![Amyra [ ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/amyra----.webp)
Amyra dan Rosa kini sudah berada di rumah Dahlia nenek Amyra mereka sedang berada di kamar Dahlia .
" Nenek , Amyra senang nenek sudah di perbolehkan pulang " Ujar Amyra yang menggengam tangan Dahlia yang sedang berbaring di ranjang nya .
" Kalian senang karena akan pergi bukan " cibir Dahlia yang mendelik tajam ke arah Rosa .
" Ibu , aku dan Amyra tidak akan pergi kemanapun jadi jangan khawatir " timpal Rosa yang membungkukan tubuh nya seraya mengelus lembut kepala Dahlia .
" Malam ini menginaplah disini " ujar Dahlia sedikit manja .
Rosa hanya bisa menghela nafas sambil tersenyum " Iya Ibu " Ucap Rosa menyetujui keinginan Dahlia .
Drt..drt..drt..
Di tengah perbincangan mereka ponsel Amyra bergetar menandakan ada panggilan
" Ma , nek , Amyra angkat telepon dulu nya " Ucap Amyra seraya melangkah keluar kamar .
" Iya Nico " Ucap Amyra pada sambungan telepon .
" Amyra hari ini aku akan kembali ke london " Ujar Nico di ujung sana
" Apa ? hari ini ? kenapa tidak memberitahu ku " Ujar Amyra
" Jangan marah begitu , pacar mu ini hanya pergi sebentar saja tidak selama nya " gombal Nico di iringi tawa.
" Tidak lucu " timpal Amyra
" Iya maaf , hari ini aku terpaksa harus kembali ke london mendadak ada kerjaan yang harus di selesaikan . Tenang saja aku akan selalu menghubungi mu nanti " jelas Nico.
" Iya , hati hati " ucap Amyra
" Kau menghkawatirkan ku ? " goda Nico " Aku lebih mengkhawatirkan mu aku takut setelah kembali kau melupakan ku " Goda Nico .
" Nico " sanggah Amyra .
Nico hanya tertawa mendengar ucapan Amyra
" Oh iya bagaimana kabar nenek ? " tanya Nico
" Nenek sudah membaik dan sudah pulang ke rumah aku dan mama sedang berada di rumah nenek " jelas Amyra .
" Benarkah ? syukurlah kalau begitu salam kan pada nenek juga mama mu nya , oh iya apa mereka sudah tahu hubungan kita " Tanya Nico .
" Mm.. belum , aku belum sempat bilang ke mama " ujar Amyra yang membuat Nico kecewa .
" Jangan lupa bilang , karena setelah aku kembali nanti aku akan melamar mu " Ujar Nico yang membuat Amyra bungkam dan terkejut .
" Sudah dulu ya , aku mau berangkat bye .. " Ucap Nico
tut. Nico menutup telepon nya sepihak
Nico mau melamar ku ? apa aku sudah siap ? Nico begitu terburu buru , aku harus membicarakan nya lagi nanti
Amyra bergulat dalam hati nya . setelah itu kembali ke kamar Dahlia
...----------------...
" Jessi " sahut Karina dari ruang tamu
Jessi menghampiri karina
" Ada apa ma " ujar Jessi .
" Sayang nanti malam mama mau ke rumah Anita kamu ikut ya " Ujar karina
" Nggak ah ma aku malas " Ucap Jessi malas sambil duduk di sofa .
" Loh , kok begitu memang ya gak mau ketemu Rizky " Ujar karina seraya mendudukan tubuh nya di samping Jessi
" Mama apaan sih , Rizky itu sudah punya istri ma aku gak enak lah sama istri nya " timpal Jessi yang belum tahu Rizky sudah tidak beristri.
" Kamu belum tahu nya , Rizky sudah lama menduda " Ucap Karina membuat Jessi terperangah .
" Maksud mama ?" tanya Jessi yang tak percaya dengan apa yang dia dengar
" Tadi mama itu telponan sama Anita , ya mama tanya tanya dong soal Rizky dan keluarga nya dan mama cukup terkejut kalau istrinya Rizky itu sudah meninggal saat melahirkan Amyra mama merasa kasihan sama Rizky dia pasti sedih di tinggal istri nya apalagi Rizky harus membesarkan anak nya sendiri " jelas Karina .
" Jadi istri nya Rizky meninggal ? ya ampun kasihan sekali Amyra dia harus kehilangan ibu nya saat masih bayi " Ucap Jessi yang merasa iba .
" Gimana mau ikut kan nanti malam ? sekalian silaturahmi " ajak karina .
" Iya ma aku ikut " Ucap Jessi .
Jessi dan Rizky adalah teman kecil dan mereka begitu akrab tapi Jessi terpaksa harus pindah ke luar negri karena pekerjaan ayah ya yang membuat mereka harus tinggal di amerika .
