
#Halo siapa ini?#
"Ha..halo ini, ini aku"
#Siapa kamu?#
"Olive"
#Olive? oh ya aku sudah ingat, kenapa kamu menelpon ku?#
"Ahh tidak ada aku hanya ingin menanyakan kabar mu?"
#Aku baik-baik saja, bagaimana dengan mu?#
"Aku juga baik-baik saja"
#Oh baguslah kalau begitu, apakah kamu hanya ingin mengatakan ini? apakah tidak ada hal yang lain
lagi?#
"Yah aku hanya ingin menanyakan kabar mu"
#Apakah kamu yakin hanya itu?#
"I..iya hanya itu hehe"
#Olive aku sudah mengenal mu lama, aku yakin ada hal yang lain lagi yang ingin kamu katakan bukan?#
"Emm, baiklah aku akan mengatakannya. Jadi aku bertemu dengan kak Ehsra beberapa hari yang lalu"
*Seketika hening...*
"Halo Tavia halo apakah kamu mendengar ku? halo Tavia?"
#Ahh i..iya aku mendengar mu, bagaimana kamu bisa bertemu dengan Ehsra?#
"Aku bertemu dengannya di universitas ku, dia bekerja sampingan di kantin universitas ku"
#Oh begitu, ahh Olive maafkan aku, aku tidak bisa lama-lama bicara dengan mu. Aku sedang bekerja sekarang, maaf aku akan menutup teleponnya#
"Eh Tavia tu..tunggu du..."
*Tuttt tuttt, telepon terputus Tavia menutup sepihak*
"Ada apa dengannya kenapa ia tiba-tiba seperti itu?"
*Satu-satunya alasan kenapa Tavia menutup teleponnya adalah, karena ia merasa terkejut dan berpikir kalau kak Ehsra dan Olive akan menjadi dekat lagi seperti dulunya ia semakin cemburu dan benci kepada Olive.*
*Ia tidak mengatakannya pada Olive namun itu jelas tertulis di wajahnya, Olive hanya bisa diam ia tidak bisa mengatakan apa pun walaupun ia ingin mengatakan semua yang tertanam di hatiny sejak lama.*
"Hahh ya sudahlah mau bagaimana lagi, jika memikirkan semua ini kepala ku semakin pusing"
"Lebih baik aku membaca buku saja"
*Karena membaca dapat menenangkan pikiran.*
*Olive duduk di meja belajarnya dan mulai membaca.*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*Tanpa ia sadari waktu berjalan begitu cepat, hari sudah sore dan mau gelap namun Olive tidak menyadarinya.*
*Sampai seseorang mengetuk pintu rumahnya barulah ia berhenti membaca.*
*Tok tok tok...*
"Eh siapa yang mengetuk pintu?"
*Keluar dari kamar dan melihat jam.*
"Ini sudah sore dan mau gelap, siapa yang datang sesore ini?"
*Membuka pintu. Kriettt kretttt, pintu terbuka setengah.*
"Siapa ya? eh kamu toh rupanya"
~Hehe apakah kamu terkejut? maaf ya aku datang tiba-tiba~
"Tidak tuh siapa yang terkejut huh"
~Ya baiklah aku percaya, ini untuk mu~
~Ini makanan aku membelinya selepas pulang kerja tadi, aku pikir kamu pasti belum makan malam jadi aku membelinya untuk mu~
"Eh kenapa repot-repot membeli makanan untuk ku?"
~Tidak kok tidak repot ini hanaya makanan yang di beli mana mungkin repot~
"Ya kalau begitu terima kasih banyak, kamu hanya beli satu?"
~Ahh tidak aku beli dua, jika kamu tidak keberatan aku ingin makan bersama mu tapi jika tidak boleh ya tidak masalah aku makan di rumah ku saja~
"Eh tidak apa-apa kok jika kamu mau ya sudah masuklah kamu sudah membawakannya untuk ku tidak mungkin aku menolak jika kamu mau makan di sini"
"Ayo masuk tidak usah sungkan"
~Ya kalau begitu terima kasih~ *Senyum yang begitu manis*
"Eh, oh ya du..duduklah aku akan mengambil alat makannya"
*Wajah Olive memerah ia langsung memalingkan pandanganya, ia malu karena melihat wajah kak Ehsra yang tersenyum begitu manis.*
*
*
*
"Ini alat makannya dan juga minumannya"
~oh ya terima kasih~
*Nyam nyam nyam.*
"Wahh enak, makanannya enak"
~Benarkah? syukurlah kalau begitu, besok aku akan membawakannya lagi untuk mu dengan menu yang lain~
"Eh tidak usah, tidak usah repot-repot aku hanya memujinya karena enak, aku tidak memintanya lagi"
~Tidak usah sepanik itu, aku hanya menawarkannya padamu jika kamu tidak mau ya baiklah. Tapi itu sama sekali tidak merepotkan~ *Senyum yang tulus.*
*Lagi-lagi senyumannya membuat Olive malu, karena wajahnya memerah.*
"I..iya terima kasih tapi tidak usah"
~Ya baiklah terserah mu saja tapi jika kamu mau katakan saja tidak usah sungkan~
"Ya baiklah"
*Lanjut makan dengan lahap tanpa sisa.*
*
*
*
*
*
*
*
*
"Wahh kenyangnya enak sekali, terima kasih ya"
~Iya sama-sama~
*Tiba-tiba hening tidak ada yang berbicara, namun kak Ehsra pandai membuat suasana kembali baik lagi. Ia memulai berbicara dan bertanya kepada Olive.*
~Emm seharian ini kamu ngapain saja?~
"Tidak ada aku hanya masak mie instan dan telur untuk makan siang, tidur lalu membaca sampai sore, hanya itu"
~Ohh begitu ya~
"Kalau kamu?" *Senyum yang jarang terlihat.*
~Ahh aku ya hanya melayani para pelanggan saja, hari ini lumayan ramai jadi sedikit lelah hehe.~
"Ohh begitu ya..."
~Eee Olive?~
"Ya?"
~Bisa tidak kamu memanggil ku kakak lagi seperti dulu?aku lebih nyaman jika kamu memanggil ku kakak~
_________________________________________
Hai para pembaca yang setia aku mohon maaf kalau setiap episode/chapternya ada yang panjang dan ada yang pendek, jujur aku masih bingung karena ini pertama kalinya aku nulis novel terus di publikkan😭.
Maaf ya kalau masih banyak kurangnya aku cuman mau mencari sampingan saja tetap jadi pembaca setia ya, kasih saran dan kritik ya kalau ada yang kurang, jangan lupa vote and komen. Thanks you all for your attention🙂.