
AWAL CINTA
“Nathania”
Gadis dengan paras yang cantik dan cerdas. Sangat menyukai music, menyukai sesuatu yang tertantang dan sangat menyukai seni seperti desain. Gadis dengan pemikiran positif dan dewasa dalam mengambil keputusan. Memiliki tinggi 165cm dengan berat 50kg. Menjadikan gadis cantik ini terlihat seperti wanita karir.
*****
Bogota, Kolombia
Pukul 07.00 di kediaman keluarga Alexander
Terlihat Seorang gadis cantik sedang menuruni tangga dengan anggunnya sambil membawa handbag kesayangannya.
“Buenos dias Madre Padre" ucap Natha memberi salam pada kedua orang tuanya yang sedang berada di ruang makan sambil mencium pipi Tuan Michael dan Nyonya Beatrix..
“Buenos dias muy querido" balas Tuan dan Ny. Alexander tersenyum..
“mau sarapan dulu atau mau langsung berangkat Nath?” tanya mama Beatrix pada anak perempuannya itu..
"Mau sarapan dulu ma, Natha masih ada waktu kok” jawab Natha dengan senyuman cantiknya.. Roti tawar dengan Selai Coklat serta Lemon tea hangat menjadi sarapan Natha pagi itu.
Tidak ada percakapan yang terjadi saat sarapan, hanya bunyi peralatan makan yang terdengar di pagi itu hingga selesai sarapan.
“Ma..Pa.. Natha berangkat kerja dulu yah” ucap Natha yang telah selesai sarapan sambil mencium tangan Tuan dan Nyonya Alexander.
“Ia sayang hati-hati yah,” seru mama dan papa Natha,, "INGAT! Jangan melewatkan makan siangmu sayang,” tambah mama mengingatkan ..
“Ia maa paa.” jawab natha..,
“Siap mama sayang" ucap Natha tersenyum manis. "Mama papa juga makan yang teratur dan jangan lupa minum Vitamin pagi ini.” sambung Natha sebelum meninggalkan kedua orang tuanya di ruang makan.
Natha mengendarai mobil sport kesayangannya meninggalkan mansion keluarganya menuju perusahaan tempatnya magang.
*****
Setelah Natha berangkat kerja, Tuan dan Ny. Alexander bersiap-siap menuju ke perusahaan mereka masing-masing.
Tuan Michael terlebih dahulu mengantar Ny. Beatrix ke perusahaan Fashion milik Ny. Beatrix.
“Hati-hati sayang.” ucap Tuan Michael pada Ny. Beatrix ketika tiba di depan perusahaan MATHEA-BE.
“Ia paa." ucap Ny. Beatrix,,
"Ingat untuk tidak melewatkan makan siangmu sayang." tambah Ny.Beatrix mengingatkan.
"Ia sayang." jawab Tuan Michael tersenyum.
Sebelum melanjutkan perjalanan, Tuan Michael terlebih dahulu mencium kening Ny.Beatrix.,
"Te amo querida ... que Jesús te bendiga" kata Tuan Michael sebelum meninggalkan Ny.Beatrix.
" Yo también te amo mi esposo .... que Jesús te bendiga" ujar Ny.Beatrix dengan senyum manisnya.
Walaupun usia Tuan dan Ny. Alexander sudah tidak mudah lagi tapi mereka berdua selalu terlihat harmonis.
Karena ketika ada masalah datang dalam keluarga mereka, mereka selalu membicarakannya dengan kepalah dingin sehingga selalu ada solusi dalam memecahkan setiap masalah yang ada. Setiap masalah yang di hadapi menjadi pelajaran berharga bagi Tuan dan Ny. Alexander sehingga menjadikan keluarga mereka lebih harmonis. Saling mengerti dan saling percaya adalah kunci utama dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
*****
Perusahaan CHRISTOPPER-BGTA
Pukul 08.10 Natha tiba di perusahaan tempat magangnya. Perusahaan besar dengan nama CHRISTOPPER-BGTA menjadi tempat magang Nathania. Natha memilih magang di perusahaan ini karena Natha ingin lebih mandiri dengan tidak bergantung pada kedua orang tuanya. Natha ingin memulai dan belajar dengan usahanya sendiri agar Dia mampu mengelolah perusahaan Papa dan Mamanya kelak.
Ketika mobil sport kesayangannya terparkir sempurna, Natha melanjutkan langkah kakinya menuju ruang kerjanya di devisi keuangan.
“Selamat Pagi.” ucap Natha bersemangat pada kedua rekan magangnya di perusahaan ini.
