The Story Of The Happy Ending Of Olive Life

The Story Of The Happy Ending Of Olive Life
Episode 2


"Huh!dari pada aku pergi dari sini dan akan kelaparan hingga pulang lebih baik aku melanjutkan jalan ku dan menghadapi orang itu dengan tegas." *Kata Olive dengan wajah suram.*


"Tolong satu roti choco dan satu choco panas."


~Eh...kamu sudah datang?.~


"Apakah aku bisa mendapatkan pesanan ku?jika tidak aku akan pergi ke tempat lain saja!." *Kata Olive dengan dingin.*


~Ehm..maaf akan segera aku ambilkan mohon tunggu sebentar.~


~Maaf membuat mu menunggu ini pesanan mu.~


"Terima kasih ini uangnya." *Jawab Olive tanpa melihat kakak kasir Ehsra.*


"Apakah ada masalah dengan bayarannya?." *Dingin*


~Tidak,tidak bukan itu yang ingin aku katakan padamu.~ *Senyum dan tertawa kecil.~


"Lalu...?."


~Itu..apakah kita bisa mengobrol sebentar?jika tidak apakah aku bisa meminta nomor handphone mu?.~


"Maaf aku tidak bisa memberikan nomor ku pada orang asing." *Sangat dingin.*


~Ka..kalau begitu ku mohon tunggulah sebentar di sini,aku akan segera kembali.~


"Hmm...?"


~Ini ku mohon simpanlah nomor ku,hubungi aku jika kamu membutuhkan bantuan.~


"..."


"Apa-apaan ia memaksa ku menyimpan nomornya?heh yang benar saja?!."


'Apa yang kamu makan Olive?.'


"Ahh oh aku hanya makan roti dan minum choco panas,apakah kamu mau?aku bisa membagi dua rotinya."


'Ah tidak aku hanya menanyakannya,apakah satu roti cukup untuk kamu?oh ya ampun aku tidak pernah cukup memakan satu roti di pagi hari aku selalu makan tiga baru aku akan kenyang.'


"Oh begitu ya."


'Oh apa ini?ini nomor handphone?Ehsra siapa dia?,namanya familiar aku seperti pernah mendengar namanya,sebentar aku akan mengingatnya.'


'Ah aku sudah ingat,bukankah Ehsra adalah kakak kasir di kantin kita itu ya?apakah ini nomornya?bagaimana cara mu mendapatkan nomor?oh ya ampun apakah kamu menyukai ia?atau ia yang menyukai mu?.'


'Apa kamu pikir aku akan percaya dengan perkataan mu?semua sudah jelas kamu mempunyai nomornya apa lagi jika tidak suka namanya?.'


'Aku benar bukan?lagian tadi kamu tampak terkejut dan gugup itu sudah cukup menjadi bukti kalau kalian saling suka.'


"Siapa pun akan terkejut jika kamu mengatakan hal bodoh itu secara tiba-tiba,hahhh ya sudahlah lagi pula apa bagusnya orang itu jika kamu mau ambil lah nomornya aku tidak membutuhkannya."


'Tidak!.'


"Ha?."


'Aku tidak mau mengambil nomornya memang dia laki-laki yang ganteng tapi aku bukan tipe penikung,aku sudah tau kalian saling suka dan yang perlu ku lakukan sekarang hanyalah mendoakan dan mendukung hubungan kalian.'


"Ya sudah lah terserah mu saja,terima kasih atas doa dan dukungan mu yang tidak berguna untuk ku itu." *Dingin dan tidak perduli.*


'Ya sudah lah sebentar lagi kelas akan di mulai aku duduk dulu ya, dahh...'


"..."


~Oh kamu datang lagi?apa nomor ku sudah kamu simpan?.~ *Senyum yang lembut.*


"Aku di sini untuk membeli sesuatu bukan untuk kamu introgasi,jika kamu mengganggu ku lagi aku tidak akan sungkan untuk melaporkan sikap mu ini kepada manejar dan pihak universitas."


"Dan jangan lupa aku tidak memiliki hubungan apa pun dengan mu dan juga aku tidak mengenal diri mu,jagalah sikap mu yang konyol itu kamu hanya seorang kasir biasa jangan menganggap diri mu begitu sempurna dan istimewa!."


~Ba..baiklah ka..kamu mau pesan apa?.~ *Kecewa.*


"Satu choco drink."


~Baik mohon tunggu sebentar.~


~Ini pesanannya.~


~Terima kasih datanglah lagi.~ *Senyum paksa yang tidak di hargai.*


"Hahh lagi-lagi aku berkata kasar tanpa alasan yang jelas,lagi pula dia selalu mengganggu ku."


"Ya sudahlah lagi pula nomornya telah ku simpan,itu sudah cukup untuk menghargai dirinya yang telah melukai ku dulu."


"Oh ya ampun hari ini begitu melelahkan di minimarket kenapa pembelinya begitu banyak sampai aku pusing melayani mereka╥﹏╥."


"Ya sudahlah lagi pula ini untuk diriku sendiri aku harus tetap bersabar dan semangat."


#Tap tap tap...#


"Ha!si..siapa di sana?!ke..kenapa aku merasa ada yang mengikuti ku,lebih baik aku lari saja."


"Aaaaaaaaaaa."


