Amyra [ ]

Amyra [ ]
Siapa kamu ?


Jessica sudah sampai di sekolah nya Amyra ,,dan kebetulan Amyra pun sudah waktu nya pulang .


"Tante bule." teriak Amyra yang baru saja keluar di tuntun Mia .


"Sekolah nya sudah selesai ?" tanya Jessica ketika Ara sudah mendekat .


"Sudah tante ."


"Ya udah kalau gitu , kita pulang sekarang nya ? Sebelum pulang kita ke makam nya mama dulu ."


"Iya tante , makasih nya mau antar aku ke makam nya mama ." ucap Amyra .


Amyra sudah mengerti dan sudah mulai menerima kenyataan bahwa ibu nya sudah meninggal dan dia sudah mulai menerima bahwa Amyra adalah anak piatu . Namun hampir setiap minggu Amyra selalu ziarah ke makam ibu nya .


"Ayo , kita jalan sekarang ." ajak Jessica yang menarik tangan Amyra lembut .


"Ayo tante ."


Amyra dan Jessica pun masuk ke dalam mobil , begitu juga Mia yang duduk di kursi belakang .


"Ara nanti setelah pulang dari makam nya mama kita makan siang dulu ya sama papa ."


"Memang nya papa yang ngajak tante ? "


"hu,um


" Asik , aku mau makan siang sama papa ." ucap Amyra penuh semangat .


Jessica memutar kunci , menginjak pedal gas dan mobil pun melaju . Sepanjang perjalanan tidak ada percakapan di antara mereka , suasana menjadi hening hingga sampai pula mereka di TPU pasir putih .


"Tante , kita beli bunga dulu ?" titah Amyra fan Jessi pun setuju untuk membelikannya , namun saat Jessi ingin melangkah Mia menahan nya , Mia menawarkan diri nya untuk membeli bunga itu , dan Jessi menunggu saja dengan Amyra .


Setelah 5 menit lama nya Mia pun kembali dengan membawa satu ranjang bunga , setelah itu mereka kembali berjalan menuju makam Aisyah .


Bila saat melihat makam Aisyah , selalu ada rasa bersalah yang menghantui Jessi , rasa takut yang dulu pernah ia rasakan , namun Jessi mencoba untuk tidak mengingat nya .


Tanpa terasa ziarah pun selesai , mereka menaburi bunga , dan menyiramnya dengan air .


"Sudah selesai , tante bule ayok kita pulang , kita kan mau makan siang bareng papa ." ajak Amyra penuh semangat .


"Gak sabar ya ? mau ketemu papa ."


"Iya ,tante ayo ." karena tidak sabar Amyra pun berlari membuat Jessi dan Mia kaget , karena Amyra lari tiba - tiba .


"Amyra , tunggu ." Mia dan Jessi berlari mengejar Amyra , namun karena jalanan yang sedikit sempit karena banyak batu nisan , batu nisan yang menghalangi , membuat Jessi tak bisa menghindar ketika tubuh nya harus bertabrakan dengan tubuh orang lain .


Brukk..


Merasa tubuh nya menabrak orang lain , orang itu pun membantu Jessi untuk berdiri , "Maaf ." ucap orang itu , Jessi pun bangun dari jatuh lalu menatap orang di depan nya , ya .. seorang pria ,kini kedua nya saling menatap .


Berbeda dengan Jessi yang menatap orang itu biasa saja namun berbeda dengan pria itu yang menatap Jessi dengan tatapan yang tak bisa di artikan .


"Maaf , saya buru - buru ." ucap Jessi dan berlalu pergi mengejar Amyra yang sudah berlari jauh . Sedangkan pria itu terus menatap kepergian Jessi .


"Siapa wanita itu ? seperti nya saya pernah melihat nya tapi dimana ?" tanya pria itu pada diri sendiri .


****