
sudah 2 bulan aluna menjalankan perkuliahannya. jarak kampus dr rumah bibi nela lumayan jauh. setiap hari waktu aluna habis dalam perjalanan pulang dan pergi. belum kalo macet aluna harus memilih berlama lama dalam taxi onlinenya.
suda beberapa kali aluna minta kepada papinya untuk mengizinkan kepada rey agar mereka pindah dr rumah bibi nela. tetapi papi selalu memintanya berbicara sendiri kepada reymond.
komting menginfokan di wa group bahwa mata kuliah micro ditunda minggu depan karena dosen berhalangan hadir,hal itu menandakan jam kuliah kosong hingga jam 2 siang nanti.
"lun,,kamu mau pulang dulu ga? masih ada waktu 4jam lagi mata kuliah berikutnya"
aluna menghentikan aktivitasnya menata buku dan peralatan tulisnya saat mendengar ucapan sherly
"entahlah sher,,kalo aku harus plg kerumah bibi yang ada waktuku hanya habis dijalan"
sungut aluna dengan kecewa
" kamu ke kost ku aja lun,,ga jauh koq dari sini"
karena ajakan sherly untuk ke kostnya akhirnya aluna dan amira mengiyakan dengan cepat, mereka jalan ke kost sherly tp terlebih dulu membeli makan siang dikantin untuk dimakan nanti di kost sherly.
10 menit jalan kaki akhirnya mereka tiba dikost sherly,,kost khusus cewek,,rumahnya cukup besar dan asri,,dikost itu ada 2bangunan yang besar, satu bangunan utama ditempati pemilik kost dan satu bangunan lagi adalah tempat anak yg kost disana kamar sherly terletak dilantai 2, kamarnya cukup luas fasilitasnya full termasuk ac kamar mandi dalam dan wifi. saat jendela kamar sherly dibuka udara masuk menerpa wajah cantik luna,,
luna suka dengan suasana kamar kost sherly, luna merasa nyaman dan betah apa lagi pemandangan yang disuguhkan, dari kamar sherly luna dapat melihat taman bunga milik ibu kost yang sangat indah, dr balik pagar kost sherly dia bisa melihat taman komplek yang luas yang dilengkapi ayunan dan juga prosotan untuk anak- anak.
membayangkan dapat tinggal dikost itu hidup luna pasti akan mudah. pantas saja setiap mata kuliah siang sherly selalu tampak segar. beda dengan luna yang merasa sangat kusut dan lepek. melihat sherly masuk membawa nampan berisi nasi lengkap dengan lauk sayur dan krupuk.
"widiiih sedep banget kayaknya sher,," amira ngeces.
luna hanya terkekeh
mereka makan bersama, luna dan amira makan gado2 yang sempat mereka bungkus dari kantin mereka makan dan ngobrol dengan asyiknya.
"kost kamu enak ya sher,, uda kamarnya luas fasilitas lengkap dapat makan lagi,tu juga makannya enak banget,,ngiler aku nya tuh."
amira ikut nimbrung dipiring sherly, tangannya yang mengambil krupuk sherly terus2an dipukul oleh sherly.
"masih ada kamar kosong ga sher"?
luna penasaran
"masiih masiih lun, masih ada satu kamar dibawah, kamarnya luas banget, fasilitasnya lengkap pintunya langsung ngadep taman ituu, tp waktu itu ayah ga ngijinin aku disana? karena harganya selangit" sherly terkekeh
" o iya lun kata si panji kamu punya abang ya? kata si panji abang kamu orangnya dingin banget."
luna sedih mendengar ucapan sherly, luna takut rey tidak mengijinkan luna untuk kost.
" koq abang kamu ga pernah anter jemput kamu sih lun?masih kuliah kah?
"iya dia ambil spesialisasi bedah, dia sibuk operasi."
"wooww,, keluarga kamu keren ya lun, abang kamu calon ahli bedah, kata panji kamu tinggal dikawasan elit juga." sahut amira
"itu rumah bibiku bukan rumahku." bibir luna mengerucut.
"semoga abangku mengijinkanku kost denganmu ya sher,,aku capek harus bolak balik kampus ke rumah bibiku." aluna menerawang
setelah jam menunjukkan pukul 1 siang mereka siap. sherly mandi terlebih dahulu sedangkan aluna hanya membasuh wajah mereka dan memoleskan bedak tipis dimukanya. beda dengan sherly dan amira harus totalitas menggunakan make up.
***
aluna merendamkan badannta ke bathup aroma jasmin membuat aluna semakin rileks. sudag satu jam aluna berendam dan segera membilas dan berganti pakaian santai. aluna bergegas ke dapur membantu bibi nela menyiapkan makan malam.
"luna,,kamu cantik sekali nak,,bibi selalu suka dengan penampilanmu." aluna tersipu
sete
lah menyiapkan makan malam, semua berkumpul makan malam kali ini formasi lengkap, paman daniel,rey dan icha bergabung dimeja makan.
"luna besok kamu libur kan?" luna mengangguk saat bibi nela bertanya
"bibi rencananya besok akan ikut pamanmu ke bandung, besok kamu dapat temani rey dirumah, kalo ingin makan sesuatu katakan saja ke simbok, atau kalian keluar makan."
rey menatap luna, ketika mata mereka bertemu luna segera menundukkan kepalanya.
setelah makan luna pergi ke taman belakang, ditempat itu luna bisa melepas penat dengan melihat koi koi berkumpul saat luna melempar makanan untuk mereka.
"bagaimana kuliahmu?" tiba tiba rey duduk disebelah luna,,punggungnya disandarkan disandaran kursi taman, kedua tangannya dilipat didada dan pandangan dingin tak lepas menatap aluna. seperti biasa saat mata mereka bertemu, aluna dengan cepat menunduk.
"baik"
jawabnya singkat
"rey,, aku boleh tidak kost didekat kampus?"
aluna terpaksa menatap mata rey dengan penuh harapan.
"luna,,apa yang sedang kau rencanakan?
apa kau ingin bebas berhubungan dengan laki laki lain?" rey geram
aluna mengerucutkan bibirnya
"maunya apa sih laki laki ini, ingin rasanya kulempar makanan ikan ini kemukanya,,luna,,kamu harus sabar menghadapi laki laki aneh ini" luna memejamkan matanya.
"rey,, jarak rumah bibi kekampusku jauh, waktuku habis dijalan, belum lagi nanti kalo aku mulai praktikum, pasti akan pulang malam,ayolah rey ijinkam aku kost dekat kampus,aku janji tidak akan berhubungan dengan laki laki manapun."
aluna memegang tangan rey dan seketika melepaskannya saat mata rey tajam melihat nya
"tidurlah sudah malam,,aku akan memikir kannya."
jawab rey sambil berlalu meninggalkan aluna.
***
siapa disini yang tim reymond?
tim aluna?
selalu dukung author ya para pembaca kesayangan.
selalu like dan komen disetiap episodenya.
terimakasih pembaca kesayangan semuanya.