![Amyra [ ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/amyra----.webp)
Happy reading 🥰
Gara - gara lihat Amyra di kasih bunga 🌹 thor juga mau nih ! 😊 berikan 🌹🌹🌹 untuk thor juga ya 😊🙏
...----------------...
Amyra tidak ingin terus berlarut - larut dalam kesedihan nya ,Amyra memutuskan untuk melupakan Rizky . Mulai sekarang Amyra akan profesional dalam bekerja , Rizky hanyalah BOS nya selain itu tidak ada hubungan apapun antara Amyra dan Rizky .
"Kamu pasti bisa Amyra ." ucap Amyra yang sedang berkaca di dalam kamar nya.
"Mungkin ini saat nya untuk ku untuk melupakan Rizky .aku akan membuka hati ku untuk Nico , karena dia yang mencintai ku ." ucap Amyra yang mengambil ponsel nya di dalam tas lalu menghubungi Nico .
"Halo Nic, kamu jadi pulang hari ini ?"
"Jadi dong sayang , apa kau akan menjemput ku di bandara ? " tanya Nico di ujung sana .
"Sepertinya aku tidak bisa menjemput mu di bandara , karena aku ada pemotretan hari ini , tidak apa ya ."
"It's oke sayang , kalau begitu nanti aku jemput kamu oke ."
"Hu,um ."
"Kamu jadi kan hari ini akan mengajak ku ke rumah mu ? aku sudah tidak sabar bertemu calon mertua ." Celetuk Nico sambil bergurau .
"Iya , aku janji ." jawab Amyra dengan suara lembut nya .
"Oke , sayang sampai ketemu nanti ."
"Bye.."
Tut. Amyra menutup panggilan secara sepihak .
Amyra sudah yakin dengan keputusan nya , untuk memperkenalkan Nico pada Rosa juga Dahlia .
Membuka lembaran baru , ya ..itulah keputusan nya membuka lembaran baru dengan Nico , walau sebenarnya Amyra juga tidak tahu perasaan nya pada Nico seperti apa karena dari hati yang paling dalam hanya ada Rizky dalam hatinya .
Namun ,Amyra akan mencoba untuk menata hatinya kembali dan Nico adalah pilihan nya .
Amyra bergegas pergi dari apartemen nya menaiki mobil nya menuju AR words. Ini bukan hari pertama dia bekerja di AR words namun hari ini adalah hari pertama nya untuk memulai kembali hidup baru nya setelah apa yang telah Rizky lakukan pada nya , Rizky tetap tidak akan membalas cinta nya lagi .
Di tengah - tengah jalan , Amyra menghentikan mobil nya . Amyra diam sejenak lalu mengambil bunga yang ada di samping nya , bunga pemberian Rizky hari itu .
Bunga ini tidak bisa aku simpan lagi , karena bunga ini hanya menyimpan luka untuk ku . Aku sudah janji aku akan memulai hidup ku yang baru dan aku sudah tidak butuh lagi bunga atau apapun itu pemberian dari mu
Batin Amyra sembari berjalan ke arah taman dengan membawa bunga di tangan nya , Langkah nya terhenti di depan sebuah tong sampah dan membuang bunga itu .
Tanpa Amyra ketahui , di dalam taman sana ada seorang gadis kecil yang memperhatikan nya siapa lagi kalau bukan Amyra putri kecil , yang selalu memanggilnya tante baik .
Pagi itu Amyra sedang lari pagi di taman bersama Anita juga Mia , Amyra kecil melihat Amyra membuang sesuatu pada tempat sampah setelah itu Amyra kembali ke mobil nya meninggalkan taman itu .
"Tante baik , tadi tante baik buang apa ya ?" tanya Amyra kecil pada hati nya . Karena penasaran Amyra pun melangkah menuju tempat sampah itu untuk melihat barang apa yang di buang Amyra .
"Aku mau tahu , apa sih yang di buang tante baik ." gumam Amyra kecil sambil membuka tutup tempat sampah itu .
"Bunga ." ucap Amyra , saat melihat setangkai bunga mawar lalu dia ambil .
Amyra teringat sesuatu tentang bunga itu , Amyra yakin bahwa bunga ini adalah bunga pemberian nya waktu itu . Tapi kenapa tante baik membuang bunga nya ? itulah yang menjadi pertanyaan .
"Ini kan bunga dari aku , kenapa tante baik membuang nya ? apa tante baik tidak suka bunga nya ?" Amyra kecil menjadi sedih saat mengetahui bunga yang dia berikan ternyata di buang .
