
"Duduklah aku ke dapur dulu dan membuat teh"
~...~ *Duduk*
*
*
*
*
*
*
"Ini tehnya, selamat menikmati"
~Terima kasih ya~
"Apa kakak sudah makan?"
~Sudah, tadi aku makan di kantin sebelum pulang, kamu makanlah~
"Oh sudah toh baguslah"
*Membuka bungkusan burger dan choco drink.*
*Tringgg tringgg*
"Eh? siapa malam-malam menelpon?"
"Eh ini orang rumah, aku ke kamar mengangkat telepon sebentar tidak masalahkan?"
~Iya tidak masalah angkatlah~
*Pergi menuju kamar*
*
*
*
*
*
"Halo?"
#Halo, apa kamu baik-baik saja di sana?#
"Iya aku baik-baik saja bu, bagaimana dengan kabar ibu dan yang lain?"
#Kami baik-baik saja di sini#
"Syukurlah"
#Olive...sebenarnya ibu ingin mengatakan sesuatu pada mu#
"Katakanlah bu tidak usah sungkan"
#Jadi begini, kakak mu ingin menikah tapi uang yang di perlukan masih kurang, apakah kamu bisa membantu kami menambah uang untuk pernikahan kakak mu?#
"...."
"Sudah kuduga satu-satunya alasan mereka menelpon ku hanya untuk memperoleh sesuatu, perhatian mereka kepada ku itu hanya sebuah topeng untuk menutupi kebusukan mereka" *Gumam dalam hati*
#Olive apakah kamu mendengarkan ibu?#
"Ya aku mendengarkan mu, tapi aku..."
#Olive jangan katakan jika kamu tidak bisa membantu kami, ini pertama kalinya aku meminta sesuatu dari mu#
#Dari bayi sampai tamat sekolah aku tidak pernah meminta apa pun dari mu, apakah kamu tidak ingin membantu ku dan kakak mu?!#
#Kenapa kamu selalu bersikap egois Olive? apakah perlakuan ku selama ini tidak cukup untuk mu? sampai keluarga kita di cemoh hanya karena diri mu yang bodoh itu#
#Apakah kamu tidak bisa membalas budi kepada kami? walau hanya sekali? aku tidak meminta banyak dari mu tapi kamu tidak pernah menurut pada ku#
#Apakah saat ini bukannya waktu yang tepat untuk membalas budi kepada kami? selama beberapa tahun kami menderita hanya karena diri mu, kami dihina orang-orang sekitar hanya karena diri mu tidak sama dengan kakak mu#
#Memang wajah mu lebih cantik dari kakak mu tapi itu tidak cukup untuk mendapatkan pujian kalau diri mu itu pintar#
#Apakah kamu tidak bisa membantu kami sekali ini saja?#
*Tes tes*
*Air mata Olive jatuh, Olive sangat lemah jika mendengar ibunya menghina ia, ia tidak sanggung menahannya.*
"Bu..."
"Berapa yang kalian butuhkan?"
#Hahh kamu ini di marahi dulu baru sadar, tidak banyak kami hanya perlu 6 juta#
#Uangnya harus ada sebulan kemudian kamu dengar?#
*Tuttt*
*Terjatuh dan terduduk di tempat tidurnya.*
*Hiks hiks*
"..."
*Snif snif*
"Hahh ya tuhan, aku membenci ibu ku sendiri maafkanlah diri ku ini"
*Snif snif*
*Menghapus air matanya dan keluar menuju kamar mandi.*
*Olive menyuci wajahnya agar wajahnya tidak terlihat habis menangis di depan kak Ehsra.*
*
*
*
~Kenapa kamu menyuci wajah mu?~
"Tidak bukan apa-apa aku hanya merasa wajah ku kotor, jadi aku menyucinya"
~Oh begitu ya~
~Aku tidak yakin itu hanya karena wajahnya kotor, matanya merah seperti baru menangis. Apakah orang rumahnya memarahinya? aku hanya bisa diam itu privasinya sebaiknya aku tidak ikut campur~ *Gumam dalam hati
~Kalau begitu makanlah kamu pasti lapar~
"Iya aku makan ya, terima kasih"
~Tidak perlu selalu berterima kasih, aku selalu senang melakukannya~
"..."
*Memegang burger dan memakannya.*
*Nyam nyam*
*Minum choco drink.*
*Srupp srupp*
*Nyam nyam*
"Oh ya ampun enak sekali, kenapa ia selalu tahu apa yang ku suka, mood ku jadi lebih membaik karena bisa makan makanan kesukaan ku"
*Olive makan dengan bahagia walaupun tadi ia bersedih namun karena ia makan makanan kesukaan keadaannya jauh lebih baik.*
*Olive tersenyum bahagia dan menikmati burgernya, kak Ehsra merasa senang melihat wajah Olive yang sudah membaik lagi.*
~Hm aku sudah tahu kalau makanan kesukaannya belumlah berubah, mulai aku kenal dengannya ia selalu suka makan burger dan minum choco drink~ *Gumam dalam hati*
~Dan aku tidak salah makanan kesukaan belum berubah, dan sekarang wajahnya sangat bahagia aku akan selalu berusaha membuat mu bahagia walaupun dengan hal yang sederhana~ *Gumam dalam hati dan merasa bangga*
*
*
*
*
*
*
*
*
'Huhuhu kenapa kamu jadi begini, apa yang kamu lakukan kenapa kamu pulang dalam keadaan begini huhuhu'
"Eh apa yang terjadi? siapa yang menangis?"
~Aku tidak tahu ayo kita lihat keluar~
*
*
*
___________________________________________
Siapakah yang menangis tiba-tiba? Nantikan terus cerita selanjutnya.
Jangan lupa save, vote, and comen
Terimakasih para reader🙂🙏