“Selamat Pagi Nath ” jawab Sam dan Ella bersamaan ..
“Tumben kamu telat Nath." Celoteh Sam pada Natha.
“Ia, tadi macet di depan 😁.” ucap Natha pada Sam sambil tersenyum memperlihatkan barisan gigi putihnya ...
Pada saat mereka bertiga sedang asik berceloteh, kepala Devisi Keuangan masuk ke ruangan tersebut.
(*Samantha Rachel dan Daniella Victoria Christhopper adalah sahabat baik Natha. Mereka sama-sama mengambil jurusan managemen bisnis di tempat mereka kuliah. Dua gadis cantik dengan kecerdasan yang dimiliki masing-masing dan memiliki kepribadian yang baik menambah kecantikan pada diri mereka. Samantha adalah gadis periang dan friendly pada orang yang ditemuinya sangat berbeda dengan Ella yang cuek pada orang yang tidak dikenalnya*.)
“Selamat Pagi.” ucap kepalah devisi keuangan kepada Sam, Natha dan Ella.
“Selamat Pagi kak Harry .” balas mereka serentak sambil tersenyum ramah (mereka sangat akrab dengan kepalah devisi keuangan karena mereka telah 1 bulan melakukan magang di perusahaan ini, dan setiap pagi selalu saja ada drama saling menggoda diantara mereka).
Setelah itu mereka melanjutkan tugas kerja dan tanggung jawab mereka masing-masing hingga Jam istirahatpun tiba.
“Ayo makan siang, laper nih.” seru Ella sambil memegang perutnya,,
“Yuk ahh” jawab Sam, tidak lupa mereka berdua memanggil Natha yang masih sibuk dengan layar komputernya.
Natha, Sam, dan Ella menuju kantin perusahaan CR-BGTA (singkatan CHRISTOPPER-BGTA). Tidak ada yang tau siapa sebenarnya Ella di perusahaan ini selain kepalah Devisi Keuangan dan kedua sahabatnya Sam dan Natha.
Ketiga sahabat ini tidak menggunakan nama belakangnya ketika berada di tempat mereka bekeja. Hanya orang-orang tertentu yang mengenali mereka bertiga alasannya adalah karena mereka ingin menggapai mimpi mereka dengan kemampuan mereka sendiri tanpa pengaruh nama orang tua mereka. Tiga gadis cantik ini selalu terlihat bahagia ketika bersama, tidak ada hal yang di sembunyikan ketiga sahabat ini ketika mereka ada masalah.
Saat mereka sedang menikmati makan siang masing-masing, seorang laki-laki tampan menghampiri mereka bertiga.
"Hai kak."ucap ketiga gadis cantik itu bersamaan membalas sapaan laki-laki tampan itu..
"Kelihatannya kalian senang banget nih.” ucap Leonard kepada tiga wanita cantik ini.
Karyawan yang melihat kedekatan keempatnya tidak merasah aneh karena setiap jam istirahat mereka selalu terlihat bersama walau hanya sebentar.
“Ia nihh lagi senang, kan kita lagi makan jadi senang dong. Apalagi ada kak Leo.” balas Sam pada laki-laki yang disukainya itu.
“Yah sudah,kamu makan yang banyak yah sayangnya kakak.” ucap Leo kepada Sam menggoda,,
“Siap sayangnya akuuu.” balas Sam pada Leo, tak kalah.
Natha dan Ella hanya tersenyum melihat drama siang itu antara Sam dan Leo.
Tak lama kemudian Leo pamit pada Sam, Natha dan Ella. Setelah itu Leo kembali ke ruangan tempatnya bekerja yang berada di lantai 36 ...
Sebenarnya Leo merindukan gadis kecilnya itu hingga Ia menyempatkan diri menemui gadis kecilnya di kantin seperti biasanya.
Kedua sahabat Sam sudah tidak heran lagi dengan tingkah Sam dan Leo yang saling menggoda. Natha dan Ellapun tahu bahwa Sahabat mereka Samantha dan Leonard saling menyukai, hanya saja belum diresmikan menjadi pasangan kekasih.
Flashback .....
2 Tahun yang Lalu di kediaman Keluarga Christhopper.
Ella dan Sam sedang menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan Dosen kepada mereka, seharusnya bersama Natha tapi karena Natha sedang ada urusan penting jadilah hanya Sam dan Ella yang melakukan tugas kelompok tersebut.
Saat mereka sedang serius belajar, El datang bersama seorang pria..
