My Painful Love

My Painful Love
Dua puluh tiga


Sesampai nya di rumah sakit alan langsung mermarkirkan mobil nya dengan asal ia tak peduli dengan komentar komentar negatif yang orang lain ucapkan untuk diri nya,ia berlari mencari ruang rawat valerie tak butuh lama dari kejauhan alan bisa melihat sam yang sedang berbicara pada seorang dokter wanita,sam yang melihat kehadiran tuan nya mengisyaratkan pada dokter tersebut untuk segera pergi dan itu di mengerti oleh dokter tersebut.


"tuan"sapa sam saat alan sudah ada di hadapan nya,dengan nafas yang masih ngos ngosan alan bertanya"bagaimana keadaan nya?"


"saat ini keadaan nona valerie sudah jauh lebih baik tuan anda bisa melihat nya sendiri" tanpa berkata alan langsung memasuki ruangan valerie hal yang pertama di lihat nya adalah valerie yang sedang menatap kosong ke arah langit langit ruang rawat nya dengan kepala yang mendapatkan perban pipi yang semula mulus terdapat lebam dalam hati alan meringis mengutuk ibu nya yang sudah keterlaluan lihat saja kali ini alan sudah bertekad tidak akan tinggal diam.


"valerie"panggil alan seperti bisikan berhubung ruangan sunyi valerie dapat dengan jelas mendengar panggilan alan,di lihat nya alan yang sudah berjalan mendekat ke arah nya tanpa bisa di cegah air mata menetes membasahi pipi valerie "ssstt jangan menangis valerie aku disini"di rengkuh nya tubuh lemah valerie di usap nya punggung tersebut tak lupa alan menghadiahi banyak kecupan di puncak kepala valerie


"a..a.alan"panggil nya dengan di barengi suara isak tangis valerie "aku bersalah aku kehilangan anak ku,aku tak bisa menjaga nya dengan baik hiks"


Di tangkup nya pipi valerie "tidak ini bukan salah mu ini semua salah ku yang tak bisa menjaga kalian dari perilaku ibu ku yang jahat maafkan aku valerie aku sungguh menyesal dengan kejadian ini semua"di rengkuh kembali tubuh valerie yang masih saja terus bergetar karena menangis


"aa..aku takut jangan tinggalkan aku sendirian alan" di sela tangis nya valerie mengungkapkan semua ketakutan nya


"sstt tenang aku di sini, aku berjanji tidak akan meninggalkan mu sendirian" tanpa sadar alan mengucapkan janji itu dengan sabar alan menenangkan valerie dengan kata kata manis nya tak lama isak tangis tersebut tergantikan dengan suara deru nafas yang teratur menandakan jika valerie tertidur,dengan hati hati alan merebahkan tubuh valerie di ranjang rumah sakit menaiki selimut hingga batas dada valerie tak lupa ia hadiahi beberapa kecupan di kening valerie lantas ia pun keluar ruangan menemui sam yang masih setia menjaga di luar.


"ya tuan"jawab sam


"aku akan pergi sebentar,tolong jaga valerie untuk ku"


"baik tuan"


Alan berjalan memasuki mobil nya dengan kecepatan tinggi ia mengadarai mobil nya menuju mansion utama.


◾️◾️◾️◾️


Tak butuh waktu lama alan sampai di mansion tersebut ia membuka pintu utama dengan cara kasar hingga menimbulkan suara pertanda kali ini ia sangat marah para pelayan yang melihat nya hanya menunduk menelan saliva nya dengan kasar karena mereka tau kali ini akan terjadi pertengkaran besar di mansion tersebut


"mom"teriak alan menggelegar memecah keheningan di dalam mansion tersebut tak juga mendapatkan respon alan berlari menuju kamar ibu nya sambil sesekali berteriak memanggil ibu nya tersebut para pelayan segera menyingkir memberi jalan kepada tuan nya tersebut.