
*Ini adalah hari kedua Olive di universitasnya, setelah jam pelajaran kedua berakhir bell istirahat berbunyi semua siswa yaitu teman-teman Olive pergi meninggalkan kelas.*
*Semua teman-teman Olive pergi ke luar kelas,ada yang menuju kantin universitas ada juga yang menuju lapangan universitas dan ada juga yang menuju taman universitas untuk beristirahat.*
*Olive pun keluar kelas dan membawa barang-barangnya bersamanya,ia merasa haus lalu ia menuju ke kanti.*
"Oh ya ampun!aku merasa haus karena belajar tadi, ayo kita liat apa saja yang di jual di kantin." *Gumamnya.*
*Olive pun pergi menuju kantin yang berada di lantai satu universitas,sedangkan kelas Olive berada di lantai 3,karena haus ia menaiki lift agar lebih cepat turun ke lantai satu jika menuruni anak tangga itu akan memakan waktu yang lama dan membuat Olive semakin haus.*
*
*
*
*5 menit kemudian Olive sampai di lantai satu dan ia segera menuju kantin,ia tidak berpikir apa pun dan hal apa yang akan terjadi padanya ia dengan santai berjalan menuju kantin.*
*Olive pun sampai di kantin...*
*Dan Olive pun sampai di kantai,ia langsung menuju meja kasir untuk melihat menu menu yang tersedia.*
*Dan ia pun memesan minuman kepada pelayan kantin,di karenakan pelayan kantin itu seorang pria dewasa jadi ia memanggil kakak agar terlihat lebih sopan.*
"Kak tolong satu Choco drink full cream ya."
*Kakak pelayan membalikkan badan dan melihat Olive,dan kakak pelayan merasa terkejut dan bicaranya terdengar gagap.*
~Ka...kamuu...~.*Kakak pelayan itu pun melamun sejenak.*
*Olive merasa heran kenapa kakak pelayan ini berbicara seperti itu seperti melihat hal seram,Olive pun bertanya kepada kakak pelayan kenapa dia berekspresi seperti itu kepadanya.*
"Maaf kak apakah aku salah bicara kenapa kamu melihat ku seperti itu?."
*Kakak pelayan itu pun tersadar kembali dari lamunannya entah apa yang di pikirkannya tentang Olive.*
~Maafkan aku,aku hanya terkejut melihat mu~.*Jawab kakak pelayan.*
*Olive merasa bingung kenapa kakak ini merasa terkejud melihatnya apakah ada yang aneh di wajahnya?atau ada yang aneh dari penampilannya?, Olive pun bertanya pada kakak itu hal apa yang membuatnya terkejut.*
"Maaf kak,apa yang membuat mu terkejud saat melihat ku aku hanya memesan satu minuman apakah ada hal yang aneh?."
*Kakak pelayan itu pun menjawab dengan wajah bingungnya dan mengedipkan matanya sekali.*
~Tidak...tidak ada yang aneh,apakah kita saling kenal?atau kita pernah berjumpa di suatu
tempat?.~
*Kebingungan Olive pun bertambah setelah kakak itu mengajukan pertanyaan tersebut,tapi ia tetap berusaha tenang untuk menjawabnya.*
"Ku rasa tidak kita baru saja berjumpa dan aku baru satu minggu berada di kota ini,bagaimana mungkin kita saling mengenal atau pernah berjumpa?."
"Ada apa dengan orang ini kenapa dia mengatakan hal itu?apakah benar kami saling kenal atau pernah berjumpa?." *Gumamnya dalam hati.*
*Kakak itu pun menjawab dan bertanya lagi kepada Olive.*
"Tapi aku merasa pernah melihat mu,jika boleh tau siapa nama mu?."
*Olive semakin merasa tidak nyaman dan ia ingin lari dari kantin itu dan meninggalkan kakak itu,Olive hanya menatap kakak itu selama beberapa menit dengan wajah marah dan alis mengerut.*
*Dan Olive pun mundur dua langkah lalu membalikan badannya dan pergi meninggalkan kakak itu,namun kakak itu mengejarnya dan menarik tangannya.*
*Olive terkejut saat tangannya di tarik oleh kakak itu dan ia berteriak secara spontan.*
"Aaaa lepaskan tangan ku!."
