Amyra [ ]

Amyra [ ]
Pertemuan menyakitkan


Ckrek .. Ckrek..


Amyra sedang melakukan pemotretan , dengan berbagai gaya kedua tangannya memegang produk dari A.R.sincare..


Amyra begitu lihai dalam bergaya , pantas saja Amyra menjadi model internasional dan london style mempromosikannya langsung .


"Kita break dulu" Ucap si fotografer


Semua yang ada di ruang pemotretan pun istirahat sejenak begitu juga Amyra .


Di luar ruangan Rizky berjalan ke ruang pemotretan dan bertemu beberapa staff


"Selamat siang pak Rizky ." Ucap salah satu staf saat Rizky masuk ke dalam ruangan.


"Siang ." jawab Rizky ramah " pemotretan nya sudah selesai ? " Tanya Rizky pada staff itu.


"Lagi istirahat dulu pak, bapak mau lihat ke dalam ada bu siska kok pak disana ." Ucap staf itu .


"Iya sekalian saya juga mau ketemu siska ." Ucap Rizky .


"Kalau begitu saya permisi pak , mau makan siang ." ucap staf itu lalu melangkah keluar .


Rizky masuk ke dalam ruangan untuk melihat keadaan di dalam ,sudah sampai mana pemotretan hari ini.


"Siska ." Sahut Rizky yang melihat Siska .


"Pak Rizky ." Ucap Siska yang menghampiri Rizky .


"Gimana pemotretan nya lancar ? ."


"Lancar pak alhamdulillah , oh iya bapak mau ketemu dengan model nya langsung mari pak saya kenalkan ." ucap Siska yang melangkah menuju meja rias yang terdapat Amyra di sana sedang merapikan makeup nya .


"Nah itu, model kita pak ." Ucap siska yang menunjuk ke arah Amyra


"Bu Amyra kenalkan ini direktur A.R.words pak Rizky ." Ucap Siska yang memperkenalkan mereka berdua .


Amyra pun berdiri lalu menoleh ke arah Rizky . Rizky yang tadinya sudah siap menyapa begitu melihat wajah Amyra begitu terkejut begitu juga Amyra mereka berdua saling tatap dalam diam .


Siska yang melihat itu pun jadi bingung ada apa dengan mereka berdua , bukannya saling mengenalkan diri tapi malah diam.


"Pak Rizky , Bu Amyra ? " Saat Siska bertanya barulah keduanya tersadar dari lamunan mereka masing - masing .


"Bu Amyra kenalin ini pak Rizky direktur utama A.R.words.


" Ah, iya "Ucap Amyra yang sedikit canggung .


"Oh iya pak saya permisi dulu mau makan siang ." Ucap Siska , setelah di beri izin Rizky Siska pun melangkah keluar .


Meninggalkan Rizky dan Amyra di ruangan .


"Apa kabar ? ." Ini pertama kalinya Rizky bertanya setelah beberapa kali bertemu .


"Baik , kamu apa kabar ?" Tanya Amyra .akhirnya keduanya saling bertanya kabar setelah sekian lama .


"Aku baik ." Ucap Rizky yang terlihat canggung dan bingung mau bilang apa lagi sampai akhirnya Rizky mengajak Amyra untuk lunch .


"Mau lunch bareng ? " ajak Rizky yang ragu.


"Mm.. boleh ." Jawab Amyra canggung.


" Oke , ayo ." ajak Rizky lalu melangkah keluar yang di ikuti Amyra .


Rizky mengajak Amyra lunch di cafe dekat kantornya , selain makan siang merekapun saling mengobrol.


"Aku tidak tahu kalau ternyata kamu adalah brand ambasador AR skincare ." Ucap Rizky memulai pembicaraan


"Saya juga tidak nyangka ternyata AR.words ini punya kamu ." Ujar Amyra .


" Baru 5 tahun sih aku mendirikan perusahaan sendiri ." ujar Rizky.


"Sudah lama ternyata , oh ya Amyra lucunya saat pertama kali bertemu anaknya gemesin , kamu dan Aisyah pasti senang memiliki putri secantik dan sepintar Amyra ." Ucap Amyra .


"Ya... Amyra putri kecil kami orang yang selalu membuat kami bahagia ." Ucap Rizky .


Mendengar ucapan Amyra Rizky pun tersenyum dia jadi ingat dulu ketika memberikan nama untuk putrinya dan entah kenapa nama Amyra yang muncul dalam benak nya.


"Aneh , lucu nya ... " ucap Rizky tersenyum tipis.


