Hold My Hands

Hold My Hands
Theodore Jessilyn


"cekrek tit.. cekrek cekrek tit.. cekrek cekrek" suara kamera terus berbunyi seiring dengan bergantinya pose model yang sedang menjalani pemotretan untuk sebuah majalah.


"ya.. oke.. perfect Miss Theo, sangat memuaskan. aku tak salah memilih model berbakat sepertimu" Puji Chio yang merupakan fotografer handal di negara I yang terkenal selalu bekerjasama dengan model papan atas seperti Theo salah satunya.


theodore jessilyn, salah satu model papan atas yang memulai karir sejak usia belia dan berhasil go internasional berkat pencapaiannya ikut serta dalam ajang bergengsi Miss World mewakili negaranya. Theo selain berbakat dalam dunia fashion, dia juga seorang gadis yang sangat cerdas, sehingga tak heran ia mampu meraih semua yang ia inginkan. diusianya yang menginjak 26 tahun, ia memiliki semua yang anak muda impikan untuk menjadi sukses, kecuali pacar.. upsss..


" Ray, apa jadwalku selanjutnya?" tanya Theo pada manager merangkap asistennya yang selalu setia menemaninya kemanapun.


"tenang saja Theo, besok jadwalmu sudh kukosongkan hingga 10 pagi agar kau bisa beristiraht sejenak" ucap Ray yang selalu pengertian dan tak ingin Theo terus bekerja bagai kuda dan lupa istiraht.


" Ray, hanya kau yang bisa kuandalkan, terimaksih sudah mengurusku dengan baik" ucap Theo sambil bergelayut manja pada Ray. " itu sudh kewajibanku Theo" ucap Ray mengelus kepalanya dengan lembut. Ray sudh bekerja dengannya selama 6 tahun dan ia sudah terbiasa dengan semua hal diuruskan oleh Ray.


'hm.. berarti aku bisa k klub nanti malam jika jadwalku hingga 11 malam' batin Theo yang selalu diam-diam pergi ke klub tanpa sepengetahuan Ray. Ray pasti akan melarangnya karena ia merupakan public figure dimana segala gerak-geriknya diperhatikan oleh media, dan Ray tak ingin disibukkan dengan meyelesaikan masalah yang dibuat Theo seperti 3 tahun lalu...