First Love Or Second Love In My Heart

First Love Or Second Love In My Heart
Kenalan lagi


"Tuh Liat siapa disana" kata Mahira.


"I-ituuuu..... itu kan cowo yang kita cari Hira,betul kan?" Aleeina melongo girang.


"Tapi aneh yah,, sebetulnya dia kelas berapa kenapa kita muter-muter ga ketemu juga magic banget xixixi"kata Mahira sambil tertawa kecil


Siswa cowo itu pun duduk beda 4 meja dengan Aleeina dan Mahira. Dia duduk berdua bersama temannya juga. Mahira menyuruh Aleeina lekas mengembalikan jaket itu tapi Aleeina menolak,ia malah meminta mengintai cowo tersebut agar tau dimana kelasnya,karena jaketnya pun Ditinggalkan Aleeina ditasnya di loker.


Beda dengan cowo lain yang selalu menggoda Aleeina,,cowo ini cool cool aza, terbalik dia yang banyak dilirik siswa cewe dan ekspresi wajahnya hampir mirip dengan pribadi Aleeina yang pendiam juga pemalu namun kharismanya tetap meluluh lantakkan hati setiap orang yang melihatnya.


"Hai Valency......" tanya siswi-siswi cewe.


Dia hanya tersenyum mengangguk sopan kepada semua siswi-siswi itu.


"Ooooooohhhh namanya Valency toh" kata Mahira sambil monyong bibirnya ke Aleeina.


"Ya sudah Hira ayo kita ikuti dulu dia masuk ke kelas yang mana biar kita tau dan bisa ngembaliin jaketnya,susah payah nyari ketemunya disini" kata Aleeina.


Terlihat Valency meninggalkan kantin bersama temannya dan berjalan menuju kelasnya.


Aleeina dan Mahira mengikutinya dari belakang,namun tidak menunjukkan diri seperti mengikuti,mereka pura-pura jalan-jalan aza agar tidak mencurigakan.


Valency pun sampai dikelasnya lalu masuk.


"Lho Leeina. itu kan area kelas 1 yah, oooooooooohhhhh ternyata itu adik kelas kita tau wkwkwk" Mahira tertawa geli.


"Iya yah... berarti dia adik kelas kita donk" kata Aleeina.


"Ya udah yang penting kita udah tau dimana kelasnya kan,jadi mudah ngembaliin jaketnya" kata Aleeina sambil menarik tangan Mahira kembali ke kelas.


Kebetulan jam pelajaran kelas Aleeina gurunya sedang tidak ada. semua siswa merasa senang dan merasa bebas tidak belajar diakhir jam pelajaran, ada yang tidur, ada yang nyanyi-nyanyi, ada yang balik ke kantin, ada yang main basket dll.


Aleeina pun mengambil jaket itu, berniat mengembalikan saat ini juga.


"Hira....ayo kita ke kelas cowo itu lagi, barangkali kita bisa menemuinya dan lekas mengembalikan jaketnya biar aku tenang nih aduh" kata Aleeina gelisah


"Aleeinaaa..ini jam pelajaran mereka kan,masa iya kamu mau masuk ke kelasnya sih xixixi" Mahira menggoda Aleeina lagi.


"Iihh kamu tuh iseng banget sih, ya kita tunggu di dekat kelasnya aza lah biar pas pulang kita ga kehilangan dia lagi,, kan ada tuh tempat duduk di taman dekat kelasnya" kata Aleeina agak nyolot.


"Cieee....cieeee takut kehilangan nih hupssss"


Mahira terus menggoda.


"Ah kamu nih terus aza godain aku, udah ayo cepetan" Aleeina menarik tangan Mahira menuju area taman dekat kelas cowo itu.


Satu jam,dua jam berlalu dan bel sekolah pun berbunyi tandanya pulang sekolah. Semua siswa berhamburan keluar kelas, tak jarang siswa-siswa cowo pun melirik ke arah Aleeina dan pada melambaikan tangannya. pada berbisik "Ada sicantik Kaka kelas" kata siswa-siswa itu.


"Ya ampun Hira gemes aku,,nih orang hantu kali yah,masa Iyah udah kita tungguin tepat depan kelasnya juga dia ga ada" Aleeina kesal.


Tak lama setelah semua siswa keluar, sosok Cowo itu pun keluar sendiri dari kelasnya dan terlihat menutup rapih pintu kelasnya.


Aleeina bergegas menghampiri cowo itu dan segera mengembalikan jaketnya.


"Hai dek....ini jaket kamu kan yang kamu pinjamkan sama aku kemarin, makasih banyak yah, udah aku cuci kok" kata Aleeina.


"Axelle...nama aku Axelle ka" kata Axelle dengan ramah dan senyuman hangatnya yang tak biasa itu sambil memberikan tangan kanannya untuk bersalaman.


Aleeina seperti merasa deg-degan ga jelas dan merasa sedikit salah tingkah, namun ia kembali sadar toh Axelle hanya adik kelasnya lalu ia berpikir hanya menganggap itu sebagai kepedulian adik kelas terhadap kakak kelas aza pikir Aleeina.


Aleeina pun membalas sapaan tangan Axelle.


"Aleeina....aku Aleeina Kaka kelas kamu" kata Aleeina menegaskan diri agar tidak terlihat Kikuk.


"Aku Mahiraaa...." kata Mahira sambil senyum-senyum.


"Tapi nama kamu kenapa Axelle, bukannya Valency" kata Mahira penasaran.


"Nama ku Valency Axelle,,kalian boleh manggilnya apa aza kok, tapi aku lebih suka dipanggil Axelle" tukas Axelle sambil tersenyum ramah lagi.


"Ya sudah sekali lagi makasih yah" kata Aleeina sambil tersenyum sedikit jaim.


"Sama-sama ka" kata Axelle.


Aleeina dan Mahira pun bergegas meninggalkan Axelle menuju pintu gerbang sekolah untuk pulang.


Tak lama Axelle memanggil.


"Ka....maaf...boleh kita jalan bersama kedepan halte sekolah" kata Axelle sambil melambaikan tangannya.


"Boleh boleh ayo" kata Mahira


Sementara Aleeina sedikit mencubit tangan Mahira dan berbisik


"Mahiraaaa kamu tuh ih,ngapain harus barengan ah" Aleeina agak kesal.


"Udah ga apa-apa Leeinaaaaa" kata Mahira.


Axelle pun menghampiri mereka dan mulai berjalan pulang. sepanjang jalan Aleeina hanya terdiam tidak banyak bicara, malah Mahira yang asyik nanya ini itu ke Axelle, dan sedikit menggoda mereka berdua.


Axelle sesekali melirik Aleeina dengan tatapan hangatnya dan senyuman manisnya itu. Namun Aleeina tidak membalasnya. Dia hanya tersenyum hambar.