
Sam membuka pintu ruangan milik alan di ikuti oleh alan di belakang nya hal pertama yang mereka lihat adalah seorang wanita yang sedang meringkuk di atas sofa,mereka tersenyum sadar atau tidak sam memperhatikan valerie dalam diam entah apa arti tatapan itu hanya sam yang tahu dan hal itu di sadari oleh alan.
Alan menajamkan tatapan nya ke arah sam dan sam merasakan aura mencekam di sekitar nya sam pun melihat ke arah alan yang ternyata sedang menatap nya tajam karena telah terciduk oleh alan sendiri sam pun lantas menyengir kaku dengan wajah takut nya.
"Sialan jangan melihat wanita ku seperti itu!" di tendang nya kaki sam dan tepat mengenai tulang kering nya sam pun meringis merasa kesakitan "Hehe maafkan saya tuan" sesal sam,alan menggendong valerie ala bridal dan memindahkan nya ke kamar pribadi milik alan di ruangan tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Jadi kau sudah mengetahui rencana yang akan mereka lakukan selanjutnya?" tanya alan pada sam,kini mereka sedang membahas tentang rencana yang akan di lakukan oleh caroline ibu nya dan gabriel.
"Ya tuan,dalam waktu dekat ini mereka akan melancarkan aksi mereka pada nona valerie,saya mengetahui ini dari carissa maid yang saya sewa untuk memata matai mereka maafkan saya jika saya lancang tuan tapi saya berfikir ini demi kebaikan nona valerie" jawab sam dengan lugas tidak merasa takut karena sam yakin keputusan nya saat ini benar.
"Kerja bagus sam,kau tau apa yang aku butuhkan keluarlah aku akan istirahat selama 1 jam ke depan!" Usir alan pada sam tanpa menunggu jawaban dari lawan bicara nya alan memasuki kamar pribadi nya dan tak lupa ia mengunci nya dari dalam.
Sam keluar dari ruangan alan yang langsung di hadapkan dengan tatapan tajam audrey ,sam menaikan sebelah alis nya seolah bertanya 'Apa' pada audrey yang masih menatap nya dalam diam.
Audrey berdehem "Kau meninggalkan mereka berdua di dalam? jika nona gabriel datang bagaimana? apa yang harus aku katakan?"
Sam menyeringai sebenarnya ia sudah tahu jika gabriel mempunyai perasaan terhadap alan "Lantas memang apa urusan nya dengan mu? itu hak tuan alan dan kekasih nya"
"Ck" audrey berdecak "Oh ayolah kau tahu tuan alan sudah beristri tidak sepantas nya mereka berdua di dalam satu ruangan"
"Cukup diam dan tutup telinga mu audrey! kau tidak ada hak mengurusi urusan pribadi tuan alan ingat batasan mu! kau tau biasa nya orang yang selalu ingin tahu akan selalu mati duluan sebelum mendapatkan jawaban yang di inginkan!" setelah memberi peringatan pada audrey sam pun meninggalkan audrey menuju meja kerja nya.
Audrey mengepalkan kedua tangan nya merasa geram pada sam 'Lihat saja dalam waktu dekat ini aku pastikan alan akan menjadi milik ku' batin nya berbicara sungguh audrey sangat terobsesi dengan alan bagaimana tidak dengan wajah nya yang tampan serta kekayaan yang tak akan ada habis nya wanita mana yang tidak ingin memiliki alan,audrey bertekad akan menyingkirkan valerie bila perlu gabriel pun akan ia singkirkan karena saat ini ancaman yang paling utama adalah valerie di lihat dari mana pun seperti nya alan sangat menyanyangi valerie dari pada gabriel dan audrey pun merasakan itu.