
Hari pertama Aleeina menjadi pacar Arion... hari-harinya selalu penuh cinta,,mau tidur,bangun tidur,mau makan ingat terus, tapi meski begitu Aleeina tetap menjaga semuanya agar tidak ketahuan ayahnya,karena ayahnya sudah sangat mempercayai Aleeina, jadi Aleeina berusaha sebisa mungkin menutupi itu dari ayahnya. Seperti biasa berangkat sekolah Aleeina sudah ditunggu Arion di halte depan gang...namun kali ini situasinya sudah berbeda,penuh cinta,, Aleeina bahagia ketika melihat Arion sudah ada dihalte,, pertama kalinya juga Aleeina mau digandeng tangan oleh Arion, dan mereka pun naik angkot bersama-sama. serasa dunia milik berdua,diangkot pun tumben tidak ada penumpang lainnya.
"Arion....aku bahagiaaaaaa sekali,karena untuk pertama kalinya aku bisa lepas bebas mengekspresikan isi hati aku, apalagi sama kamu pacar aku"dengan mata berbinar-binar Aleeina ungkapkan isi hatinya.
Dengan nada bahagia Arion pun menjawab "Iya sayang...makasih atas semua cinta ini,aku juga bahagia..." sambil membelai rambut panjang Aleeina dengan penuh kasih sayang...sampai akhirnya mereka tiba disekolah Aleeina.
Namun Arion tiba-tiba menarik tangan Aleeina berjalan menuju samping sekolah Aleeina,, disitu Arion memeluk erat Aleeina,lama sekali,dengan mata berkaca-kaca.
"Aleeina....aku sangat sayang,cinta sama kamu, kamu adalah harapan masa depanku,alasanku untuk pulang nanti,apapun yang terjadi nanti,kamu harus tetap semangat belajar,kejar cita-cita kamu, tunjukkan pada ayahmu kalau kamu mampu meraih nilai bagus disekolah.. ya sayang" kata Arion
Lalu dengan penuh kasih pertama kalinya Arion mengecup kening Aleeina.
"Iya sayang,,aku janji akan setia menunggu kamu pulang,aku akan fokus belajar sampai mendapat nilai bagus disekolah biar ayah dan kamu juga bangga..."dengan bahagia Aleeina pun mengecup pipi Arion lalu berlari kecil sambil tersipu malu dan melambaikan tangannya lalu masuk kesekolah. Arion pun membalas lambaian tangan Aleeina,,namun dengan mata menangis,,ia berusaha menahannya namun tak kuasa akhirnya dia tersungkur lemas.
Arion berusaha bangkit dan kembali pulang ke bengkel ayah Aleeina.
"Hira....kamu tau.... akhirnya aku jadian sama Arion,, awalnya aku tidak mau,,namun aku tidak bisa membendung lagi rasa sayang aku sama dia,,dia selalu ada disetiap detik nafasku,,dimanapun aku berada selalu ada dirinya...." dengan girang Aleeina cerita kepada Mahira. Mahira pun menjawab"waaaaahhh selamat yah Aleeina,,aku ikut bahagia mendengarnya,,semoga hubungan kalian awet sampe ke pernikahan..."
Tiba-tiba raut muka Aleeina pun berubah
dan matanya sedikit berkaca-kaca... lalu tiba-tiba Aleeina memeluk Mahira dan menangis "Hira...tapi aku sedih...karena Arion akan pergi meninggalkan aku untuk sementara"
Aleeina menceritakan semuanya pada Mahira, lalu Hira pun dengan bijak menenangkan Aleeina,dan menyemangati Aleeina agar tidak khawatir dan harus percaya kepada Arion sesuai janjinya Arion.
Aleeina pun kembali bersemangat untuk memulai harinya.
Ronan pun tak mau kalah,,selalu menggoda Aleeina,,namun Aleeina tau,,itu hanya bercandaan anak-anak OSIS saja yang senang menggoda semua siswa wanita. meski memang di awal Aleeina sempat menyukai Ronan,,namun semua itu hilang seiring berjalannya waktu karena Aleeina tau Ronan hanya iseng saja menggodanya, banyak surat kaleng yang didapat Aleeina mulai dari beberapa Kaka kelasnya,,teman seangkatannya,,bahkan ada guru laki-laki juga yang menyukai Aleeina,,namun Aleeina tak menghiraukan semuanya,, kini Aleeina hanya akan fokus sekolah demi Arion.