
KENYATAAN
Perusahaan CR-BGTA
Di Ruangan CEO
El sedang Fokus memeriksa berkas-berkas penting milik perusahaan CR-BGTA. Karena terlalu fokus hingga El tidak menyadari pintu ruangannya terbuka dan seseorang telah masuk kedalam ruangan kerjanya.
"Selamat Siang." terdengar suara seorang wanita yang mengucapkan selamat Siang pada El
El yang tadinya fokus pada pekerjaan terkejut melihat mommy Emma sudah berada di depannya.
"Mom 😊 " ucap El kaget dan langsung berdiri meninggalkan pekerjaannya dan memeluk serta mencium kening mommy Emma.
"Apa kau sibuk sayang?" tanya mommy El
"Hanya ada beberapa pekerjaan yang harus El selesaikan mom" ucap El dan membawa mommynya ke sofa yang berada di ruangannya..
"Mommy mau minum apa?" Tanya El ketika mereka telah duduk di sofa ..
"Tidak sayang, mom hanya mampir sebentar.." ucap Mommy Emma lembut,, "Bagaimana keadaan perusahaan sayang?" tanya mommy Emma
"Baik mom, saat ini dalam keadaan baik." Kata El sambil meletakkan kepalahnya di bahu mommy Emma..
"Mom." panggil El
"Ya sayang? Apa kau sakit?" tanya mommy Emma khawatir
"Tidak mom" jawab El cepat
"Apa mommy merindukan Daddy?" tanya El yang masih meletakkan kepalahnya di bahu mommy Emma.
"Mommy sangat merindukan Daddymu sayang. Kalau mommy tidak merindukan Daddymu pasti kamu dan adikmu sudah memiliki daddy baru." canda Mommy Emma.
"Mom." seru El dengan nada yang manja
"Ia sayang...
mommy sangat merindukan Daddy. Jika saja daddy masih bersama kita.. pasti Daddy akan bahagia melihat mu dan Ella telah tumbuh menjadi anak-anak yang baik dan dewasa." ungkap mommy Emma tersenyum
**Mommy Emma tidak mengeluarkan air matanya walaupun Ia sangat merindukan mendiang suaminya. Mommy Emma sudah Iklas kehilangan sang suami. Mommy Emma tau jika suaminya telah bahagia di dunianya sendiri. Mommy Emma tidak ingin membuat sang suami sedih ketika mommy Emma menangisi kepergian sang suami walaupun mereka telah berada di dunia yang berbeda. Karena rasa cinta mommy Emma pada suaminya hingga mommy Emma mampu bertahan dan membesarkan kedua anaknya dengan kasih sayang yang tulus.**
"Mom" seru El mengangkat wajahnya menghadap mommy Emma
"Hmm" mommy Emma dengan senyum Indahnya
"Apa El boleh bertanya?"
"Ada apa sayang?"
"Apa mommy tau kalau paman Antonio masih hidup?"
"Deg ......."
"Maksudmu? tanya mommy Emma kaget mendengar pertanyaan El.. Setau mommy Emma, Tuan Antonio telah lama meninggal. Tuan Antonio meninggal bersama sang suami dalam kecelakaan 15 tahun yang lalu.
"Ia mom ..... ...... ...... .......
El menceritakan tentang masalah yang terjadi di perusahaannya hingga bagaimana El bisa mengetahui bahwa Tuan Antonio masih hidup.
"Maksudmu Antonio menikah dengan Diandra?" tanya Mommy Emma yang masih syok mendengar cerita putranya itu yang tak menyangka hal itu terjadi.
"Ia mom." ucap El singkat
"Kau tau sayang, Diandra perna menggoda Daddymu. Namun karena Cinta Daddymu hanya untuk mommy, membuat daddymu tidak tergoda dengan tingkah Diandra." ungkap Mommy Emma mengingat kejadian masa lalunya ...
"Jika Antonio masih hidup berarti orang yang ada dalam kecelakaan itu...." ucapan Mommy El terpotong
"Ia mom, orang yang ada dalam kecelakaan Daddy bukan Paman Antonio melainkan orang lain" ucap El membenarkan.
Mommy Emma yang masih syok hanya terdiam.
El yang melihat mommynya terdiam dengan segera menghubungi seseorang untuk membawakan minuman ke ruangannya.
Tok..tok..tok...
Natha langsung masuk ke dalam ruangan El dan memberikan minuman yang Natha bawa pada Mommy Emma..
"Mom." ucap Natha sambil memberi minuman pada mommy Emma.
Mommy Emma yang melihat kedatangan Natha tersenyum dan menerima minuman yang di bawa Natha.
"Di minum dulu mom." ucap Natha
"Ia sayang 😊" mommy Emma meminum minuman yang di bawa Natha untuk menetralkan tubuhnya yang syok mendengar semua yang di katakan El.
Mommy Emma tau alasan sang Putra meminta Natha untuk datang ke ruangannya karena hanya Natha yang bisa menenangkan mommy Emma.
"Mom, apa yang terjadi?" tanya Natha lembut sambil memegang kedua tangan mommy Emma.