"Tante baik kenapa buang bunga dari aku ,hiks .." Amyra jadi sedih sampai menangis padahal Amyra begitu menyayangi tante baik dan selalu ingat sama tante baik , tapi kenapa ? tante baik tega membuang bunga pemberiannya .
Dari jauh Mia dan Anita sedang mencari Amyra cucu nya , karena Amyra pergi tanpa izin dari Anita ,dan Mia juga sedang lengah saat itu .
"Semoga aja Amyra tidak kenapa - kenapa ya bu ? kalau sampai terjadi sesuatu pada Amyra Mia gak akan maafin diri Mia sendiri bu , gara - gara saya Amyra hilang ." ucap Mia yang juga khawatir dan cemas .
"Kita berdoa saja semoga Amyra tidak kenapa - kenapa , kita cari lagi ya Mia , semoga Amyra masih ada di taman ini" ujar Anita yang mencoba tenang .
"Iya Bu Bos ." Anita dan Mia kembali mencari .
"Cimoy ." teriak Mia yang melihat Amyra di ujung jalan taman dekat tempat sampah .
"Cimoy , aduh cimoy akhir nya ketemu . Bu .. Bu bos Amyra ada di sana bu ." Teriak Mia pada Anita.
Anita pun merasa lega ketika Mia bilang menemukan cucu nya itu , Anita dan Mia menghampiri Amyra yang berada di ujung jalan taman dekat tempat sampah .
Amyra menangis tersedu - sedu , tangan nya menggenggam erat bunga mawar itu .
"Cimoy .."
"Amyra sayang , ya Allah kamu baik - baik saja kan nak ? Oma khawatir nyari - nyari kamu ." Anita langsung memeluk Amyra cucu nya .
"Sayang cucu oma kenapa nangis ? ada yang jahatin kamu nak ? siapa ? bilang sama oma ." ucap Anita yang melepas pelukan nya .
"Aku mau ketemu papa ? aku mau ke kantor nya papa oma ." ucap Amyra sambil menangis .
"Ke kantor papa ?" Anita dan Mia saling tatap satu sama lain .
"Ya udah nanti kita ke kantor nya papa , tapi kita pulang dulu ya ? kita mandi dulu , ganti baju sama sarapan ya ? ." ucap Anita seraya menghapus air mata Amyra .
"Nggak mau , aku mau nya sekarang , aku mau ke kantor papa oma aku mau ketemu tante baik ." Amyra semakin kencang tangisan nya . Anita dan Mia pun bingung ada apa dengan Amyra .
Cimoy , kenapa tiba - tiba pengen ketemu tante baik ya ? terus pake nangis segala sebenarnya kenapa sama Amyra ?
Batin Mia dalam hati .
"Cimoy, Cimoy .. " Mia mendekat .
"kita pulang dulu ya ? benar kata oma cimoy harus mandi dulu dandan yang cantik baru pergi ke kantor nya papa gimana?" bujuk Mia .
"Nggak mau cus, aku mau nya sekarang aku mau ketemu tante baik ." bantah Amyra .
"Iya , Cus Mia ngerti cimoy mau ketemu tante baik , tapi pulang dulu ke rumah ya ? tante baik gak bakalan kemana - mana kok , tante baik pasti ada di kantor papa . ya ? mau ya ? kita pulang dulu ."
Dengan susah payah Mia dan Anita membujuk , akhirnya Amyra pun mau di ajak pulang terlebih dulu . Sebenar nya Anita tidak mengerti pada Amyra, saat di taman tadi Amyra baik - baik saja , ceria , gembira malah dia yang paling bersemangat dalam berlari.
Namun ,setelah Amyra hilang tiba - tiba saja Amyra menangis terus merengek minta di antar ke kantor papa nya dan bersikekeh ingin bertemu tante baik nya .
Ada apa sebenar nya dengan Amyra ? kenapa tiba - tiba begini ? apa mungkin Amyra kangen sama tante baik .
Batin Anita yang terus memandang wajah imut cucu nya itu , Selama perjalanan pulang Amyra tidak berbicara sepatah kata pun , dia hanya diam dan merenung tidak seperti biasa nya yang cerewet dan bawel .
Anita jadi penasaran sebenarnya apa yang membuat cucu nya yang ingin menemui Amyra.
"Sayang itu bunga siapa ? dari tadi kamu pegang terus ." tanya Anita pada cucu nya itu .
"Ini punya tante baik oma, gak sengaja terbuang ." jawab Amyra kecil dengan suara marau nya .
Oh, jadi Amyra ingin mengembalikan bunga itu pantas saja kekeuh kepingin ke kantor nya pak bos
Batin Mia yang duduk di jok depan .
Setelah itu tidak ada pembicaraan apapun dalam mobil selama perjalanan .