Misunderstand

Misunderstand
Main petak umpet


karena tidak tau letak kamar Sonya Nara langsung menurunin anak tangga dia melihat sebuah kolam berenang.Nara duduk dibangku dekat kolam.entah setan apa Aryan segitu benci pada nya


"hai" sapa seseorang Nara yang lagi terbuai dalam lamunan nya langsung terkejut.melihat seorang cowok hampir mirip Aryan


"hai juga siapa lu?" tanya Nara penasaran


"gua Ricky sepupu Aryan" ucap Ricky memperkenalkan diri nya "kalau nama lu?"


"nama gua Nara"


"lu lagi ngapain disini?"


"lagi ngelamun"


Ricky cuma tertawa kecil mendengar perkataan Nara barusan


"gua tau lu pasti lagi kesal sama Aryan?"


"enggak juga"jawab Nara simpel


"masa? emang lu tadi senang apa ditarik-tarik sama satpam karena ulah Aryan kan?"


Nara langsung malu seketika.ternyata cowok yang baru dikenal nya melihat kejadian memalukan barusan


"uda gak usah dipikirin Aryan itu emang konyol orang nya"


'konyol dan nyebelin'ucap Nara dalam hati


"sudah gua mau kembali kepesta"kata Nara yang kembali ketempat keramaian.disana dia melihat mama dan papa sedang berbahagia melihat pertunangan putra sulung nya itu


"sunggu romantis nya"ucap Rick


Nara kaget melihat Rick dibelakang nya ' jadi dia ngikutin gua? 'pikir Nara


"hei iya,gua juga gak sabar melihat pernikahan nya"


"emang kapan kapan kira-kira pernikahan mereka dilaksana kan?"


"sekitar dua bulan kedepan"


"oh iya kalau boleh tau lu sama Aryan satu sekolah ya?"


"satu kelas?"


" enggak,kita berdua emang seangkatan,tapi beda jurusan"


"kak Nara aku cariin kemana-mana ternyata ada disini ayo temenin aku bermain" Sonya segera menarik tangan Nara dan Ricky mengikuti nya


"kenapa si lu dari tadi ngikutin gua terus?"


"pesta nya gak terlalu menyenangkan jadi gua sekarang lagi butuh temen ngobrol"


"sory ya kalau gua ganggu waktu nya"ucap Ricky yang hendak pergi karena ngerasa diri sudah mengusik Nara


"hai tunggu,gua juga keberatan kalau ada lu malah gua senang ada temen yang ngajakin ngobrol walaupun kita baru kenal"


"kak Ricky pergi aja sana aku gak mau liat kak Ricky ganggu kak Nara.karena kita berdua mau bermain"


"tapi kakak boleh gabung kan?"tanya Ricky


Sonya berpikir sebentar dan langsung menggeleng kepala nya


"gimana kalau kita main petak umpet"usul Nara


"gua setujuh.kak Ricky boleh gabung gak? kan gak enak kalau kalian main cuma berdua juga"


"iya tapi asal kan kak Ricky yang jaga baru kak Ricky boleh main"


"oke" ucap Ricky setujuh "gua hitung sampai sepuluh ya


Nara cuma mengikuti Sonya karena gak mungkin dia asal bersembunyi.Sonya segera menujuh balkon dia segera berjalan kesisi kepinggir rumah dan memasuki sebuah kamar yang jendela terbuka.Nara yang melihat aksi bocah kecil itu agak ngeri tetapi dia berusaha beranikan diri walaupun sebenar nya dia takut.Nara langsung mengikuti Sonya yang memasuki jendela yang terbuka


"kak sini"Sonya segera menarik tangan Nara kebawa tempat tidur


walaupun Nara tau Mungkin Ricky gak bisa mencari mereka Nara segera keluar tetapi Sonya mencega nya


"kita kesini aja dulu tar ketauan kak Ricky"


sebenar nya Nara ingin menolak tetapi untuk menyenangi hati bocah yang baru dikenal dia cuma nurut aja.sampai mereka gak sadar kalau mereka tertidur dibawah kolong