Amyra [ ]

Amyra [ ]
Tunangan


London


Kenapa aku masih merindukan mu Riz, kenapa susah sekali menghilangkan rasa cinta ini untuk mu ! Hari ini adalah hari tunangan ku bersama Nico aku berharap kamu datang dan menghentikan ku namun, itu tidak mungkin karena kamu hanya mencintai Aisyah .


Amyra menatap sendu sungai Thames di depan nya , sungai yang luas dan menjadi tempat mengadu bagi Amyra . Setiap kali ada masalah Amyra selalu mencurahkan hati nya disini dan hanya angin yang mendengarkan curahan hati nya .


London, itulah tempat dimana awal kehidupan baru nya di mulai lima tahun lalu Amyra datang ke negri ini untuk melupakan orang yang di cintai nya , Rizky ! yah itulah dia laki - laki yang selalu dia cintai .


Seiringnya waktu Amyra memulai hidup baru nya di london , pelan - pelan Amyra mulai melupakan Rizky walau di hati nya paling dalam cinta untuk Rizky tidak pernah pudar . Sampai akhir nya Amyra harus kembali ke tanah air nya karena keadaan yang memaksa . Dan membuat kehidupan masalalu nya kembali .


"Amyra ."


Seru seseorang membuyarkan lamunan nya. Amyra pun menoleh ke sumber suara . Amyra tersenyum ketika melihat siapa yang datang .


"Amyra , ayo kita pulang ! kamu harus segera siap - siap untuk acara tunangan mu itu , kau harus berdandan yang cantik


iya kan ! ." ujar Grace .


Grace adalah teman Amyra di london salah satu teman yang selalu mendukung nya . Amyra hanya tersenyum dan mengangguk lalu melangkah pergi meninggalkan sungai Thames yang begitu indah .


"Amyra aku akan mendandani mu sangat cantik , karena hari ini adalah hari bahagia mu ." ucap Grace yang menggandeng tangan Amyra


"Terima kasih Grace ." Amyra tersenyum .


Hari ini , mulai saat ini ,kehidupan baru ku akan segera di mulai . Sekarang aku mengerti lebih baik di cintai dari pada harus mencintai . Aku sudah memilih jalan hidup ku dan Nico lah laki - laki yang ku pilih . Selamat tinggal Rizky , sudah cukup hati ini terus menunggu mu mungkin sudah saat nya untuk aku melupakan mu .


###


Dua sejoli saling melingkarkan cincin tunangan nya di jari manis nya .Satu cincin melingkar di jari manis Amyra , cincin yang sangat indah , cantik dan elegant . Dan cincin yang satu nya melingkar di jari Nico .


Semua tamu undangan bertepuk tangan , ikut bahagia di hari yang bahagia ini . Mereka memberi selamat kepada kedua sejolie di depan nya , hari ini Nico dan Amyra resmi bertunangan .


"Terima kasih Amyra , atas kesempatan yang kamu berikan untuk ku , kesempatan untuk memiliki mu ." ucap Nico yang menggenggam tangan Amyra .


"Akan aku jaga kesempatan ini , untuk selalu membuat mu bahagia , apa pun itu . Dan aku akan selalu menyayangi mu aku akan menjaga hati mu . "


"I love you ."


Nico mencium lembut punggung tangan Amyra .


Amyra tersenyum


"Terima kasih Nico , kamu selalu ada untuk ku dan kamu setia menunggu ku , bantulah aku untuk mencintai mu ." ucap Amyra demikian .


"Aku akan selalu menunggu mu Amyra , aku yakin hati mu akan terbuka untuk ku ."


Nico memeluk Amyra hangat , penuh cinta dan kasih sayang .


Sakit , yah memang sakit ! ketika cinta tak terbalaskan , namun dengan keyakinan hati dan kesabaran yang selalu menanti akhir nya cinta ku terbalas sudah , tak akan ku biarkan kamu pergi lagi Amyra , akan ku pegang erat cinta ini untuk selama nya .


###


Beberapa bulan kemudian


Jakarta


"Rizky ." teriak seorang wanita yang menjadi kekasih nya saat ini . Rizky sudah kembali membuka hati nya untuk wanita lain .


Wanita itu adalah Jessi, Jessica sahabat kecil Rizky yang kini sudah menjadi kekasih nya .


Rizky tersenyum melihat Jessi yang berjalan ke arah nya , wanita itu selalu menyempatkan waktu untuk datang ke perusahaan nya dan hampir setiap hari .


"Mau kemana ? aku baru aja mau ke ruangan mu ." tanya Jessi yang melihat Rizky keluar dari lobby .


"Biasa nya bilang - bilang dulu , mau ke sini ? aku mau meeting di luar sekarang mau berangkat ." ucap Rizky .


"Padahal aku mau ajak kamu makan siang bareng , tapi.. kamu mau meeting kan ! Ya sudah , aku pulang saja ."


Jessi sedikit kecewa karena acara makan siang nya batal karena Rizky juga harus meeting .


"Ya udah gini , aja kamu tunggu aja di ruangan aku ya , nanti setelah meeting aku jemput kita makan siang bareng ."


"Serius ? Mmm.. makasih sayang , kamu selalu ada untuk aku ."


Jessica memeluk Rizky .


"Ya , udah aku berangkat dulu ya takut telat gak enak sama klien . " ujar Rizky .


"Tunggu dulu sayang , " Jessi menghentikan langkah Rizky


"Apa ?"


"Kaya nya aku gak nunggu di sini , nanti kamu jemput aku di taman anggrek saja ya ! Soal nya aku mau nemenin Ara ke makam Aisyah , jadi aku mau jemput Ara dulu ke sekolah ."


Ara adalah Amyra buah hati kecil Rizky yang sekarang selalu di panggil nama Ara .


Rizky menyukai Jessi , karena Jessi sangat baik menurut nya . Hampir setiap hari Jessi selalu berziarah ke makam Aisyah dan Jessi juga sangat menyayangi Amyra putri nya , Itulah yang membuat Rizky mau membuka hati nya untuk Amyra .


"Mau aku antar ?"


"Tidak usah sayang , aku kan bawa mobil ."


"Ya udah kalau gitu aku duluan ya ." Rizky masuk ke dalam mobil nya .


"Good luck sayang , sampai ketemu nanti ."


Jessica melambaikan tangan dan tersenyum .


Pedih rasa nya saat orang yang kita sayangi tidak pernah memanggil kita sayang .


Itulah yang di rasakan Jessica , mungkin orang lain lihat hubungan mereka begitu harmonis , dan saling mencintai , namun hanya Jessica lah disini yang selalu memanggil kekasih nya sayang dan berharap Rizky pun akan memanggil nya sayang .


Namun , itu tidak pernah terjadi . Jangankan memanggil nya sayang , memeluk atau mencium nya pun tidak pernah , mungkin hanya Jessi yang selalu melakukan itu .


"Aku berharap suatu saat nanti kamu akan mencintai ku dengan tulus bukan karena rasa kasihan , aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk mu , aku berjanji aku bisa menjadi Aisyah yang kamu rindukan ."


Batin Jessica yang menatap kepergian Rizky .


Setelah mobil Rizky melaju jauh , Jessica pun berjalan dan masuk ke dalam mobil nya , meninggalkan A.R.words perusahaan kekasih nya itu .


Jessica melajukan mobil nya dengan kecepatan standar membelah jalanan kota yang mulai padat , menuju sekolah Amyra , putri kesayangan sang kekasih.