*Ia menarik tangannya membalikan badannya dan pergi lagi,namun kakak itu menghalanginya dengan muncul secara tiba-tiba di depannya dan Olive pun berhenti segera mungkin.*
*Lalu Olive marah dan mengeluarkan suara yang lumayan kencang hingga terdengar oleh orang-orang yang berada di kantin.*
*Karena merasa tidak enak dengan orang-orang yang melihat mereka,kakak itu memegang tangan Olive dan membawa Olive ke meja kantin untuk mengobrol dengan lebih tenang.*
*Olive dan kakak itu pun duduk namun Olive meronta-ronta dan kesal,Olive memasang wajah suram namun kakak itu sama sekali tidak keberatan dengan wajahnya itu.*
"Apa yang kamu inginkan aku sudah mengatakan pada mu kalau aku tidak mengenal mu!."
~Kamu tenang dulu aku tidak akan menyakiti mu,aku hanya ingin memberitahu nama ku kepada mu,dengan begitu aku yakin kamu akan ingat dengan ku.~ *Jawab kakak dengan lembut.*
*Olive tidak mengatakan apa pun dan masih memasang wajah suramnya.*
*Tapi Olive membuang mukanya dari pandangan kakak itu.*
~Nama ku Ehsra...~
*Dengan cepat Olive menoleh ke hadapan kak Ehsra dan matanya melotot terkejut,seketika situasi menjadi hening.*
*Ehsra yang terkejud dengan ekspresi Olive pun terdiam dan tidak mengatakan apa pun lagi.*
*Olive pun mengatakan.* "Ka..kamu bilang nama mu Ehsra?."
~Ya nama ku Ehsra apakah kamu sudah mengingat ku?~. *Jawab dan tanya Ehsra.*
*Olive masih tidak percaya dan bingung.* "Apakah kamu mantan pacarnya..."
~Ya aku mantan pacar Tavia.~
*Kak Ehsra langsung memotong perkataan Olive dengan cepat.(Tavia adalah teman sekolah Olive).*
"Oh ya ampun tidak ku sangka aku akan bertemu orang ini setelah masalah waktu itu,dan dia memotong perkataan ku tidak punya sopan santun.Huh!menjengkelkan sekali!." *Gumam dalam hati.*
*Mengingat masa lalunya bersama Tavia dan kak Ehsra Olive merasa kesal dan malas bertemu dan berbicara dengan kak Ehsra.*
*Olive ingin melarikan diri dari hadapan kak Ehsra jika dia lari begitu saja itu tidaklah sopan,tapi ia tidak memiliki alasan untuk pergi.*
DING DONG DING DONG...
*Bel kelas selanjutnya berbunyi dan Olive merasa lega dan mengehela nafasnya dengan pelan.*
"Maaf sekarang kita tidak bisa mengobrol mungkin lain kali,aku masih ada kelas belnya sudah berbunyi jika aku terlambat guru akan memarahi ku." *Kata Olive dengan tegas*
*Kak Ehsra merasa kecewa karena ia tidak bisa mengobrol dengan Olive dan tidak bisa meminta maaf untuk masalah waktu itu.*
~Ya baiklah jika kelas mu sudah selesai mampirlah untuk mengobrol dan minum choco drink.~ *Jawab kak Ehsra dengan lemas.*
*Tanpa mengatakan sepatah kata lagi Olive langsung pergi meninggalkan kak Ehsra,ia berlari dengan kencang hingga sampai di depan kelasnya.*
*Melihat Olive pergi kak Ehsra hanya melihat ke arah Olive untuk waktu yang cukup lama dan setelah Olive tidak terlihat lagi kak Ehsra pun pergi menuju meja kasir dan melanjutkan pekerjaannya.*
*Di sisi lain..*
"Hosh hosh hosh ya ampun apa yang ku lakukan kenapa aku berlari menggunakan anak tangga itu seharusnya aku naik lift saja tadi semua ini karena kak Ehsra itu."
"Aku tidak jadi minum choco drink dan malah kecapean karena berlari menaiki anak tangga sunggu hari yang sial dan melelahkan."
*Olive dengan kesal masuk ke kelasnya dan beberapa menit kemudian guru pun masuk dan memulai pelajaran hingga jam pulang.*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
_____________________________________________