Amyra [ ]

Amyra [ ]
RENCANA TUHAN


Tok..tok..tok..


Anita mengetuk pintu kamar Rizky


" Riz , ini mama boleh masuk ?" ucap Anita


"Masuk saja ma " sahut Rizky .


Setelah mendapat jawaban dari Rizky Anita pun membuka pintu lalu masuk .


" Ada apa ma " tanya Rizky yang duduk di bibir ranjang .


Anita pun menghampiri Rizky lalu duduk di samping ya " Rizky ada apa cerita sama mama " ucap Anita yang mengelus lembut pundak Rizky


" Setelah pulang jemput Amyra kamu jadi berbeda , ada apa ? "


" Mama dengar dari Amyra katanya kamu jadi sedih setelah ketemu tante baik , kenapa ?


" Kamu marah , atau takut tante baik itu akan mengambil Amyra ? kamu jangan terlalu posesif biarkan saja Amyra itu masih kecil mama yakin wanita itu wanita baik dan tidak akan menyakiti Amyra " ujar Anita


" Ya wanita itu memang baik dan mama juga kenal dengan wanita itu " ujar Rizky yang menatap Anita .


" Mama kenal ? memang nya siapa wanita itu ? " tanya Anita heran .


?


" Wanita itu Amyra " ucap Rizky


" Maksud kamu ? A..Amyra "


" Iya ma Amyra yang dulu pernah menghancurkan rumah tangga ku Amyra kisara "jelas Rizky


" Apa? bukankah Amyra di luar negri ? kok bisa dia bertemu Amyra " gumam Anita yang memikirkan bagaimana bisa Amyra bertemu dengan cucu nya .


" Jadi tante baik itu Amyra " gumam Anita


" Lalu apa yang kamu pikirkan ? " Tanya Anita yang menatap Rizky .


" Aku bingung ma, apa yang harus aku lakukan " Ucap Rizky seraya mengusap wajah nya dengan kedua telapak tangan nya .


" Haruskah aku melarang Amyra untuk tidak dekat dengan putri ku " sambung Rizky yang memang tidak ingin lagi ada Amyra dalam kehidupan nya .


" Jangan, kamu jangan lakukan itu Amyra masih kecil dia sangat dekat dan juga nyaman dengan Amyra jadi biarkan saja ." ucap Anita yang memberikan saran karena Amyra cucu nya tidak ada hubungan nya dengan masalalu mereka .


" Kamu tenangkan diri kamu dulu , mama keluar dulu nya mau cek Amyra udah makan atau belum " Ujar Anita yang melangkah keluar dari kamar .


" Iya ma " Jawab Rizky singkat .


" Ya tuhan apa rencana mu kenapa kau mempertemukan mereka kembali ? apa ini rencana mu tuhan , apa ini tanda nya mereka akan kembali bersama " batin Anita yang masih berdiri di depan pintu kamar Rizky .


Tidak ada yang tahu rencana tuhan , apapun itu pasti yang terbaik untuk hambanya .


Di halaman rumah Amyra sedang bermain sepeda seraya di suapin Mia .


" Amyra cucu oma sudah jago ya main sepeda nya " Ujar Anita yang baru saja datang menghampiri Amyra dan Mia .


" Oma " teriak Amyra ketika melihat Anita , lalu menghentikan sepeda nya dan menghampiri Anita .


" Eh.. cucu oma , udah pinter aja ya main sepeda nya " Ucap Anita yang menggelitik dagu Amyra


Mia yang melihat itu hanya tersenyum.


" Mia Amyra ,sudah di kasih makan ? " Tanya Anita yang menatap Mia sekilas .


" Sudah bu bos , ini lagi di suapin " Jawab Mia .


" Makan nya abisin nya sayang , sambil duduk sini sama oma " Ajak Anita yang duduk di kursi taman rumah .


" Sepeda nya taro dulu , awas jangan lari nanti jatuh " Ucap Anita yang melihat Amyra berlari ke arah nya .


" Oma , papa masih sedih gak ? " Tanya Amyra polos


Mia dan Anita tersenyum getir


"Mm.. papa sudah gak sedih kok sayang , papa hanya kecapean butuh istirahat " timpal Anita .


" Papa gak suka ya oma sama tante baik " Ucap Amyra yang merasa sedih


" Kata siapa ? tante baik kan baik jadi gak mungkin papa gak suka " ujar Anita menenangkan Amyra .


" Iya Oma , tante baik itu sangat baik nanti aku temuin oma sama tante baik nya " ujar Amyra gemas yang berada di pangkuan Anita .


" Hm.. " Gumam Anita menanggapi ucapan cucu nya itu .


Di apartemen nya Amyra duduk di tepi ranjang kamar nya sambil memikirkan kejadian di taman tadi .