El “Selamat Sore sayang”
Ella “Selamat Sore kak” sambil mencium tangan kakak tersayangnya,
El “lagi apa?"
Ella "lagi buat tugas kelompok kak"..
El "hanya berdua?" tanya El bingung karena biasanya Ella bersama 2 sahabatnya..
Ella "ia kak, Natha lagi keluar Negara jadinya hanya kita berdua deh"
El "ohh" .. "mama dimana de?” sambung El
Ell “mama ada di ruang kerja kak, mungkin lagi melukis”
El “oh, yah sudah lanjutkan belajar kalian”, Ella hanya mengangguk setuju. Namun Sebelum El pergi, Ella terlebih dahulu mencegah kakaknya,
“Kak tunggu deh, ini siapa?” tanya Ella pada El yang heran melihat seseorang pria yang tidak di kenalnya karena tak biasa kakaknya membawa orang asing di kediaman mereka..
“oh, ini Leo, asisten pribadi kakak yang baru,, Kamukan tau sendiri kalau Paman Handrik sudah kembali kerja sama kakek lagi , katanya mau jagain kakek."
(*Hendrik merupakan asisten Pribadi kakek El yang tetap setia hingga El menggantikan kakeknya*).
Leo juga adalah sahabat kakak waktu SMA dulu hanya saja Leo sempat kuliah di Luar Negara” ucap El pada Ella,, “dan Leo ini Ella adik perempuanku satu-satunya, (Ella dan Leo saling berjabat tangan sebagai tanda perkenalan) dan itu (sambil menunjuk ke arah Sam yang sedang sibuk belajar) Samantha, sahabat adikku” karena merasa namanya disebut, Sam langsung melihat ke arah El dan Leo ..
Deg...... (saat pertama kali melihat Leo, jantung Sam langsung berdetak kencang)
“Hmmm.. Samantha, biasa di panggil Sam” sambil memberi salam kepada Leo
“Leonard ... panggil saja Leo” ucap Leo yang menutupi kegugupannya memandang gadis cantik dan imut yang berada di depannya.
“Ada apa dengan jantungku, apa mungkin jantungku bermasalah atau inikah yang namanya Jatuh Cinta pada
pandangan pertama.“ batin Leo dan Sam bersamaan.
Itulah awal perkenalan Leo dan Sam, dan awal mereka saling Jatuh Cinta.
Flasback off.....
(*Leonard Rider adalah Assisten Pribadi El. Berumur 28tahun., memiliki pembawaan yang santai tapi serius dalam menanggapi sesuatu.,Sahabat El semasa SMA dan Sangat mencintai keluarganya. Untuk saat ini belum memiliki kekasih, namun sudah memiliki teman dekat *)
Selesai makan siang, ketiga sahabat ini kembali keruang kerja mereka, sebelumnya mereka bertiga bekerja membantu staf dan karyawan di Devisi perencanaan dan keuangan, namun karena keuletan dan kepinteran mereka bertiga, mereka di tunjuk langsung oleh Kepalah Devisi keuangan(Harry, Kepalah devisi keuangan yang baru) untuk membantu dan bekerja langsung di Devisi Keuangan (tentunya atas persetujuan CEO), karena ada beberapa karyawan serta kepalah Devisi Keuangan sebelumnya telah di pecat oleh CEO karena melakukan penggelapan uang, untuk itu mereka bertiga di tempatkan di devisi keuangan sambil menunggu pengganti sebelum mereka bertiga selesai magang.
Mereka bertiga melakukan pekerjaan masing-masing dengan baik hingga waktu jam pulang tiba.
Sam “Nath kamu sudah selesai?”
Natha “Ia sudah Sam, Ella gimana?”
Ella “Aku juga sudah selesai, ayo kita pulang”
Natha, Ella dan Sam merapihkan meja kerja masing-masing dan melangkahkan kaki keluar dari rungan tersebut. Ruangan Devisi keuangan berada di lantai 30, jadi untuk menuju ke lantai dasar mereka harus menggunakan lift karyawan atau menggunakan tangga darurat.
Ketika tiga gadis cantik itu tiba di lantai dasar, merekapun berpisah Sam dan Ella pulang dengan supir pribadi masing-masing yang telah menunggu di depan perusahaan CR-BGTA dan Natha pulang dengan mobil kesayangannya. Namun sebelum Natha keluar untuk menuju tempat parkiran, seorang memanggil Natha.
“Nathania” suara orang itu ..
“Deg” ...........
________________________________________
(*) Thankyou for Reading