LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER

LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER
LS-08


RENCANA 02


Perusahaan CR-BGTA ....


Setelah menerima telpone dari atasannya, Natha langsung bergegas menuju ke ruangan CEO. Sebelumnya Natha meminta Izin pada Sam untuk menemui sang CEO. Tidak ada perasaan berlebihan yang dirasakan Natha saat sang CEO memanggilnya. Natha tau bahwa tujuan sang CEO memanggilnya adalah menyangkut rencana mereka beberapa hari yang lalu, dimana El meminta agar Natha membantu El untuk mencari tau siapa pemilik Restoran tersebut.


Ketika tiba di lantai 36 , Natha menuju ruangan CEO dan langsung mengetuk pintu karena sekertaris El tidak berada di tempatnya.


Tok .... tok ... tok ....


"Masuk." seru El dari dalam ruangannya mempersilahkan Natha masuk kedalam ruangannya.


Saat El melihat Natha, El berdiri dari kursi kerjanya namun saat El akan berjalan menuju Natha,, Handphone El berbunyi ..... .... .....


"Tunggu sebentar yah Nath, aku mau angkat telpone dulu," ucap El dan menyuruh Natha untuk duduk di sofa..


Natha hanya mengangguk tanda mengerti.


"Tumben kak El bicara santai di jam kerja atau mungkin karena hanya ada aku dan kak El disini ," pikir Natha..


Selesai El menerima telpone, El menuju tempat dimana Natha berada selanjutnya duduk berhadapan dengan Natha.


"Apa kau mencurigai seseorang di perusahaan ini Nath?" Tanya El langsung pada Natha tanpa basa basi terlebih dulu.


"Maksud Señor?" ucap Natha sopan mengingat saat ini masih jam kerja.


"Aku tau kamu bukan hanya gadis biasa Nath, Aku tau kamu pasti mencurigai seseorang di perusahaan ini." jelas El


"Dan bisakah kau tidak memanggilku dengan sebutan Señor?" omel El mendengar Natha menyebutnya Señor..


"Hmmmm... Baiklah Kak" ucap Natha tersenyum manis..


"Kak El benar,, Natha memang mencurigai seseorang di perusahaan ini. Hanya saja Natha masih bingung apakah memang Dia orangnya dan jika memang apa motifnya." ucap Natha pada El


"Apa yang membuatmu mencurigai orang itu Nath?" tanya El ingin tau.


"Natha mencurigai orang itu karena Natha terlebih dahulu mencari informasi mengenai perusahaan kak El."


"Siapa orang-orang yang bekerja di perusahaan ini sebelum kak El menjadi CEO disini. Dari sekian banyak orang yang Bekerja di perusahaan ini, Natha mencurigai orang itu alasannya karena orang itu yang lebih mengerti perusahaan ini dari pada kak El. Orang itu yang tau kelemahan kak El sehingga memudahkannya melakukan hal ini dan orang itupun tau akan kelemahan Tuan David hingga ia memanfaatkan situasi tersebut." Jelas Natha ..


" Hanya saja Natha bingung apa sebenarnya motif orang itu hingga melakukan hal ini. Natha memang tidak mengenal orang itu secara pribadi namun jika dilihat orang itu memiliki perilaku yang baik dan sopan terhadap orang yang ditemuinya." sambung Natha..


"Maaf karena telah melakukan hal itu kak." ucap Natha merasah bersalah..


"Tidak masalah Nath, Kau melakukan hal yang benar." ungkap El tersenyum bangga pada Natha


"Aku juga berpikir sama sepertimu Nath. Aku telah menugaskan seseorang untuk mencari tau siapa sebenarnya orang itu ... " jelas El


"Apa kita mencurigai orang yang sama kak?" Tanya Natha


"Yaa.. kita mencurigai orang yang sama Nath." sahut El mengangguk.


Nathapun hanya menganggukkan kepalah tanda ia mengerti. Natha tau pasti El sudah melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Natha.


"Apa yang akan kak El lakukan selanjutnya" tanya Natha penasaran


"Aku akan menugaskan Leo dan Sam menuju ke Villa weekend nanti agar tidak ada yang curiga. Bagaimana menurut kamu Nath?" Tanya El


"Menurut Natha itu ide yang bagus." ucap Natha sambil tersenyum manis.


El hanya tersenyum mendengar jawaban Natha dan tanpa mereka berdua sadari mereka terlihat sangat dekat..


"Kalau boleh Natha tau, siapa yang kak El tugaskan untuk mencari tau siapa orang itu ?" tanya Natha lagi ingin tau.


"Aku akan menugaskan Cornelius dan Cornelia,, mereka berdua adalah saudara kembar dan mereka adalah kepercayaanku dalam hal seperti ini" jawab El


(*)


Cornelius Abigael dan Cornelia Abigail adalah saudara kembar dan adalah kepercayaan El sekaligus tangan kanan El. El sangat mempercayai kedua saudara kembar ini karena mereka sudah saling mengenal sejak lama. Cornel dan Elia sudah kehilangan orang tuanya saat mereka berumur 5 tahun, sehingga mereka harus tinggal di panti asuhan. Mereka tumbuh menjadi anak-anak yang baik, sopan dan cerdas. Karena kecerdasan keduanya kakek El mengangkat kedua saudara kembar ini menjadi cucu angkatnya. Kakek El mengurus dokumen-dokumen untuk menjadikan kedua saudara kembar ini cucu sah nya menurut hukum. Dan ketika kedua saudara kembar ini sah menjadi cucu kakek Thomas (nama kakek El), keduanya resmi menggunakan nama belakang Christopper. Namun kedua saudara kembar ini tidak sembarangan menggunakan nama belakang Christhopper karena mereka ingin menyembunyikan status mereka pada org" apalagi rekan bisnis kakek Thomas. Hanya orang-orang tertentu yang mengetahui status Cornel dan Elia. El dan Ellapun sangat menyukai Cornel dan Elia. Mereka tumbuh bersama layaknya kakak adik sedarah.. Cornel dan Elia berusia 29 tahun, 1 tahun lebih tua dari El.