"Apa El berkata sesuatu yang menyakiti hati mommy?" tanya Natha lagi
"Tidak sayang, mommy baik-baik saja..
Mommy hanya kaget mendengar cerita El tentang apa yang terjadi di perusahaan ini dan kenyataan mengenai Antonio" ucap Mommy Emma lembut
"Mommy harus tenng, Natha dan El akan mencari tau tentang kecelakaan Daddy" ucap Natha menenangkan mommy Emma
**Natha telah mengetahui cerita masa lalu El tentang kecelakaan yang menimpa Daddy El dan mengakibatkan daddy El meninggal. Natha juga telah mengetahui siapa sebenarnya Dominic Agust karena El telah menceritakan semuanya pada Natha.
Natha dan El juga sudah saling mengetahui jika keduanya memiliki perasaan yang sama karena kedekatan yang terjadi antara keduanya membuat mereka saling terbuka dan mengerti satu sama lain. Hanya saja karena kesibukan keduanya hingga belum di resmikan menjadi pasangan kekasih. Mommy Emma dan Papa Mama Natha serta orang-orang terdekat mereka juga sudah mengetahui tentang kedekatan keduanya hingga membuat kedua keluarga serta orang-orang terdekat merasa bahagia mengetahui hal itu.
Karena itu Natha dan El udah tidak canggung lagi **
"Natha tau bagaimana perasaan mommy saat mengetahui kenyataan ini. Walaupun Natha belum perna mengalami hal seperti ini tapi Natha tau bagaimana perasaan mommy. Jika mommy mau menangis, menangislah mom.. jangan menyimpan kesedihan mommy sendiri. Disini ada Natha dan juga El. Jika mommy sedih, El dan Natha juga bisa merasakan kesedihan mommy. Natha tau jika hati mommy sakit namun mommy menyembunyikan hal itu dengan senyuman mommy" ungkap Natha ..
Natha kemudian memeluk mommy Emma karena mata mommy Emma mulai berkaca-kaca..
**Ny. Emma sedih bukan karena kehilangan suaminya namun karena kenyataan yang baru di ketahui Ny. Emma. Usahanya untuk mencari tau penyebab kecelakaan sang suami di masa lalu yang sia-sia, yang tidak menemukan titik terang membuatnya sedih. Dan kenyataannya adalah Antonio sahabat sang suami, orang yang dipercayai oleh suaminya serta sekertaris suaminya yang setelah kebangkrutan perusahaan sang suami, entah menghilang kemana serta membawa berkas-berkas penting perusahaan sang suami, nyatanya mereka berdua masih hidup dan juga hidup sebagai pasangan suami istri..**
Mommy Emma menangis dalam pelukan Natha.
El yang melihat kedua wanita yang dicintainya menghampiri keduanya, El kemudian memeluk mommy Emma dari belakang.
"Terima kasih" ucap Mommy Emma yang masih dalam pelukan Natha dan El
"Mommy harus selalu bahagia, jangan menyimpan kesedihan mommy sendiri." ucap Natha yang melepaskan pelukan kemudian menghapus air mata mommy Emma.
"Ia sayang." ucap mommy Emma yang merasa tenang ketika mengeluarkan apa yang ia rasakan lewat buliran bening dari mata Indahnya.
"Percayalah semua akan Indah pada waktunya. Tuhan tidak akan memberi cobaan pada kita jika kita tidak mampu melewatinya." ucap Natha .."Tuhan tau jika mommy wanita yang kuat dan kita pasti mampu melewati cobaan yang di berikan-Nya. Tetap Berdoa dan Yakin agar cobaan yang terjadi akan cepat selesai" sambung Natha dengan senyum manisnya yang memperlihatkan lesung pipi indahnya
"Terima Kasih sayang." ucap mommy Emma lagi
**El yang sedari tadi memperhatikan tingkah Natha tersenyum bangga melihat kedewasaan Natha dalam menanggapi sesuatu.
El sengaja meminta Natha datang ke ruangannya karena hanya Natha yang bisa El andalkan dalam keadaan seperti ini. Jika hanya El dan Ella yang berada bersama mommy Emma, ketiganya hanya akan terdiam bersama dan akhirnya menangis.
Jika mommy Emma sedih, El dan Ellapun akan ikut sedih melihat hal itu.**
"Mom mari kita makan siang bersama." ucap Natha mencairkan suasana
"Okay.." seru mommy Emma dengan tersenyum
"El tolong hubungi Ella yah." seru Natha pada El
"Siap Señora Daniell.." ucap El tersenyum bahagia
(Sudah menjadi kebiasaan bagi Natha dan El saling menggoda.)
El dengan segera menghubungi Ella untuk makan siang bersama di dalam ruangannya. Namun sebelum itu, El meminta Ella untuk membawa dokumen magang agar jika melewati sekertarisnya, Ella akan mudah menjawab tujuannya menemui CEO.
Sedangkan Natha memesan makanan untuk makan siang mereka berempat.
________________________________________
(*) Thankyou for Reading 😇