LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER

LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER
LS-23


SAHABAT


"Aku hanya ingin kalian bahagia." Batin Vic


"Maaf atas keegoisanku," kata Vic


"Saat itu aku tidak bisa berpikir lagi." Ungkap Vic pada El dan Salsa.


"Saat itu, sejujurnya aku menyukaimu Bill namun aku sadar bahwa kau tidak menyukaiku. Aku bisa melihat bagaimana caramu memperlakukanku dan caramu memperlakukan El. Aku tau bahwa kita bersahabat dan tidak mungkin aku menjadi penghalang untuk kalian.


Saat itu yang ada dalam pikiranku adalah menjauh dari kalian semua. Memulai sesuatu yang baru dengan tinggal di daerah yang tidak ada seorangpun yang mengenaliku." Jelas Vic


"Bagaimana kau yakin jika aku tidak menyukaimu Vic?" Suara Salsa yang mulai bergetar menahan tangis.


"Kau tau bagaimana rasanya kehilangan orang yang kau cintai? Yang pergi entah kemana tanpa mengucapkan selamat tinggal..haa? Hardik Salsa


"Kau tau Vic, karena rasa sukaku padamu membuatku takut kehilanganmu." Ucap Salsa dengan suara yang memelan.


"Aku memang dekat dengan El tapi aku tidak memiliki rasa apapun pada El selain menganggap El sebagai kakak laki-laki dan sahabatku." Sambung Salsa.


"Asal kau tau Vic, aku selalu menceritakan bagaimana perasaanku kepada El. Karena hanya El yang bisa memahami itu dan karena kita bertiga sudah saling mengenal. Aku tak mungkin menceritakan bagaimana perasaanku kepadamu karena aku tidak ingin menghancurkan persahabatan kita. Kau tau alasannya kenapa? Karena aku menyukaimu. Aku mencintaimu Vic.


"Deg ..."


"Jadi Billa mencintaiku bukan El.."


"Bodoh ... mengapa kau begitu bodoh Vic?" batinp Vic yang merasa salah paham dan mulai menyesali perbuatannya.


"Tapi aku tidak menyangka jika kau berpikir seperti itu terhadap aku dan El." Jelas Salsa yang mulai terisak.


"Apa salahku Vic hingga kau meninggalkan ku?"


El hanya diam memperhatikan kedua sahabatnya.


Vic yang melihat Salsa mulai terisak, langsung berdiri menghampiri Salsa dan berlutut di samping tempat duduk Salsa.


"Maaf, aku mohon maafkan aku Bill," ucap Vic tulus


"Aku salah.. aku mohon maafkan aku." Sambung Vic yang mulai frustasi melihat wanita yang di cintainya menangis pilu.


"Kau pikir dengan kata Maaf dapat mengubah semua yang terjadi Vic?"


"Kau tau betapa beratnya menjalani kehidupan tanpamu? Kau tau betapa menderitanya aku kehilanganmu?


"Maaf tidak bisa mengembalikan masa lalu Vic, kau tau aku mengalami trauma saat aku kehilanganmu. Aku tidak ingin mengenal atau berdekatan dengan orang asing. Aku di ejek teman-temanku karena trauma yang aku miliki. Kau tau hanya El yang berada di sampingku, membantuku menyembuhkan trauma yang aku miliki. Mengorbankan perasaannya hanya karena ingin membantuku. Berpura-pura menjadi kekasihku agar tak ada lagi yang mengejekku. Kau tau berapa banyak Psikiater yang menanganiku tapi tak ada yang bisa membuat traumaku hilang? Kau tau jika bukan karena El, bukan karena rasa bersalahku pada El yang mengorbankan dirinya untuk menjadi kekasihku, jika bukan karena janjiku pada El, aku tidak akan seperti saat ini. Sekarang aku sudah bisa berinteraksi dengan orang lain, tapi dulu.. Kau tau Vic betapa takutnya aku saat mengenal orang asing?" Ungkap Salsa dengan isak tangisnya yang makin pecah


Vic yang mendengar ungkapan Salsa, langsung memeluk tubuh Salsa. Merasa bersalah dengan semua yang telah terjadi.


Walaupun sebetulnya Vic telah mengetahui apa yang terjadi pada Salsa saat Vic meninggalkan Salsa, hingga hubungan Salsa dan El yang hanya pura-pura lewat informasi yang di dapat oleh Reyando yang datang langsung dari caracas untuk membantu Vic namun Vic tidak menyangka jika Salsa akan mengatakan semuanya pada Vic.