Cornelia menjabat sebagai CEO di perusahaan El yaitu DN-BGTA dan dibantu oleh saudara kembarnya Cornelius. Cornelius sangat ahli dalam bidang IT, sedangkan Cornelia sangat ahli dalam berbisnis.


Cornel dan Ellia sangat menyayangi kakek Tomas dan Nenek Sofia juga Mommy Emma dan El serta Ella. Karena Mereka memperlakukan Cornel dan Elia seperti keluarga mereka sendiri tanpa membedakan status. Kasih sayang dan Cinta dalam keluarga Christhopper selalu dirasakan oleh kedua saudara kembar ini. Karena itulah Cornel dan Elia bertekat untuk melindungi keluarga Christhopper. Hanya Keluarga Christhopper yang tau akan keahlian kedua anak kembar ini, karena sebelum melakukan sesuatu, Cornel dan Elia terlebih dahulu meminta izin kepada kakek dan nenek serta mommy Emma yang sudah mereka anggap seperti mommy mereka sendiri. Karena dukungan yang diberikan keluarga Christhopper menjadikan Cornel dan Elia bersemangat dalam belajar dan melakukan keinginan mereka.


(*)


"hmm.. Baiklah kak" ucap Natha mengerti "Kalau begtu Natha lembali ke ruangan Natha dulu ya kak." pamit Natha


Sebelum Natha beranjak dari tempat duduknya,,


"Kamu sebentar pulang sama siapa Nath?" tanya El basa basi karena masih ingin bersama wanita yang dicintainya...


"Natha pulang sendiri kak, kan Natha bawa mobil sendiri" jawab Natha yang bingung mendengar pertanyaan El.


"Hmm..." El mengangguk tanda mengerti.


"Apa Kamu ada acara malam ini, Nath?" tanya El yang sebenarnya gugup mengatakan hal itu namun Ia masih bisa menutupi kegugupannya...


"hmmmm" berpikir


"Sepertinya tidak ada kak, Natha langsung pulang saja sebentar." jawab Natha terlihat santai namun Jantungnya berdisko ria di dalam sana. "tumben?" Batin Natha bertanya-tanya dengan sikap El yang menurutnya tidak seperti biasanya..


"Makan malam bersama yuk." ucap El tenang


"Deg."


"hmmm" terdiam


"Boleh. Tapi ajak kak Salsa ya kak." ucap Natha memberi Ide


"Kok sama salsa sih Nath, aku maunya berdua saja" batin El tidak menyetujui ide Natha...


"Salsa mungkin sibuk Nath,," jawab El seadanya mengingat Ia dan Salsa sudah tidak memiliki hubungan spesial lagi dan sudah tidak saling memberi kabar karena kesibukan masing.


"Mungkin? Kok mungkin sih kak bukannya kak El sama kak Salsa pacaran yah?" Tanya Natha bingung dengan jawaban El


"Aku sama Salsa sudah tidak punya hubungan spesial lagi." jawab El melihat kebingungan Natha akan jawabannya tadi..


"Kok bisa kak, padahal kka terlihat cocok bersama kak Salsa" ucap Natha sedih... walaupun Natha mencintai El tapi Natha sangat menyayangkan berakhirnya hubungan El dan Salsa karena menurut Natha, El dan Salsa sangat cocok.


"Jadi bagaimana? Mau makan malam bersama?" Tanya El kembali mengalikan pembicaraan ...


"Hanya berdua kak?" Tanya Natha


"Klo hanya berdua nanti dikiranya Natha dekatin kak El trus kalau di lihat kak Salsa...... Natha nggak mau ada salah paham nantinya" batin Natha dilema harus mengiyakan atau menolak....


" Ia ... berdua kamu mau kan?"


hening .. ...


"Please Nath" ucap El memohon agar Natha mau makan malam bersama...


"Baiklah kak, Natha mau,


Nanti kak El kirim alamatnya saja sama Natha ..." jawab Natha mengiyakan ajakan El karena merasa tidak enak pada El yang memohon pada Natha.


"Nanti aku yang jemput Nath, sekalian mau izin sama papa dan mama,, nggak enakkan kalau anak gadis orang di ajak makan malam trus yang ajaknya nggak izin sama yang punya anak gadis itu." ucap El tersenyum senang karena Natha mengiyakan ajakan El.


"Baiklah, kalau bgtu Natha kembali ke ruangan Natha dulu ya kak." Pamit Natha sambil memberi hormat pada El


"Jam 7 aku jemput Nath,," seru El


"Ia kak." ucap Natha sambil berjalan keluar dari ruangan El.


(*El sebenarnya sudah sangat mengenal keluarga Natha, hanya saja El harus pinter dalam menempatkan dirinya. Karena keluarga Natha bukan keluarga sembarangan. Bahkan El menganggap orang tua Natha seperti orang tuanya sendiri. Papa dan mama adalah panggilan El pada orang tua Natha.*)


______________________________________


(*) Thankyou for Reading 😇