lain.


🔸🔸🔸🔸🔸🔸


Di dalam kamar alan melihat valerie yang sedang meringkuk di kasur king size nya dengan selimut yang menutupi tubuh nya,alan memutuskan untuk pergi ke kamar mandi guna membersihkan diri tak butuh waktu lama alan keluar kamar mandi dengan keadaan segar rambut yang basah ia memghampiri valerie mendudukan diri nya di pinggir kasur.


"valerie"panggil alan tapi tak ada jawaban hanya terdengar deru nafas valerie yang tidak teratur alan mengernyit lantas alan menyibak selimut yang menutupi wajah valerie raut wajah alan berubah khawatir melihat pemandangan yang ada di depan nya bagaimana tidak wajah valerie yang selalu terlihat cantik dengan pipi merona alami kini terlihat sangat pucat,mata yang membengkak dan sisa sisa air mata yang masih membekas di pipi nya,alan menyentuh kening valerie dan berjengit kaget begitu mendapati suhu badan valerie yang terasa sangat panas tanpa pikir panjang alan mengendong valerie dengah langkah tergesa gesa alan memanggil asisten nya yang selalu ada saat keadaan darurat.


"sam" teriakan alan mengelegar di dalam mansion tersebut yang di panggil pun dengan sigap menghampiri "siapkan mobil kita kerumah sakit sekarang"


🔸🔸🔸🔸🔸🔸


Di dalam mobil alan tak bisa menutupi raut wajah khawatir nya alan mendekap tubuh valerie yang dirasa mengigil"bertahanlah valerie kau wanita kuat"bisik alan.


"ya ini aku sayang bertahanlah sebentar" alan menyeka keringat dingin yang mengalir di pelipis valerie.


"di..dingin" sahut valerie


"sam cepat"bentak alan pada asisten nya dengan sigap sam memacu mobil dengan kecepatan penuh alan menciumi puncak kepala valerie dengan sayang,alan tak mengerti dengan keadaan nya sekarang baru kali ini ia merasa sangat khawatir pada seorang wanita selain ibu nya hati nya berdenyut tak tega melihat keadaan valerie saat ini,alan mendekap valerie lebih erat menyamankan posisi valerie yang berada di atas pangkuan nya,setiba nya di rumah sakit alan langsung berteriak memanggil dokter tak peduli dengan ketidak nyamanan orang lain yang merasa terusik akan teriakan nya dokter pun segera membawa valerie ke ruang ugd,alan memutuskan menunggu di luar, pikiran nya sangat kalut terbukti dari wajah nya yang menampilkan raut kahawatir,sedih dan marah secara bersamaan khawatir karna dokter yang tak kunjung juga keluar,sedih karna terlalu sibuk dengan urusan nya sampai sampai tidak mengingat tentang kesehatan valerie,dan marah karena maid tidak ada yang becus untuk mengurus valerie.


1 jam berlalu dan akhir nya dokter pun keluar alan segera menghampiri dokter tersebut"


como esta la situacion(bagaimana keadaanya?"


*bersambung....


hehe kira kira ada yang tau ga valerie kenapa? 😂*