Misunderstand

Misunderstand
Jemmy diisengin Malvin


keesokan hari


"Kak Malvin tungguin dong"


"cepatan lelet banget kaya keong"


"sabar apa"ucap Nara yang sedang mengikat tali sepatu.diserbang sana Jemmy melambai kan tangan nya.tetapi Nara langsung membuang muka.Jemmy pun menghampiri Nara


"mau bareng gak?"tawar Jemmy


"ogah"ketus Nara


"hei kunyuk kupret jangan bilang lu mau ngajakin adek gua yang enggak-enggak"ucap Malvin sambil menoyor kepala Jemmy


"enggak bang orang hari ini pengen sekolah bareng"


"yauda ikut gua sekalian bareng sama Nara"


"oke" kata Jemmy gak tau malu sambil memasuki mobil


"ih kak Malvin kenapa diajak si?"


"cepatan buruan gak usah banyak tanya tar gua tinggal"


Nara masi aja cemberut.sedang kan Malvin santai menjalan kan mobil nya dan Malvin memberhentikan mobil nya


"kak kenapa berhenti orang masih jauh.gua mau gak telat lagi"


"Jemmy kayak nya mobil gua mogok bisa lu periksa"


"oke" kata Jemmy sambil keluar dan Malvin langsung tancap gas


"woiw bang kata nya mogok kok gua ditinggal si!!" teriak Jemmy


"kak Malvin si Jemmy kenapa ditinggal kasihan"


Malvin cuma tertawa karena berhasil mengerjain Jemmy abis-abisan


"udah biarin gak bakal hilang tuh kunyuk "


Sebenar Nara kasian juga sama Jemmy tapi benar kata Malvin tar dia juga Nongol disekolah.Jemmy emang berteman sama Nara sejak kecil tetapi dia sering berulah sehingga Nara kena imbas nya,pertemenan mereka biasa pada umum nya kadang akur kadang enggak


"udah sampai sono sekolah nya yang benar ya"kata Malvin menepuk kepala Nara


"kak Malvin minta duit dong buat ongkos pulang"


"emang nyokap kagak ngasi duit"


"ngasi si tapi takut kurang"


"nih"Malvin langsung mengasi Nara duit dan Nara langsung kabur menujuh kelas nya


"hai Lira" sapa Nara riang


"kemana aja lu kemaren gua nelpon kenapa kagak diangakat?"


" dasar kebo,eh Nara tarsoreh kita nonton pertandingan basket yuk"


"oke,oh ya Lira gua liat PR yang kemaren dong soalny gua lupa ngerjain"


"Nih"ucap Lira yang menyerah kan buku nya


dan Nara langsung senang hati menyalin semua soal.tetapi bel sudah berbunyi dan Nara langsung menghetikan rutinitas nya


******


Nara dan Lira segera kekantin tetapi mereka melihat Jemmy yang sedang berendap-endap memasuki kelas dan Nara langsung mengerjain Jemmy


"Doorrrrr"


"dasar kunyuk bikin kaget aja"


"kemana aja lu? pelajaran pertama ngilang dah kayak jelangkung" tanya Lira yang suka heran sama kelakuan Jemmy


"gara-gara abang nya dia nih ninggalin gua jadi telat gini"ucap Jemmy sambil menunjuk-menunjuk Nara.Nara cuma tertawa


"yauda gua minta maaf"


"ogah ah "kata Jemmy yang pura-pura ngambek


"tapi bohong"kata Nara sambil berlari


"sial benar nih bocah ternyata bales dendam" kata Jemmy langsung mengejar Nara.Lira cuma bisa menggeleng-geleng melihat perilaku temanny.Nara yang terus belari tidak sengaja menabrak seorang cowok yang sedang membawa setumpukan buku


"maaf"


"lu punya mata gak si?"


"punya orang ada dua nih"


"udah gak usah lawak gak lucu tau"


"siapa yang ngelawak orang benar mata gua ada dua"kata Nara sambil membereskan buku yang berserakan karena ulah nya.Jemmy yang melihat hal itu cuma tertawa


"mau gua bantui gak nganterin nih buku sampai dikantor"


"gak usah"


"galak banget lu Banar sama sama cewek"ucap Jemmy sambil cengar cengir


"masa bodo,lu juga ngapain main kejar-kejaran udah kayak anak kecil aja tau"kata Banar ketus sambil meninggalkan mereka berdua


"sumpah nih orang ngajak gelud"


"udah Jemmy gak usah diperpanjang lagian juga itu salah gua udah nabrak dia"


"udah yuk kita kekantin tar keburuh bell" ucap Jemmy sambil menggandeng tangan Nara