LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER

LOVE STORY - LOVE MY LIFE PARTNER
LS-13


RENCANA 03


Seperti permintaan El, Leo dan Sam akan menuju ke DAVA VILLA saat weekend.


El mengirim lokasi Villa pada Leo sehari sebelum Leo dan Sam menuju Villa tersebut.


Dua hari sebelum keberangkatan Leo dan Sam, salah satu teman Leo mengundang Leo untuk menghadiri acara ulang tahunnya. Tepatnya di salah satu Villa di daerah Soacha, 1 Jam lebih 10 menit dari Bogota. Membuat Leo tersenyum melihat undangan dari salah satu temannya itu. Karena menurut Leo, dengan menghadiri acara ulang tahun temannya, dapat mempermudah tujuan awalnya karena tempat yang menjadi tujuannya tidak jauh dengan tempat perayaan Ulang tahun temannya karena sama-sama berada di daerah Soacha.


"Apa kau sudah siap" tanya Leo saat sambungan telponnya tersambung


"Sudah kak, kak Leo dimana?" tanya Sam kembali.


"Aku sudah di jalan." Kata Leo singkat


"Oke.. bye" kata Sam mengakhiri sambungan telepone tersebut.


Dalam perjalanan menuju Villa, Leo dan Sam terlihat sangat senang. Selain bekerja bersama, mereka bisa menghabiskan waktu berdua.


Di tengah perjalanan, hujan deras menghampiri keduanya. Dengan berhati-hati Leo mengendarai mobil tersebut dan tepat di depan DAVA-VILLA, mobil yang dikendarai oleh Leo mogok. Leo dan Sam yang berada di dalam mobil bingung harus melakukan apa. Merekapun keluar dari dalam mobil dan mencoba memperbaiki mobil tersebut.


Soacha, Departemen Kundinamarka, Kolombia


Tanpa Sam dan Leo sadari seorang wanita memperhatikan keduanya. Awalnya wanita ini tidak memperdulikan Sam dan Leo tapi saat Leo dan Sam keluar dari mobil, wanita itu langsung keluar dari Villanya dan berniat menghampiri Leo dan Sam.


"Hay" sapa Wanita itu


Leo yang serius memperbaiki mobilnya terkejut melihat wanita itu begitupun dengan Sam yang merasa aneh melihat wanita itu berada di Villa yang menjadi tujuan utama mereka berada di Soacha.


"Oh., hay ..." ucap Leo membalas sapaan wanita itu dengan menutupi keterkejutannya.


"Apa yang terjadi dengan mobilmu? " tanya wanita itu mencari tau.


"Entahlah, tadi baik-baik saja saat kami menuju ke daerah ini namun ketika hujan deras tiba-tiba mobilku mogok" Kata Leo memberitahukan penyebab mobilnya mogok.


"Memangnya kalian berdua mau kemana?" tanya Wanita itu lagi ingin tau karena merasa aneh melihat Sam dan Leo berada di daerah Soacha.


" Sebenarnya aku dan Sam ingin menuju ke Villa teman ku yang berada 200 meter dari sini." jelas Leo yang mengerti maksud pertanyaan dari wanita itu.


"Bagaiman jika kau hubungi montir untuk memperbaiki mobilmu dan kalian berdua bisa beristirahat di Villaku dulu sampai mobilmu sudah bisa dikendarai." ucap wanita itu memberi Ide


"Apa tidak merepotkan kak?" tanya Sam pada wanita itu.


"Tidak apa-apa" ucap wanita itu.


Leo menghubungi montir untuk memperbaiki mobilnya kemudian masuk ke dalam Villa wanita itu bersama Sam.


Salah satu maid yang bekerja di Villa itu menyiapkan minuman dan makanan ringan untuk Leo dan Sam. Saat Leo dan Sam menikmati hidangan yang di sediakan maid tadi, wanita tadi keluar dengan seorang pria yang umurnya sekitar 50-an dengan mesrahnya dan menghampiri Leo dan Sam.


"Perkenalkan ini Papaku." ucap wanita itu memperkenalkan pria yang berada di sampingnya, yang telah duduk di sofa ruang tamu bersama Papanya.


"Selamat siang Señor." ucap Leo dan Sam bersamaan sambil berdiri memberi hormat.


"Saya Leo dan ini Samantha" ucap Leo memperkenalkan diri.


Leo memperhatikan wajah pria paru baya itu, "Sepertinya aku perna melihat wajah ini tapi dimana" batin Leo bertanya-tanya karena merasa tak asing dengan wajah pria itu.


"Ini teman-temanku di kantor pa." kata wanita itu.


"Bagaimana kalian bisa berada di sini?" tanya Pria paru baya itu


"Awalnya kami ingin menuju Villa teman kami untuk merayakan hari ulang tahunnya, namun cuaca tidak bersahabat dan membuat mobil kami mogok" ucap Leo menjelaskan.


"Ohh..." Pria paru baya itu mengangguk mengerti ...


