
Malam ini Aleeina tak bisa tidur,, lalu ia melihat salah satu surat dari Arion. Aleeina berniat ingin membalas semua surat dari Arion itu. Dibolak balik beberapa kali,, tidak ada alamat pengirimannya semua...
"Ya ampun Arion...sekalinya ngirim surat kenapa tidak pakai alamat kirim sih, sama aja bohong ngasih kabar juga kayak hantu jadinya" Aleeina kembali kesal sambil melempar suratnya.
Aleeina kembali rebahan sambil ngomong sendiri " Arion...apa sih mau kamu, kamu mengikat aku dari jauh tanpa kejelasan keberadaan kamu dimana. " Aleeina terus menggerutu sambil nangis.
Pagi ini Aleeina kembali seperti semula murung lagi, sepertinya kedatangan surat Arion tak bisa membuat semangat Aleeina bangkit lagi karena Aleeina sama sekali tidak bisa membalas suratnya kepada Arion.
Keadaan Ini terus berlanjut sampai akhirnya tiba kenaikan kelas Aleeina ke kelas 3, bahkan semenjak itu Arion tidak pernah lagi mengirim surat kepada Aleeina.
Aleeina pun kadang sudah sedikit melupakan Arion,,karena ia berpikir itu sangatlah menggangu pelajaran disekolahnya, bahkan kadang membuat ia sakit, akhirnya Aleeina bertekad menutup semua cerita tentang Arion dari hatinya.
Aleeina mulai membuka lembaran baru hidupnya tanpa Arion,walau kadang kenangan indah bersamanya selama ini tetap saja membuat Aleeina menangis menahan rindu yang begitu menyesakkan dadanya.
"Ok Aleeina aku yakin kamu bisa" Aleeina menyemangati dirinya sendiri.
Saat itu disekolah sedang ada Pensi Setidaknya banyak hiburan disekolah yang membuat hati Aleeina sedikit terobati.
Tak lama terdengar suara gemuruh siswa-siswi berteriak menyoraki
"Hip hip Axelle....Hip hip Axelle...Ayo Axelle masukan semua bolanya...."teriak semua siswa.
Aleeina penasaran lalu mendekati lapangan basket bersama Mahira. Dan ternyata terlihat Axelle sedang memainkan tekhnik basketnya yang luar biasa... Tiba-tiba Mahira menarik tangan Aleeina dan duduk dipodium paling depan.
Lagi lagi Dug-dug-dug.... Aleeina merasakan jantungnya berdebar sangat kencang... Belum pernah Aleeina merasakan detak jantung yang seperti ini bahkan kepada Arion sekalipun.
"Aleeina lihat... Axelle tampan banget yah,,auranya itu haduh ga nahan yah hihi" Mahira menggoda Aleeina lagi.
"Apaan sih kamu Hira...kamu kayak fans nya saja ih" Aleeina mengalihkan pembicaraan.
padahal dalam hatinya entah apa yang sedang bergejolak saat ini.
Tiba-tiba Mahira iseng teriak kencang sekali
Tak disangka Axelle malah datang menghampiri dan tersenyum begitu indah. hangatnya senyuman Axelle.
"Hai ka Aleeina... Terimakasih sudah hadir disini menyemangatiku" Axelle menyapa Aleeina dengan begitu lembutnya.
Tak sadar Aleeina pun melemparkan senyuman tercantiknya kepada Axelle sambil mengangguk.
Dengan bahagia Axelle pun kembali bermain basket dengan clubnya...sesekali Axelle pun melirik ke arah Aleeina dan melemparkan senyum. begitupun sebaliknya, secara tidak sadar Aleeina membalas senyum tiap senyum dari Axelle. Mahira yang terus memperhatikan jadi geli sendiri sambil meledek "Nah gitu dong MOve On xixixi" kata Mahira
Tangan Mahira pun dicubit oleh Aleeina.
"Iih Hira apaan sih kamu,,Move On ke siapa emangnya..masa iya sama adik kelas aneh dong, apalagi banyak juga adik kelas kita yang cantik-cantik yang pada ngincer jadi pacar dia" jawab Aleeina sedikit ngeless.
Tak terasa pertandingan basket pun selesai dan Axelle memenangkan pertandingan tersebut, Aleeina mengajak Mahira ke kantin untuk makan....
Tiba-tiba ada yang memanggil Aleeina. "Aleeina...Aleeina... tunggu"
Aleeina pun menoleh kebelakang dan mulai lagi Dag-dig-dug kencang
"Boleh aku ikut gabung Ka.... emmm Aleeina" pinta Axelle dengan lembut.
"Boleh.... boleh.... boleh hihi" malah Mahira yang menjawab semangat.
Sementara Aleeina merasa jantungnya deg-degan lebih kencang... tapi dia juga merasa ada sedikit rasa bahagia karena Axelle datang menghampirinya... entahlah semua perasann itu berkecamuk dalam diri Aleeina.
"Bu....Pesan minumannya 3 yah es kelapa aja" kata Axelle.
"Hari ini saya yang traktir yah ka😇 karena saya menang hari ini dan makasih juga kakak udah mau datang di pertandingan ku tadi" kata Axelle bahagia.
"Apaan sih,,ya wajar dong toh semua siswa nonton juga kan" jawab Aleeina kikuk sendiri.
"Tapi kan buat aku kakak itu spesial.." Jawab Axelle.