Selama 20 tahun mereka tidak pernah bertemu sampai akhirnya di pertemukan kembali .
Assalamualaikum..
Ucap Karina dan Jessi yang baru datang
Walaikumsalam ..
Jawab Anita seraya melangkah ke ruang tamu .
" Karina " Ucap Anita yang begitu senang dengan kedatangan Karina lalu memeluk nya .
" Jessi " Ucap Anita yang beralih memeluk Jessi .
" Saya senang sekali kalian datang ke rumah " Ujar Anita tersenyum senang .
" Ayo duduk karina , Jessi " Ujar Anita yang juga mendudukan tubuh nya di atas sofa .
" Kiki...ki..kiki.. " Anita memanggil Kiki .
" Iya Nyonya " Ujar Kiki yang baru datang
" Tolong buatkan minuman ya ki " perintah Anita .
" Baik nyonya " Ujar Kiki lalu melangkah pergi ke dapur untuk mengambil kan minum .
Di dapur sedang ada Mia yang sedang mengambil minum melihat Kiki yang membuatkan minum .
" Ada tamu ya mba " tanya Mia
" Iya " jawab Kiki singkat .
" Siapa mba ? " tanya Mia penasaran .
" Tidak tahu , tapi kaya nya temen nya nyonya " Ujar Kiki yang sudah menuangkan air teh ke dalam cangkir.
" Oh " Ujar Mia
" Mba mau bawa minuman dulu " Ujar Kiki yang meninggalkan Mia di dapur seraya membawa nampan .
" Silahkan di minum Bu , mba " Ujar Kiki seraya meletakan minuman itu di atas meja .
" Terimakasih ya ki " Ujar Anita .
" Sama sama bu " Ujar Kiki tersenyum .
Oma ..
Teriak Amyra yang berlari ke arah Anita .
" Eh cucu Oma , lihat siapa yang datang ada tante Jessi sayang katanya tante Jessi bawain sesuatu untuk Amyra " Ujar Anita .
" Sini sayang " Ucap Jessi menyuruh Amyra untuk mendekat . Amyra mendekat ke arah Jessi .
" Tante Jessi beliin buku cerita untuk Amyra , ada buku dongeng , buku legenda , sama cerita disney " Jessi menyebutkan satu persatu buku cerita yang dia bawa untuk Amyra .
" Wah .. asik ada gambar nya juga " ucap Amyra antusias .
" Tapi tante aku belum bisa baca , kan belum sekolah tante " Ujar Amyra gemas
Membuat Anita , Karina tersenyum .
" Oh belum bisa baca nya , tante Jessi mau kok bacain dongeng buat Amyra " Ujar Jessi .
" Boleh tante " Ucap Amyra sepertinya Amyra sudah mulai dekat dengan Jessi itu membuat Anita senang juga Karina .
" Ki ngapain disini ? " tanya Anita yang melihat Kiki mematung .
" Oh maaf bu bos Kiki terbawa suasana jadi ikut nimbrung , permisi bu Kiki ke belakang dulu " Ujar Kiki yang terlihat malu dan Anita hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Kiki.
" Amyra papa mana ? " tanya Anita
" Gak tahu Oma " jawab Amyra gemas
" karina saya permisi sebentar ya ,mau panggilkan Rizky sama Chandra dulu " Ujar Anita yang bangun dari Sofa .
" Iya Nit , " Jawab Karina . Setelah mendapat jawaban Anita pun melangkah pergi .
" Amyra senang gak di bawain buku sama tante Jessi " Ujar karina .
" Senang tante " Ucap Amyra gemas
" Jangan panggil tante dong , panggil nya Oma aja " timpal Karina yang tidak yaman dengan sebutan tante karena itu terlalu muda untuk nya .
" Iya Oma " Ucap Amyra gemas
Tak lama kemudian Anita datang bersama Rizky dan Chandra .
" Ada tamu ternyata apa kabar karina " Sapa Chandra seraya menjabat tangan Karina
" Baik , Chandra bagaimana kabar mu " Ujar Karina yang berdiri seraya merangkul Chandra .
" Baik sangat baik " Ujar Chandra
" Ini .. Jessi " Ucap Chandra yang beralih menatap Jessi dan Jessi pun berdiri bersalaman pada Chandra .
" Iya " Ujar Karina dengan senyuman
" Jessi sudah besar nya cantik sekali " Ujar Chandra yang mengagumi Jessi .
" Terimakasih Om " Ujar Jessi sambil tersenyum .
Setelah menyapa, Chandra dan Rizky pun duduk bergabung dengan mereka .
" Tante Ayo bacain cerita untuk aku " Amyra tidak sabar ingin di bacakan cerita oleh Jessi .
