LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER

LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER
LS-07


RENCANA 01


1 minggu berlalu ....


Seperti yang telah di rencanakan sebelumnya, Harry dan Ella mulai menjalankan rencana tersebut.


Pukul 10.00 Ella dan Harry menuju International Bank yang berada di pusat kota Bogota, yang merupakan bank terbesar dan terkenal di Dunia. Sebelumnya Harry telah menghubungi seseorang yang di kenalnya dan merupakan orang penting di Bank tersebut dan telah membuat janji temu.


Dengan pakaian dan gaya yang santai membuat Harry dan Ella tidak mudah di kenali.


Ketika tiba di International Bank, Ella dan Harry terlebih dahulu menanyakan Ruangan orang penting tersebut.


"Selamat Siang .. silakan masuk ..." ucap seorang satpam ketika membukakan pintu pada Tuan Harry dan Ella yang berada di depan pintu dengan tulisan OPEN.


"Selamat siang,," balasan Harry pada Satpam


"Ada yang bisa saya bantu Señor?" Tanya Satpam pada Harry yg terlihat mencari sesuatu


"Saya telah membuat janji temu dengan señora Megam, tapi saya tidak tahu dimana ruangan Señora Megam. Bisahkan anda mengantarkan saya bersama señorita ini ke ruangan Señora Megam?" ucap Harry menjelaskan.


"Dengan Señor Harry?" Tanya satpam memastikan


"Ia saya Harry" jawab Tuan Harry sambil menunjukkan kartu identitas miliknya.


Satpam tersebut mengambil kartu identitas tersebut dan melihatnya kemudian mengembalikan lagi kepada Tuan Harry...


"Mari Señor, Señorita ikuti saya" ucap satpan kemudian berjalan menuju Ruangan Ny.Megam yg berada di lantai 4..


**Trivhena Megam seorang dengan penampilan menarik, rambut panjang dengan tinggi 159cm dan berat 48kg. Namun sangat cerdas dalam masalah keuangan. Lulusan Akuntansi keuangan dan manajemen bisnis dengan Nilai terbaik membuat kemampuan Ny. Trivhena tidak dapat diragukan lagi. Ny. Trivhena telah menikah dengan pengusaha sukses bernama Jamal Malik, Pria yang berasal dari Negara Indonesia.**


Tuan Harry dan Ella mengucapkan terima kasih kepada satpam ketika mereka sudah berada di depan ruangan Ny.Megam ...


Tok..tok..tok...


"Masuk." seru Ny.Megan yg berada di dalam ruangannya


"Selamat Siang." ucap Harry sambil tersenyum dan memberi salam pa Ny.Megam...


"Harry?" seru Ny.Megam yang melihat teman lamanya .. dan membalas uluran tangan harry


"Haii Señora Malik" ucap Harry menggoda.. siapa yg tidak tau Istri dari salah satu pembisnis sukses di negara Kolombia tersebut.


"Kau terlihat berbeda dari yang ku kenal dulu." seru Ny.Megam kemudian melirik Ella yg berada di belakang Tuan Harry..


"Siapa ini? Apakah istrimu?" tanya Ny.Megam yang sedari tadi memperhatikan Ella.


"Bukan. Gadis cantik ini adalah adikku." sanggah Tuan Harry ...


"Oh" .. Ny. Megam tersenyum mengerti.


Merekapun duduk di sofa yang berada di ruangan tersebut ...


Harry memperkenalkan Ella pada Ny.Megam terlebih dahulu.


"Perkenalkan ini adalah Daniella Victoria, gadis cantik yang sudahku anggap seperti adikku sendiri" ucap Harry dan Ella mengulurkan tangannya memperkenalkan diri"


"Trivhena Megam, panggil saja Vhe." ujar Vhe pada Ella dengan senyum indahnya.


"Langsung saja, apa yang membuat seorang Harry, membuang-buang waktunya hanya untuk menemui teman lamanya ini?" ejek Vhe bercanda..


"Ada masalah serius yang membuatku menemuimu, aku ingin meminta bantuanmu." ucap Harry serius...


Suasana dalam ruangan tersebutpun terlihat serius, Harry menjelaskan prihal kedatangannya pada Vhe.


Harry menjelaskan bahwa terjadi penggelapan uang di perusahaan tempatnya bekerja dan pelaku penggelapan uang tersebut menyabotasee uang perusahaan dengan memasukkan ke dalam rekening yg telah disabotase..


"Hanya itu?" Tanya Vhe memastikan setelah mendengar penjelasan Harry...


"Untuk saat ini hanya itu." jawab harry dan memberikan amplop coklat kepada Vhe..


