
Pagi ini Aleeina mulai semangat bersiap-siap sekolah...semua buku pelajaran dan tugasnya sudah ia siapkan. Tak lama ia melihat jaket itu lagi...
"Duh aku harus ngembaliin kemana ini jaket,masa iya harus aku periksa satu persatu kelasnya sih" Aleeina ngedumel.
"Aleeiinaaaaaaaa..... cepat turun,,sarapan sudah siap sayang" terdengar ibu memanggil Aleeina.
Aleeina pun segera menghampiri ibunya dan mulai sarapan.
"Aleeina apa yang kamu bawa itu?"tanya ayah.
"Oooh ini ayah,,jaketnya Mahira" sambil tersenyum malu dan sedikit menggigit bibirnya.
"Kok jaketnya kayak anak cowo sih" kata ibu.
"Yaaaaaa... ga tau lah Bu,,kan aku cuma dipinjemin bekas kemarin kehujanan,jadi aku ga sempet nanya apapun,,masa iya sih Bu aku interogasi Mahira hehe" Aleeina membela diri.
Selesai sarapan Aleeina pun segera berangkat sekolah,,sudut demi sudut yang biasa ada Arion mulai ia lewatkan,namun dalam hatinya ia tetap menggerutu.
"Huh dasar pembohong. udah seminggu masih ga ngasih kabar juga,,ga sesuai janji" Aleeina kesal.
Aleeina pun bergegas naik angkot karena hari ini ia ingin cepat sampai disekolah dan mengembalikan jaket itu.
Turun dari angkot pas banget ketemu Mahira digerbang sekolah.
Aleeina pun bahagia bukan main.
"Hiraaaa....syukur ketemu kamu disini, aku harus ngembaliin jaket ini,tapi aku ga tau kemana ngembaliin nya coba" ujar Aleeina.
"Tenang Leiina,,,,ayo aku antar,,kita lewatin aza semua kelas barangkali ketemu sama cowo yang kemarin" kata Hira
Mereka pun segera berjalan dan memeriksa satu persatu kelas yang mereka lewati...satu dua tiga empat sampai sepuluh kelas masih belum menemukan cowo itu. Aleeina mulai kebingungan..
"Hira...aneh 10 kelas udah kita lewatin tapi kenapa ga ada juga,,"kata Aleeina bingung.
"tidak apa-apa Aleeina...kan ini baru ngelewatin kelas 2 aza,,belum kelas 1 sama kelas 3, siapa tau dia kakak kelas kita kan" Mahira meyakinkan Aleeina yang mulai lemas.
Merekapun melanjutkan pencarian ke area kelas 3. satu persatu mereka melihat kekelasnya. namun tetap tidak nampak batang hidungnya sedikitpun. Yang ada malah Aleeina banyak digodain sama semua kakak-kakak kelas cowo dan dapet banyak surat lagi. Aleeina malah jadi kesal dan mulai malas mencari.
"Ya sudahlah Hira,aku cape nih, ga ketemu juga, emang dasar orang aneh,,hantu kali dia yang sekolah disini" Ujar Aleeina sambil menarik tangan Mahira menuju kelas mereka.
Hari ini banyak tugas dari guru yang harus dikerjakan semua siswanya,dan diharuskan ke perpustakaan lagi semuanya. Aleeina pun senang karena dia berpikir mungkin diperpustakaan bisa ketemu dengan cowo itu lagi.
Sesampainya diperpustakaan,siswa yang lain mulai berhamburan memilih buku-buku materi yang diperlukan.
Karena takut Mahira tersinggung,ia lantas meninggalkan Ronan,Ronan pun menarik tangan Aleeina.
"Aleeina...kamu kenapa sih, seperti menghindari aku gitu,emang aku salah apa sama kamu?,,salah kalau aku suka sama kamu?salah kalau aku care sama kamu?" Ronan mulai kesal
"Ng-ngga Ronan bukan begitu,,a-aku lagi ada perlu buru-buru soalnya,,maaf banget yah dan makasih bukunya,aku ambil deh" sambil membawa bukunya Aleeina lekas meninggalkan Ronan
Sementara Ronan tampak senyum-senyum sendiri melihat Aleeina.
Aleeina mulai mengelilingi perpustakaan mencari lagi cowo itu.
"Ahhhhh aku malah cape sendiri.. sudahlah biarin aza,,ngapain juga aku repot nyari,,kalo ketemu lagi aza baru balikin nya" kata Aleeina sambil menarik nafas panjang.
Tak lama bel sekolah berbunyi tanda untuk istirahat sekolah.
Aleeina mengajak Mahira ke kantin sekolah
"Hira....aku capeeeee bangetttt,,pengen Bakso urat mang ohim sama es kelapanya juga,,, tenggorokan berasa tandus soalnya dari pagi muter-muter ga jelas ga ada hasil pula" Aleeina kesal.
"Assiiaaappppp Bos Cantikku" goda Mahira.
"Aaahhh kamu tuh bisa aza,pasti minta traktir tuh haha" Aleeina balas menggoda
Dikantin Aleeina memesan bakso Double porsi..sungguh pencarian itu membuat ia lelah sepertinya, Mahira pun terkejut sahabatnya makan Bakso sampe 2 porsi tidak seperti biasanya.
"wwwooowwwww....Leeina..kamu ga salah ini makan banyak hari ini, kecapean, kelaparan, atau doyan ini wkwkwk" goda Mahira sambil tertawa geli
"Semuanyaaaaaa ada dalam otakku saat ini, jadi biarkan aku melahap semua ini Hira" tukas Aleeina sambil mulai melahap Baksonya.
Sedang enak-enaknya makan tiba-tiba terdengar suara siswa cowo memesan Bakso urat juga ke mang ohim.
Mahira pun mencolek Aleeina, tapi Aleeina terus aza makan.
"Aleeina.. Leeinaaaaa..ihhh gemes aku!!!!! Mahira kesal karena Aleeina tak menghiraukan colekannya.
Lalu Mahira pun mencubit tangan Aleeina sampe Aleeina teriak kesakitan
"Hira ih sakit tau kamu kok nyubit tangan aku sih"kata Aleeina kaget.
Lalu Mahira pun menunjukkan jari nya kearah siswa tersebut.