
SELAGI KAU NYAMAN,
BERSANDARLAH.
SETELAH KAU BOSAN,
PERGILAH.
***
Saat Serina keluar ruangan, ia meminta Zio agar menunggunya di parkiran, sedangkan dirinya mengejar Arga dan menahannya untuk tak mengikuti Arcyla. Arga menatap Serina heran, lalu ia menepis pelan tangannya dan berlalu dari Serina untuk mengejar Arcyla. Dengan cepat Serina berpura-pura terjatuh dan drama itupun berhasil membuat Arga kembali lagi ke arah Serina.
"Kak, kepala aku sakit." rintih Serina.
"Kenapa kamu harus lari ngejar aku?" tanya Arga.
"Aku pengen kakak pulang ke rumah, aku pengen kakak tinggal bersama kita." pinta Serina.
"Kamu tahukan mamanya Arcyla juga ada di rumah, kalo dia tahu kita adik kakak lalu dia menceritakannya ke Arcyla gimana?" tanya Arga.
"Mmm ... yaudah. Tapi plis kakak jangan memperhatikan kak Cyla terus, karna aku juga butuh kakak." mohon Serina.
"Baiklah, aku akan membawa kamu pulang." ucap Arga memangku tubuh Serina.
Dari kejauhan Anita sudah merekam semua itu dan langsung mengirimnya ke WhatsApp Arcyla. Sepertinya Serina dan Anita sudah merencanakan itu semua agar Arcyla lebih menderita lagi.
TING ... TONG...
Arcyla memberhentikan langkahnya, lalu membuka pesan yang baru saja masuk ke ponselnya. Ia memutar video itu dan betapa sakitnya saat melihat Arga begitu sangat perhatian kepada Serina. Arcyla meremas ponselnya, membantingnya ke tanah. Entah kenapa rasanya sangat sakit, apakah dia cemburu?
"Si Arga ngapain sih begitu perhatian banget sama Serina. Bukannya dia tahu kalo gue sama Serina sodara tiri, kenapa malah perhatian juga sama dia. Gue kira dia suka sama gue, tapi ... Argh! Benci gue." grutu Arcyla.
Dari belakang, seseorang mendekap Arcyla lalu membiusnya dengan saputangan. Masih sempat tersadar, ia memanggil nama Arga.
"Arga," lirih Arcyla.
Laki-laki itu mengernyit saat ia di panggil Arga. Seketika tubuh Arcyla jatuh di pelukannya. Laki-laki itu membawa Arcyla ke dalam mobil, lalu membawanya ke sebuah rumah kosong yang kotor dan jauh dari keramaian. Setelah selesai mengikat, laki-laki itu menelpon seseorang dan melaporkan bahwa ia sudah berhasil menyekap gadis yang di suruh oleh penelpon misterius itu.
"Baik, saya akan meninggalkannya di sini." ucap laki-laki itu lalu mengunci Arcyla dari luar.
Saat Arcyla tersadar, ia sangat panik dan ketakutan karena tubuhnya diikat dan mulutnya ditutup seperti ini. Ingin berteriak pun susah, bagaimana bisa melarikan diri?
****
Saat Kresy dan Reno keluar dari caffe, mereka memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di dekat taman. Saat mereka hendak duduk, tiba-tiba Reno melihat ponsel tergeletak begitu saja dan ia meraihnya karena sepertinya dia mengenal ponsel itu. Benar saja, saat dia membukanya ada foto Arcyla. Kresy langsung merebutnya dari tangan Reno, ia pun bertanya-tanya kenapa handphone Arcyla bisa ada di sini. Setelah di selidiki dan Kresy pun menemukan sebuah video Arga dan Serina, ia bisa menebak bahwa Arcyla sedang kesal dan marah yang akhirnya membuat ponselnya sengaja dijatuhkan.
"Gue harus telpon Arga," ucap Kresy merogoh saku celananya.
"Lo di mana?" tanya Kresy cemas.
[Ada apa, Kok lo kayak cemas gitu.]
"Arcyla ninggalin ponselnya di dekat taman caffe, sepertinya dia marah setelah liat video lo lagi sama Serina." jelas Kresy.