Amyra tidak menyangka akan bertemu secepat ini dengan Rizky dan ternyata Amyra adalah putri Rizky dan Aisyah .


Pertemuan nya itu mengingatkan kembali dirinya pada masa lalu nya setelah sekian lama dirinya mencoba untuk melupakan Rizky kenapa kini kembali di pertemukan itu membuat hati Amyra sesak .


" Ya tuhan apa rencana mu ? bila kami tidak berjodoh kenapa kau temukan kami kembali " batin Amyra seraya menyentuh dada nya yang sesak .


" Setelah sekian lama aku mengubur dalam dalam rasa ini dan sekarang aku harus melawan rasa ku ini agar tidak kembali muncul karena aku tahu aku tidak mungkin bisa bersatu dengan nya .


Tapi .. apa aku bisa , menahan rasa ini ?


Amyra kamu harus bisa , sekarang kamu sudah memiliki Nico yang mencintai mu kamu harus bisa menahan nya ." Amyra terus bergulat dengan hati nya .


Amyra takut perasaan nya akan muncul kembali karena Amyra tidak ingin melakukan hal bodoh lagi hanya demi keegoisan nya semata.


Amyra tidak ingin mengganggu lagi rumah tangga Rizky dan Aisyah apalagi sekarang mereka sudah mempunyai putri kecil yang melengkapi hidup mereka.


Dan Amyra pun sudah membuka hati nya untuk Nico dia juga harus menjaga perasaan Nico Amyra tidak boleh menyakitinya .


Drt..drt..drt..


Disaat Amyra sedang bergulat dengan hati nya tiba tiba ponsel nya berdering menandakan ada panggilan.


" Nico " Gumam Amyra yang menatap layar ponsel , Amyra menghela nafas sejenak lalu mengangkat telepon nya .


" Halo sayang "ucap Nico di ujung sana


" Iya Nico " Amyra masih saja canggung pada Nico panggilan nya pun masih kaku tidak seperti Nico yang sudah memanggil nya dengan panggilan sayang .


" Are you ok ? " tanya Nico di ujung sana katena merasa ada yang beda dari ucapan Amyra seperti sudah menangis .


" I'm fine " Jawab Amyra singkat mencoba tersenyum .


" Ada apa Nico ? " tanya Amyra


" Aku hanya ingin mengabari kekasih ku ini kalau aku sudah tiba di london " ujar Nico yang baru tiba bandara .


" Oh iya syukurlah kalau kau tiba dengan selamat " ujar Amyra


" Amyra kau yakin baik baik saja ? sepertinya kau ada masalah " ujar Nico yang curiga karena merasa aneh dengan suara Amyra yang kaku .


" Tidak ada apa apa , aku hanya lelah saja baru pulang dari AR.words untuk membicarakan masalah kontrak " ujar Amyra


" Oh , lalu bagaimana ? kau jadi bekerja di sana ? "


" Iya , mulai besok aku mulai pemotretan " ujar Amyra .


" Kamu pasti sibuk nanti , tapi sesibuk apapun kita harus tetap luangkan waktu aku akan menghubungi mu 1 jam sekali " ujar Nico


" Nico ,berbicara di telpon saja kau sudah satu jam kalau kau menghubungi ku 1 jam sekali kapan kau akan bekerja dan aku juga tidak bisa bekerja " timpal Amyra dan Nico tertawa menanggapi ucapan Amyra itu .


" Habis kita sekarang jauh aku tidak bisa bertemu setiap hari , setiap waktu , aku akan merindukan mu " ujar Nico menggoda


" Nico kau terlalu berlebihan kita ini sudah bukan ABG lagi , tapi gombal mu seperti ABG saja " timpal Amyra . Nico hanya tersenyum di ujung sana .


" Iya iya aku gombal karena kamu , tapi ingat jangan lupa makan jaga kesehatan jangan terlalu capek "


" Nico kau masih saja bawel " sanggah Amyra


" Aku bukan bawel tapi perhatian "


"Iya .. terimakasih karena sudah perhatian " ucap Amyra .


" Kalau begitu sudah dulu nya aku tutup telepon nya nanti ku kabari lagi setelah aku sampai di rumah "


" Hm , hati hati "


" Bye .. sayang love you "


" Bye .. " Jawab Amyra singkat tapi tidak menjawab perkataan Nico yang love you Amyra langsung menutup telepon nya .


Tut.


Di ujung sana Nico hanya menghela nafas kasar , dia tahu bahwa Amyra belum benar benar mencintai nya .


" Aku yakin kau akan mencintaiku dan aku akan membuat kau jatuh hati pada ku Amyra " Gumam Nico setelah menutup telepon nya .


" Maaf bila aku terlalu posesif , itu karena aku tidak ingin kau jatuh ke pelukan orang lain terutama Rizky " sambung Nico lalu melangkah masuk ke dalam mobil taksi dan pergi meninggalkan bandara .