"Si..siapa kamu kenapa kamu menghalangi jalan ku?!ce..cepat menyingkir atau aku akan teriak!."


#Hehe hehe.#


"Si..siapa kamu jika kamu tidak menjawab aku akan segera berteriak dan menelpon polisi!."


"Aaaaaaa,apa yang kamu lakukan,berengsek tidak waras cepat lepaskan rambut ku."


#Hihi hihi,apa kamu pikir aku akan takut dengan ancaman mu?berteriaklah sepuas mu pada akhirnya tidak akan ada yang mendengar mu!#


#Ayo cepat ikut aku,aku akan lembut kepada mu menurutlah.#


"Dasar orang gila berengsek tidak waras,aku tidak mau lepaskan aku aaaaa!."


"Ketemu!matilah kamu laki-laki berengsek!."


"Hah hah hah,apa-apaan ini kenapa aku begitu sial hari ini."


"Ha..halo to..tolong aku,aku di kejar-kejar orang tidak waras,ia mau menangkap dan membawa ku bersamanya,to..tolong aku aku sangat takut."


~Di mana kamu sekarang aku akan datang dengan cepat?!.~


"A..aku ada di jalan xxx no xx,to..tolong cepat sedikit sepertinya orang itu masih mengejar ku."


~Bertahanlah aku segera datang.~


"A..aku harus mencari tempat bersembunyi,ah ketemu aku bersembunyi di sini saja ku rasa ini akan aman untuk sementara."


#Hei gadis kecil!aku tahu kamu berada di sini keluarlah dan temani aku,aku akan lembut kepada mu aku berjanji.#


#Aku akan menghitung sampai tiga jika kamu tidak keluar jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar kepadamu!.#


#Aku akan mulai.#


#Satu.....#


#Dua.......#


#Ti


"Oh ya ampun habislah aku kenapa handphone ini berbunyi,ha..halo..."


#Waaaa ketemu juga akhirnya


"Aaa lepaskan aku berengsek!."


~Halo halo kamu ada di mana aku akan segera datang aku sudah sampai di jalan xxx no xx,kamu ada di mana?apa yang terjadi?.~


"Tolong aku,aku berada di rumah kosong yang berada di jalan itu cepatlah orang tidak waras ini menarik tangan ku aaaaa."


#Apa yang kamu lakukan aku sudah mengatakan jangan lari tapi kamu lari,dan sekarang kamu menelpon orang untuk menolong mu?jangan mimpi.#


"Aaaaaa!apa yang kamu lakukan lepaskan aku!."


#Aku tidak akan melepaskan mu sebelum mencicipi diri mu terlebih dahulu.#


~Hentikan dasar laki-laki berengsek, sialan beraninya kamu menggangunya akan ku hajar kamu sampai mampus.~


~Hah hah apa kamu puas?.~


'Terima kasih atas kerja samanya pak,kalian telah berhasil menangkap penjahat buronan kami,ia sudah menjadi buronan karena meresahkan penduduk di sini karena ia sering melecehkan para gadis di sini,sekali lagi kami dari kepolisian berterima kasih kepada anda,selamat malam.'


~Oh ya ampun!aku melupakan gadis itu di mana dia sekarang?mungkin dia ketakutan dan masih di rumah itu aku akan mencarinya.~


~Hei kamu ada di mana keluarlah semua sudah aman.~


~Kamu?!~


"Ha ka.."


"~kamu~."


~Aku tidak tahu kalau yang menelpon ku adalah kamu,apakah kamu baik-baik saja,oh ya ampun lengan mu telah robek kamu pasti kedinginan,tunggu sebentar.~


~Kenapa kamu menangis?penjahat itu sudah tidak ada ayo aku antar kamu pulang.~


~Apakah kamu masih ketakutan?maafkan aku sudah datang terlambat.~


"Ke..kenapa kamu minta maaf?kenapa kamu tetap baik kepada ku,aku sudah memaki mu tadi pagi kenapa kamu tetap bersikap baik kepada ku?." *Tanya Olive sambil nangis.**Ckittt.*


~Sudah sampai, apakah ini rumah mu?.~


"Yah ini rumah ku,aku mengkontraknya satu minggu yang lalu. Ukurannya memang kecil tapi aku harap kamu nyaman dengan keadaanny."


~Apa maksud mu?aku kan hanya mengantar mu pulang, kenapa kamu mengatakan hal itu seakan-akan aku akan tinggal bersama mu.~


"A..e..sudahlah ayo masuk dulu aku akan membuatkan teh untuk mu."


~Pftt, ya baiklah. Aku akan memapah mu.~ *Tertawa kecil.*


"Hahh sebentar aku ambil kuncinya, nah ini dia."


"Ayo masuk tidak usah sungkan."


~Ahh kamu duduklah dulu aku akan mengambil tongkat yang di beri dokter kepada ku tadi.~


"Oh ya baiklah."


~Ini tongkatnya, berhati-hatilah saat jalan.~


"Oh ok terima kasih, tunggulah sebentar aku akan membuatkan teh untuk mu."


~Ok.~


"Ini tehnya minumlah selagi masih hangat."


~Oh ya terima kasih banyak.~


~Apakah kamu tinggal sendirian di sini?.~


"Yah aku tinggal sendiri, karena aku hanya mau belajar di kota ini."


_____________________________________________