"Istirahatlah dulu sambil menunggu mobil kalian diperbaiki" seru pria paru baya itu sebelum meninggalkan Leo dan Sam.


Pria dan Wanita itu meninggalkan Leo dan Sam dan menuju ke kamar mereka.


Seorang maid menghampiri mereka dan meminta Sam dan Leo beristirahan di salah satu kamar yang berada di Villa itu.


"Apakah wanita dan pria tadi pemilik Villa ini?" tanya Sam pada maid yang mengantarkan Sam dan Leo ke Kamar yang menjadi tempat mereka istirahat.


"Ia Señora. Señor Agust dan Señorita Agust adalah pemilik Villa ini" jawab Maid menjelaskan.


"Apa mereka Ayah dan Anak?" tanya Sam penasaran karena aneh melihat tingkah ayah dan anak tadi.


"hmmm" singkat Maid tersenyum ramah.


Leo dan Sam masuk ke dalam kamar tersebut namun sebelumnya Leo menulis sesuatu di handponenya dan memberi handponenya pada Sam. Saat Sam membaca apa yang di tulis Leo, Sam mengangguk mengerti.


"Apa sebegitu kerasnya hatimu hingga tak ada seorang pria yang mampu meluluhkan hatimu, Sam?" tanya Leo


"Entahlah kak, Bagaimana denganmu kak?" tanya Sam balik


"Sama sepertimu" singkat Leo


Hening .....


"Apa kau menyukaiku?" tanya Leo dengan mimik muka serius.


Degg....Deg.... suara jantung Sam..


Hening .....


"Apa kak Leo menyukaiku?" tanya Sam mengikuti Leo


Leo menganggukan kepalahnya dan tersenyum.


Tidak ada percakapan yang menyinggung tentang kedatangan mereka di daerah ini.


Saat keduanya asik mengobrol, seseorang mengetuk pintu kamar tempat Leo dan Sam beristirahat.


Leo membuka pintu tersebut dan seorang maid menyampaikan pesan dari montir yang memperbaiki mobil Leo. Leo dan Sam segera keluar dari kamar itu sambil membawa barang pribadi mereka.


Sebelum meninggalkan Villa itu, Leo dan Sam berpamitan terlebih dahulu kepada pemilik Villa tersebut dan melanjutkan perjalanan mereka.


Di dalam mobil


"Aku rasa ada yang sedang mengikuti kita kak" ucap Sam melihat kaca spion mobil


"Aku tau" ucap Leo


Leo dan Sam menuju salah satu Villa yang berada di daerah Soacha. Menikmati waktu bersama dengan teman-teman Leo dalam HUT salah satu teman Leo.


Leo tau jika orang yang mengikutinya tadi adalah orang suruhan dari pria paru baya tadi.


Villa teman Leo......


"Aku pikir kak Leo bohong mengenai acara HUT teman kak Leo" ucap Sam saat keduanya menikmati segelas Jus sambil duduk di taman Villa tersebut..


"Kau pikir aku pria seperti itu? hmm " ucap Leo tertawa..


"Aku tidak menyangka jika Mereka pelakunya kak." seru Sam mengingat pemilik Villa DAVA


"Aku juga, tapi ......(ucapan Leo terhenti karena mengingat sesuatu)


"Sam"... panggil Leo lembut


"Ya?" Jawab Sam yang gugup melihat aura Leo yang berbeda


"Kau tidak menjawab pertanyaanku tadi" ucap Leo yang mengingat kejadian di kamar Villa siang tadi.


"Apa kau menyukaiku" tanya Leo


deg...deg....deg.... suara jantung Sam


"Bagaimana ini, apa yang harus ku katakan" batin Sam.


"emmm....emmmmm..." ucap Sam gugup hingga tak mampu mengeluarkan sepata katapun.


Leo yang melihat Sam gugup kemudian meletakkan gelas yang di pegangnya di tempat duduk dan berdiri. Leo menggenggam tangan Sam dan menarik Sam dengan lembut dan berdiri dari tempat duduk yang mereka duduki tadi.


Leo kemudian berlutut di depan Sam dan mengucapkan kata-kata yang membuat jantung Sam berdetak tak menentu.


"Aku menyukaimu sejak pertama kali bertemu denganmu. Saat melihat senyum Indahmu jantungku berdetak tak menentu dan aku tau jika saat itu aku menyukaimu pada pandangan pertama. Awalnya aku menepis perasaan itu namun perasaan ini tak bisa berbohong. Aku akui aku mencintaimu Sam.


Aku tau bahwa aku pria yang menjengkelkan bahkan pria yang sering membuatmu kecewa. Namun dari dasar hatiku, Aku sangat mencintaimu.


Samantha Rachel, Maukah kau menjadi wanitaku satu-satunya?" ucap Leo sambil mengenggam tangan Samanta dengan lembut ....


"A....akuuu ..


______________________________________


(*) Thankyou For Reading 😇