"Aku mohon maafkan aku Bill, aku salah," ucap Vic yang memeluk tubuh Salsa.


Salsa terus terisak, mengeluarkan semua yang di tahannya selama ini. Bertahun-tahun menunggu.. bertahun-tahun memendam perasaannya pada Vic hingga akhirnya Salsa bisa mengungkapkan semua yang Ia rasakan.


Ketika Salsa mulai tenang, Salsa melepaskan pelukan Vic.


"Untuk saat ini biarkan kita seperti dulu Vic. Hanya sebatas sahabat yang tidak saling mengetahui perasaan yang kita miliki sebenarnya." ucap Salsa


"Butuh waktu untukku memaafkan semua yang kau lakukan pada kami, Vic." Sambung Salsa.


Vic yang mendengar ucapan Salsa langsung terdiam kaku. Ia sadar bahwa apa yang di lakukannya adalah kesalahan besar. Membuat Salsa mengalami trauma, mamanya yang sakit hingga mengidap kanker darah hingga papanya yang ternyata mengalami sakit jantung. Vic tidak tau apa yang akan di lakukannya lagi. Frustasi, Menyesal? Itulah yang Vic rasakan seandainya dulu Vic tidak pergi, seandainya dulu Vic tidak salah paham terhadap El dan Salsa. Tidak akan ada yang seperti ini. Tidak akan ada yang menderita.


"Terima Kasih." Kata Vic kemudian kembali ke tempat duduknya.


"Aku sudah lama memaafkanmu Vic." Seru El tersenyum begitupun Vic yang mulai tersenyum sedangkan Salsa hanya diam.


"Apa aku bisa meminta bantuan kalian?" Tanya El pada Vic dan Salsa mencairkan suasana.4z1+


"Ada apa?" Suara Salsa yang terdengar lemah namun terlihat antusias.


"Ya.. ada apa El?" Kata Vic


"Apa kalian bisa membantuku? aku ingin menyatakan perasaanku pada seseorang?"


"Kau yakin? Siapa wanita beruntung itu?" Tanya Vic penasaran dan Salsa yang diam menanti jawaban El.


"Syalomita Nathania Alexander" ...


"Hah" ucap Vic dan Salsa bersamaan yang terkejut mendengar nama wanita El.


"Aku hanya tak ingin kejadian seperti kalian terjadi padaku, aku tak ingin kehilangan orang yang aku cintai." Ungkap El pada kedua sahabatnya.


"Jangan bilang kalau alasanmu selalu ikut dengan kakek ke Panti Asuhan adalah ingin bertemu dengan Natha." kata Salsa.


El hanya tersenyum malu karena apa yang di katakan Salsa benar.


"Jadi anak kecil yang kau bilang cantik dan menggemaskan adalah Natha?" tanya Vic


El menganggukan kepalahnya.


"Astaga El, aku tak menyangka jika anak kecil yang kau sukai ada di dekat kita." Ledek Vic


"Dan aku tak menyangka jika anak kecil itu adalah adikku sendiri." Sambung Salsa meledek El.


"Bisakah kalian berhenti meledekku hah?"


"Ayolah bantu aku.." Ucap El serius


Kedua sahabat El yang tadinya meledek El kini terlihat mulai serius.


Mereka bertiga mulai membahas sesuatu untuk rencana besok dimana El akan menyatakan Cinta pada Natha. Walaupun mendadak tapi El, Salsa dan Vic berusaha merencanakan sesuatu yang akan terlihat berbeda.


Salsa dan Vicpun terlihat sangat kompak seperti dulu saat mereka belum mengetahui perasaan yang di miliki satu sama lain.


"Dan kalian berdua harus hadir besok."


"Apa kau yakin mengajak aku dan Salsa?" Tanya Vic


"Ya.. tapi kalian hanya akan menyaksikan dari jauh saja"


"hmm.. baiklah." Ucap Salsa


"Apa aku bisa mengajak Ray?" Tanya Vic


"Laki-laki yang berada di Kamar mama tadi?"


"Ya. Dia adalah sahabatku dan orang kepercayaaanku di Caracas.." Jelas Vic .


El menganggukan kepalah tanda setuju.


Flashback off ...


________________________________________


(*) Thankyou for Reading 😇