Vhe membuka dan memeriksa isi dalam amplop coklat tersebut. Ketika melihat isi dari amplop tersebut, Vhe menganggukan kepalah dan menuju meja kerjanya mengambil laptop kesayangannya dan kembali duduk di sofa bersama Harry dan Ella..


*****


"Sunyi yah Nath kalau cuma kita berdua." ucap Sam yang sudah menyelesaikan pekerjaannya.


"Ia yaa, biasanya ada Ella sama kak herry" balas Natha yang sedari tadi hanya memainkan Benda pipih miliknya.


"Aku penasaran deh Nath, apa yang Ella dan Kak Harry dapat dalam pertemuan mereka dengan kenalan kak Harry" bisik Sam pada Natha dengan suara yang hampir tidak terdengar.


"Aku juga penasaran, kita tunggu ajalah.. toh kita berdua jugakan belum mendapat apa-apa." ucap Natha dengan suara pelannya.


"Ia juga ya Nath, pokoknya kita harus semangat agar bisa menyelesaikan rencana kita dengan baik." seru Sam bersemangat..


"Semangat" ujar Natha tak kalah semangat.


Ketika kedua gadis cantik ini sedang asik bercerita, suara telpone dalam ruangan tersebut berbunyi ...


Tringgg.....tringggg....tringggg.....


"Hallo ... Dengan Nathania di Devisi Keuangan, ada yang bisa saya bantu." Kata Natha setelah mengangkat Telpone dalam ruangan tersebut.


Penelpon "...... ...... ........ ....."


" Baik Señor" kata Natha singkat.


*****


International Bank, Bogota


30 menit berlalu ...


"Dominic August" dua kata yang keluar dari mulut Vhe ketika 30 menit memainkan jari-jarinya di toots laptop kesayangannya..


"Dominic Agust"? Tanya Harry pada Vhe mengulang..


"Ya, Dominic Agust. Menurut data yang ku dapat ada beberapa rekening yg digunakan agar tidak mudah di lacak siapa pelaku sebenarnya. Pada bulan lalu tepatnya tanggal 28, rek yg tadinya berjumlah 4 buah, di jadikan satu. Sederhananya, semua uang yg ada di beberapa rek tadi di transfer ke rek. dengan nama Margaretha Cassandara dan beberapa hari yg lalu di alihkan ke rek a/n Dominic Agust. Namun sepertinya ada yang aneh dsni." ungkap Vhe pada Harry dan Natha


"Maksudnya?" tanya Harry tak mengerti, sedangkan Ella hanya diam memperhatikan akan jawaban dari Vhe..


"Sebelumnya, apa kau mengenal Dominic Agust"? Tanya Vhe sebelum menjelaskan lebih ...


"Aku tidak mengenalnya, namanya saja baru kali ini aku dengar." jawab Harry


"Agust" ... seru Ella, bukankah ......... "ucap Ella terdiam sambil menutup mulutnya dengan telapak tangannya


"Apa jangan-jangan .." ucap Ella dan Herry bersamaan dengan ekspresi kaget.


"Yuppp seperti dugaan kalian, sebelum uang yang di gelapkan di bagikan ke 4 rekening berbeda, uang tersebut di transfer ke Rekening orang itu dengan menggunakan Rekening Bank Negara Kolombia, kemudian di bagikan ke 4 rek berbeda agar tidak mudah di lacak." Ungkap Vhe menjelaskan ...


*****


Ketika Harry dan Ella telah mengetahui siapa pelaku sebenarnya, mereka berdua pamit dan tentunya berterima kasih pada Vhe..


"Makasih yah Vhe untuk bantuanmu hari ini" ucap Harry tulus, "bayarannya gimna? Mau di transfer atau tunai" sambung harry dengan berbicara santai.


"Aku tuh bantuin kalian tulus, nggak perlu di bayar kalii Her".. ucap Vhe tersenyum dengan cara bicara yang tak kalah santai.


"Terima kasih banyak yah kak Vhe sudah membantu pekerjaan kami hingga pekerjaan kami terasa mudah" ucap Ella "semoga Tuhan selalu memberkati kak Vhe bersama keluarga" sambung Ella dengan tulus ...


"Terima kasih doanya cantik" tutur Vhe dengan tulus


"Kalau begitu kami pamit dulu yah Vhe, sekali lagi terimah kasih banyak untuk bantuanmu" ucap Harry sambil menjabat tangan wanita itu kemudian diikuti Ella..


"Ia sama-sama, nanti kalau kalian perlu bantuan ku, jangan sungkan menghubungiku." seru Vhe dan di balas anggukan oleh Harry kemudian meninggalkan ruangan Vhe.


Harry dan Ella berencana menyampaikan informasi yang mereka dapat setelah semua yg di rencanakan telah selesai agar tidak ada salah paham di antara mereka.


________________________________________


(*) Thankyou for Reading 😇