"Aku juga gak ngerti kenapa aku memberikan nama Amyra aku tidak pandai dalam memberikan nama ." Ucap Rizky .


"Oh iya bagaimana kabar Aisyah? kenapa tidak Aisyah saja yang memberikan nama ." Ucap Amyra yang belum tahu kenyataan Aisyah yang sudah meninggal.


" Aisyah baik , saat itu Aisyah tidak bisa memberikan nama untuk putrinya ." Ucap Rizky yang tatapan matanya mulai teduh .


Rizky tidak memberitahu bahwa Aisyah sudah meninggal.


"Sampaikan salam ku untuk Aisyah ya ." Ucap Amyra yang tidak tahu bahwa Aisyah sudah meninggal.


"Hm.." Ucap Rizky mencoba tersenyum. Entah apa tujuan Rizky kenapa Rizky tidak menceritakan yang sebenarnya pada Amyra kalau Aisyah sudah tiada .


Drt..drt..drt..


Tiba - tiba saja ponsel Amyra bergetar menandakan ada panggilan masuk Amyra pun mengangkat telepon nya yang terpampang nama Nico .


"Halo Nico ada apa ? " ucap Amyra pada sambungan telepon. Mendengar Amyra menyebut nama Nico mata Rizky langsung menatap Amyra .


"Aku kangen , itu sebabnya aku menelepon mu ." Ucap Nico di ujung sana .


"Bagaimana pemotretan mu lancar hari ini ? " tanya Nico


"Ya , lancar ini aku lagi makan siang bareng Rizky , kamu tahu ternyata Rizky pemilik A.R. words ternyata dia bos ku sendiri ." Ucap Amyra .


"Nico , kenapa kau diam ? " ucap Amyra yang sudah tidak mendengar suara Nico di ujung sana.


"Mm.. maaf Amyra aku harus kembali bekerja , semoga kau menikmati makan siangnya . "


Tut. Nico menutup telepon sepihak .


"Ternyata mereka sudah bertemu ." batin Nico di ujung sana , ada rasa tidak suka dan cemburu ketika mendengar Rizky dan Amyra kembali bertemu entah itu karena Nico takut kehilangan.


"Ada apa dengan Nico , langsung menutup teleponnya saja apa dia tidak ingin menanyakan kabar mu " Ucap Amyra yang menatap ke arah Rizky .


"Aku sudah bertemu dengannya ." Ucap Rizky yang mengejutkan Amyra .


"Kapan ? " Tanya Amyra yang baru tahu kalau Nico dan Rizky sudah bertemu.


"Beberapa hari yang lalu saat pertama kali pulang dari london ." Ucap Rizky .


"Kenapa Nico tidak memberitahu ku ." Batin Amyra yang ternyata Nico sudah lebih dulu bertemu dengan Rizky .


"Dia tidak memberitahu ku tentang itu ." Ucap Amyra kecewa.


"Mungkin Nico cemburu , itu sebabnya dia mematikan teleponnya saat kamu bilang sedang bersama ku ." Ujar Rizky .


"Nico pasti senang bertemu dengan mu , saat kamu pergi Nico orang yang selalu menunggu mu ." Ucap Rizky yang teringat pada Nico yang selalu mencemaskan Amyra dulu .


Amyra hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Rizky " jadi kamu tidak pernah menunggu ku Riz ? ." batin Amyra yang kecewa bahwa Rizky tidak pernah menunggunya selama ini dan kepergiaannya itu tidak membuat Rizky rindu padanya .


"Amyra ." Ucap Rizky yang melihat Amyra terdiam dalam lamunannya .


"Ah ,iya ." Ucap Amyra yang sudah tersadar dalam lamunannya .


"Ayo kita kembali ke kantor ." ajak Rizky yang sudah berdiri lalu melangkah keluar Cafe .


Amyra pun mengikuti Rizky dan pergi dari cafe. " Apa benar - benar sudah tidak ada lagi cinta untuk ku Riz , kamu benar - benar sudah tidak peduli lagi dengan ku , kamu sudah membuang rasa cinta mu pada ku Riz , semudah itu Riz ." Amyra terus bergulat dalam hatinya . sungguh pertemuan yang menyakitkan.


Aku tahu kita tak mungkin bersama namun kenapa harus selalu bertemu ,


aku juga tahu hati ini harus menghindar namun kenyataan ku tak bisa , maaf kan aku Riz aku terlanjur mencintai mu .


Sangat sulit untuk ku harus melupakan mu walau kenyataan nya kamu bukan milik ku .


Amyra terus bergulat dalam hati nya .