My Painful Love

My Painful Love
Sembilan belas


Saat ini alan sedang berkunjung ke club malam milik nya ditemani sam asisten pribadi nya yang selalu sigap melakukan perintah dari alan,di sisi kanan dan kiri alan terdapat wanita cantik dengan berpenampilan seksi sengaja menggoda alan untuk memancing gairah nya seperti biasa banyak wanita yang rela menjadi teman ons nya tapi entah mengapa kali ini alan sama sekali tidak berminat biasa nya ia akan merasakan gairah jika di dekati wanita wanita seksi hanya ada bayang bayang valerie di kepala nya.


"pergilah"perintah alan pada dua wanita itu tapi wanita wanita itu tidak pergi ia masih diam di tempat malah semakin menjadi jadi dengan berani nya mereka memainkan jari jari lentik nya di dada bidang alan,bukan nya tergoda alan malah muak di hempaskan tangan wanita wanita tersebut"pergi"perintah nya dengan nada dingin tak bisa terbantahkan terpaksa dua wanita tersebut pergi sebelum alan bertindak kasar pada mereka.


Dari belakang sam tersenyum penuh arti ia paham mengapa tuan nya menolak ajakan wanita wanita tersebut,tuan nya itu sudah terjebak dengan satu wanita siapa lagi jika bukan valerie dalam hal ini sam sangat mendukung jika nanti nya valerie dan alan akan bersama untuk selama nya karna bagi nya wanita yang pantas untuk tuan nya tersebut hanya valerie wanita cantik dengan kepribadian sangat lembut berbanding terbalik dengan istri tuan nya.


"kita pulang"suara alan membuyarkan khayalan sam.


◾️◾️◾️◾️


Tepat pukul dua malam alan telah sampai di mansion nya langkah nya lebar menuju kamar yang di tempati alan dan valerie secara tidak sadar alan merindukan valerie sesampainya di dalam kamar alan melihat valerie yang sudah tertidur pulas ia tersenyum simpul mendekati valerie mengecup kening dan bibir valerie setelah nya ia melenggang pergi memasuki kamar mandi.


"kau dari mana? kau tau aku menunggu mu untuk makan malam! setidak nya jika kau pulang terlambat kau bisa mengabari ku supaya aku tidak menunggumu" tanya nya ketus secara tidak sadar valerie mengungkapkan isi hati nya ia kesal dengan tindakan alan yang sesuka hati,alan selalu melarang nya untuk melakukan apapun hingga ia kesal tak dapat melakukan apapun.


alan tersenyum simpul mendekati valerie yang sedang merajuk"kenapa?" tanya nya


"kenapa kau menungguku? biasa nya kau selalu makan sendiri atau kau mulai terbiasa aku suapi makan?kau mengkhawatirkan aku? dan juga merindukan ku?" memang selama valerie masuk rumah sakit dan sampai sekarang alan selalu memanjakan valerie termasuk dengan cara menyuapi nya makan.


"a..apa?" tanya nya tergagap tak bisa di tampik valerie sudah terbiasa makan dengan di suapi oleh alan dalam hati ia membenarkan perkataan alan barusan ia juga merindukan alan yang seharian ini tidak menampakan batang hidung nya,ketika valerie terbangun alan sudah tidak ada di sebelah nya,hanya meninggalkan sebuah note yang mengatakan jika ia ada perkerjaan yang tak bisa di tunda.


"maafkan aku tidak mengabari mu"di elus nya pipi valerie "sekarang waktu nya kau kembali tidur"di baringkan dan di rengkuhnya tubuh valerie dan tanpa ragu valerie pun memeluk pinggang alan menelusupkan wajahnya pada ceruk leher milik alan tak lama mereka pun tertidur.