[Terus, Arcylanya kemana?]
"Gue juga nggak tau, tapi tunggu__"
Kresy meraih saputangan yang terjatuh tak jauh dari tempat Arcyla meninggalkan ponselnya. Kresy menciumnya, bau obat bius. Sepertinya pemikiran Reno dan Kresy sama, mereka berpikir bahwa Arcyla baru saja diculik. Argapun langsung mematikan ponselnya dan meminta Kresy dan Reno untuk menunggunya.
"Kak mau ke mana?" tahan Serina.
"Tapi, sebelum kakak cari kak Cyla bisakan bantu Serina." mohonnya.
"Bantu apalagi?" tanya Arga
"Kak Anita itu kan baik banget sama aku, terus dia butuh bantuan." jelas Serina.
"Nggak ada waktu, Arcyla lagi butuh aku." ucap Arga bergegas pergi keluar.
"Kak ..." lirih Serina.
Arga memberhentikan langkahnya lalu berbalik, Serina memasang wajah kesakitan yang membuat Arga harus bersamanya. Dengan terpaksa, ia pun menuruti keinginan Serina dan duduk kembali di tepi ranjang sambil mengelus kepala Serina.
Anita masuk ke dalam kamar Serina sambil membawa buket buah dan meletakannya di meja belajar. Sepertinya, mereka berdua sengaja mengulur waktu agar Arga tidak mencari Arcyla. Karena tak ada pilihan lain, Argapun meminta sahabat-sahabatnya untuk membantu mencari keberadaan Cyla.
Penambahan karakter!
-ANDRIAN WIJAYA

-GIBRAN RONALDI

Mereka berdua adalah sahabat kecilnya Arga sekaligus teman di sebuah komunitas geng motor. Tapi setelah mereka masuk ke sma yang berbeda, Arga sangat jarang berkumpul dengan kedua sahabatnya itu. Mungkin ini saatnya Arga meminta bantuan kepada sahabat-sahabatnya itu. Tenang saja, mereka pasti akan langsung membantu. Secara kan, komunitas geng motor yang pernah dia ikuti bukan geng motor abal-abal jadi pengikutnyapun pasti banyak. Tidak salah kalau Arga selalu disegani oleh banyak orang karena dia dulunya adalah ketua geng dari Gobras.
****
Perutnya seakan meraung, meminta asupan ke dalamnya. Merintih kesakitan sambil menahan lapar, itulah yang sedang dirasakan Arcyla. Hari hampir petang, ia masih berada di posisi yang sama tanpa pemberontakan. Tiba-tiba pintu terbuka dan menampakan pria bertopeng menghampiri Arcyla, lalu menamparnya cukup keras. Dia membuka solatip yang ada di mulut Arcyla.
"LEPASIN GUE!" teriak Arcyla sambil menangis.
"Teriak aja sesuka hati lo, percuma nggak bakal ada yang dengar." suruhnya sambil menyender dipintu.
"Suaranya kayak nggak asing, tapi ... siapa ya?" batin Arcyla bertanya.
"Mau lo apa?" tanya Arcyla.
"Gue cuma mau lo ngerasain apa yang gue rasain, kehilangan orang yang dicintai, bagaimana?" serunya.
"Gue aja nggak kenal lo, gimana gue tau apa yang lo rasain." timpal Arcyla.
"Justru itu, gue nyeret lo ke sini agar elo bisa merasakan gimana rasanya tak di perdulikan dan ... sebentar lagi lo bakal kehilangan orang yang lo cintai. Ibu, sahabat atau kekasih?" tanyanya lalu mendekat dan menutup kembali mulut Arcyla.
Arcyla kembali menangis dalam diam dan mengingat-ngingat kembali apa yang sudah ia lakukan sampai-sampai ada orang yang ingin melihatnya menderita.
BERSAMBUNG.....
****
GIMANA NASIB ARCYLA?
APAKAH DIA AKAN DI TEMUKAN?
OLEH SIAPA; ARGA, ZIO, KRESY, ATAU TEMANYA ARGA?
KOMEN SAJA DI BAWAH INI YA TEMAN-TEMAN...
Sampai ketemu besok😄