First Love Or Second Love In My Heart

First Love Or Second Love In My Heart
Akhirnya datang juga


Satu hari, dua hari sampai seminggu terlewati Arion belum memberikan kabar beritanya juga,, hal itu membuat Aleeina tersiksa, rasa cinta yang begitu besar sedikit berubah menjadi kesal benci campur aduk.


Selalu dilihatnya kotak pos didepan rumah, siapa tau ada surat dari Arion..namun sampai kini belum ada juga.


Berangkat sekolah dengan muka murung Aleeina sungguh tak bersemangat.


Begitu turun dari angkot tak sengaja ada Axelle juga yang turun dari angkot....entah kebetulan atau apa mereka pun hanya saling melempar senyum yang biasa... sementara Aleeina saat itu tetap hanya memikirkan Arion.


Saat melewati lobi sekolah tak lama petugas lobi memanggil Aleeina.


"Aleeina... Aleeina... kesini sebentar, ini ada titipan buat kamu" kata petugasnya


"Titipan apa ya Bu?" tanya Aleeina penasaran


Axelle yang kala itu ada berjalan dibelakang Aleeina,,mendadak penasaran juga dan sedikit berakting pura-pura benerin tali sepatu, padahal dia mendengarkan Aleeina bicara dengan Petugas.


"Ah hanya surat lagi... bosen aku dapetin surat terus dari siswa-siswa sekolah ini, lagi ga mood banget" Aleeina menggerutu sambil berlalu dan memasukan surat-surat nya kedalam tas.


"Ehhhmmmm....surat dari siapa itu ka?" tanya Axelle dengan senyuman lembut.


Aleeina tersontak kaget menoleh kebelakang ternyata Axelle ada tepat dibelakang nya.


"K-kamu...sejak kapan kamu ada dibelakang ku?" Tanya Aleeina sedikit gugup dan agak salah tingkah sendiri.


""duh apaan sih ni otak kenapa jadi ga karuan gini sih tiap ketemu ni anak,pdhl cuma adik kelas doang juga""Aleeina menggerutu sendiri.


"Iya Kaka...aku ya dari tadi kan memang berjalan dibelakang kamu" kata Axelle sedikit bercanda.


"Ooohhh...." singkat padat jelas Aleeina menjawabnya sambil bergegas meninggalkan Axelle karena dia sudah tidak bisa menahan rasa groginya lagi.


Aleeina pun berlari meninggalkan Axelle....ga terasa surat-surat nya berceceran jatuh saking buru-burunya Aleeina berlari.


Axelle pun memunguti semua surat-surat Aleeina dan berniat memberikan nya kepada Aleeina nanti.


Satu persatu surat itu diliat Axelle,,


"Wah wah....banyak sekali surat buat ka Aleeina, tapi pengirimnya hanya dari satu orang, ARION, siapa dia yah, pacar nya kah hhmmmmm" Axelle bicara sendiri dengan nada penasaran.


"Hira..Hira..Hira...aku dapet surat lagi banyak banget di lobi,,males banget liatnya, nih coba kamu periksain satu-satu, kepala aku lagi pusing" kata Aleeina sambil ngos-ngosan.


"Mana suratnya ?" tanya Hira kikuk


"Ya di tas dong" jawab Aleeina


"Ha-ha-ha aduh kamu tuh Leeina lucu banget,,ini semua kan buku pelajaran kamu gimana sih" Mahira mengejek sambil ketawa geli.


Aleeina memeriksa tasnya,dan kaget juga.. ternyata memang semua surat-surat tadi hilang entah kemana.


"Ya udahlah...gak apa-apa, mungkin cuma surat dari siswa disini..males juga" Aleeina sambil menyandarkan mukanya ke meja dengan lemas.


"Permisi ka....saya mau ketemu ka Aleeina" pinta Axelle dengan ramah.


Dengan sigap Mahira menarik tangan Axelle kedalam kelas.


"Masuk...masuk...sini Axelle...."kata Mahira


Aleeina kaget bukan main, melihat kedatangan Axelle.


Dag-dig-dug ga keruan hatinya,,entah apa yang Aleeina rasakan namun ia merasa itu sangat mengganggu dirinya saat ini.


"Hai kak....." Sapa Axelle ramah


"K-kamu.. ngapain kamu kesini?" tanya Aleeina kaget.


Tak lama Axelle mengeluarkan beberapa pucuk surat milik Aleeina yang tadi terjatuh .


"Ini milik mu kan ka.....From Arion" kata Axelle


sambil tersenyum. Lalu Axelle kembali keluar dan pergi ke kelasnya.


Sementara Aleeina diam terpaku,,


Mahira yang penasaran melihat semua surat-surat nya.


"Aleeina...Aleeina...i-ini...i-ini.....su-surat...dari


A-a-arion...." Mahira sontak kaget melihat semua surat dari Arion.


Aleeina yang tidak percaya pun langsung memeriksa semua suratnya dan mulai membacanya satu persatu.


Tak terasa air mata Aleeina mulai menetes....semakin lama semakin deras....


Arion menulis surat,, menyemangati Aleeina dan memberikan beberapa cincin diselipan kertas suratnya.


Aleeina begitu bahagia,terharu dan rasa cinta yang tadinya benci kini mulai tumbuh lagi,,ada beberapa foto Arion sedang bertugas dikapal, betapa gagahnya....


Kini Aleeina mulai tenang,,karena Arion sudah memberi kabar kepadanya, semangat nya mulai tumbuh lagi.


Pulang sekolah Aleeina bertemu Axelle dihalte,, Axelle pun datang menghampiri Aleeina...


"Hai kak...matanya kenapa sembab begitu... ngomong-ngomong siapa itu Arion" Axelle menggoda Aleeina.


"Apaan sih kamu mau tau aza urusan orang" tukas Aleeina sambil berlalu pergi...


Dag-dig-dug mulai terasa lagi....


"Duh perasaan apa sih ini" Aleeina bergumam dalam hati sendiri.