" Oh , cucu oma sudah gak sabar ya mau di bacain cerita sama tante jessi " Ujar Anita yang senang dengan kedekatan Amyra dan Jessi .
" Ayok tante " Amyra menarik tangan Jessi menuju kamar nya membuat semua orang tertawa .
Kembali ke dapur
" Mi .. Mia sini deh " Ujar Kiki yang seraya menyimpan nampan yang ia bawa tadi .
" Ada apa Mba " tanya Mia yang mendekat ke arah Kiki
" Kamu tahu kan tamu tadi " Ujar Kiki terbata bata
" Iya tahu kan mba Kiki yang bilang emang nya ada apaan sih " timpal Mia .
" Tadi kiki lihat Amyra deket banget sama itu cewek , tapi Kiki gak tahu itu siapa " Ujar Kiki yang penasaran .
" Memang nya sedekat apa sih mba " tanya Mia
" Ya dekat akrab gitu kamu tahu ? Amyra senang banget terus pak bos dan bu bos juga deket banget kaya sama keluarga gitu udah kenal lama akrab bener " Jelas Kiki membuat Mia penasaran .
" Apa jangan jangan tante baik nya " batin Mia asal nebak karena yang dekat dengan Amyra saat ini tante baik .
" Mba , ciri ciri nya gimana ? rambut nya panjang , tinggi , putih atau gimana gitu " tanya Mia yang semakin penasaran .
" Tinggi iya , putih juga iya , kalau rambut gak panjang panjang amat sih sebahu lah , iya sebahu rambut nya " jelas Kiki
" Kalau rambut sebahu berarti bukan, tante baik kan rambut nya panjang terus agak bergelombang lalu siapa nya " gumam Mia yang menebak siapa wanita yang sedang ada di ruang tamu .
" Mba , aku jadi penasaran nih pengen lihat " ujar Mia yang kepo .
" Penasaran kan " Ujar Kiki yang menatap Mia
" Kita intip saja yuk , ayuk " ajak Kiki lalu melangkah ke ruang tengah di ikuti Mia .
Mereka bersembunyi di balik tembok pembatas ruang tamu dan ruang keluarga melihat kearah ruang tamu yang terdapat Rizky dan keluarga beserta Karina yang sedang berbincang .
" Mba ,mana itu cewek nya " Ujar Mia yang menunjuk ke arah Karina
" Bukan " timpal Kiki " Kaya ya gak ada deh , mungkin lagi sama Amyra lihat saja Amyra juga gak ada kan " Ujar Kiki .
" Iya sih Mba tapi .. aku jadi penasaran Mba " Ujar Mia yang berada di belakang Kiki .
" Mia " Ucap Kiki yang sudah berbalik kearah Mia .
" Iya Mba " jawab Mia .
" Apa mungkin wanita itu calon istri nya pak bos " Ujar Kiki sontak membuat Mia terperanjat .
" Jangan asal nebak Mba " pekik Mia .
" Ih.. sini deh " Ujar Kiki yang menarik Mia untuk melihat ke arah ruang tamu
" Lihat tuh , Nyonya dan Tuan begitu akrab juga pak bos dan wanita itu dia Ibu nya cewek tadi ya.. mungkin saja itu calon nya pak bos alias calon Ibu nya Amyra " Celetuk Kiki .
" Ah masa sih Mba " Mia tak percaya .
" Ya mungkin saja kan , pak bos kan duda alias singgle ya wajar kalau punya calon mungkin pak bos kesepian kali nya apalagi Amyra terus minta ketemu mama nya dan bisa jadi cewek tadi itu calon mama nya " Celetuk Kiki yang asal nebak .
" Iya juga sih Mba , pak bos kan kaya , ganteng , wanita mana sih yang gak mau jadi istri nya " Pikir Mia .
" Omongan Mba Kiki ada benar nya juga Mba " Ujar Mia sependapat dengan Kiki .
" Saya juga gak bakal nolak kalau jadi calon istri pak bos " Celoteh Mia yang berangan angan .
" Ih.. ngarep kamu " cibir Kiki
" Iya kamu gak nolak saya yang nolak " pekik Kiki " Gak mau saya punya majikan kaya kamu " cibir Kiki
" Ih .. Mba kenapa ? kita kan gak tahu nasib kita mungkin saja nasib ku jadi istri tuan bos " Celoteh Mia .
" Halu - halu terus " Cibir Kiki lalu melangkah kembali ke dapur.
Setelah Kiki pergi Mia pun menyusul Kiki
" Mba .. Mba Kiki , tunggu dong Mba " teriak Mia yang mengikuti Kiki dari belakang .
Mia dan Kiki memang pelayan yang pada kepo sama urusan bos nya .
Tingkah nya bikin geleng geleng kepala .