
Sesampainya Di Kampus
Huft... untung nggak telat. Beruntung juga sih mobil itu dateng jadi lebih cepat deh aku sampe kampusnya.
"Salsa!" Panggil Rani, Cika, Mela. ya, mereka sahabatku waktu di SMA. kami janjian melanjutkan pendidikan perguruan tinggi ditempat yang sama, meskipun beda fakultas. Aku dan Cika berada di fakultas yang sama, tapi jurusan prodinya yang berbeda.
"Hey, assalamualaikum... selamat pagi sahabat2ku..."
Rani Cika dan Mela kompak menjawab salam
"Waalaikumsalam.."
Cika: " Sal, kamu tadi berangkat sama siapa?"
Rani: " iya tumben lho kamu berangkat pake mobil sport gitu. Biasanya kan kamu nggak mau nunjukin mobil kamu ke kampus..."
"Sssttt jangan kenceng2 ngomongnya. Hhh.. aku nggak tau yang nganter aku tadi siapa. Puas? Jadi pliiss stop jangan bahas tentang mobil tadi."
Mela: " Ya elah Sal, satu kampus udah pada lihat kamu kali, kalau kamu dateng dianter pake mobil sport merah itu."
What? haduh... kenapa bisa terjadi sih? Dan kenapa pada nglihatin aku segala? Ini semua gara2 orang aneh itu! Awas aja nanti kalau ketemu, akan aku balas biar kamu malu!
Rani: " Sal, kamu beneran nggak tau siapa yang nganter kamu ke kampus?"
" Iya beneran aku nggak tau..."
Cika: " Kok aneh sih?"
"Ck.. udah ah g usah dibahas, nasi sudah menjadi bubur, yuk masuk kelas masing2."
"Ck... ya udah biarin. lagian udah terjadi kan? Udah ah ayok masuk..."
Jam Istirahat.
Aku bersama sahabat2ku sedang dikantin memakan snack yang kita beli bersama. Tiba Dito temen seprodiku lari ke arah meja tempat aku dan sahabat2ku makan.
"Sal2! Pak Hendro manggil kamu tuh..."
"Ha? Aku?"
"Ck... iya! yang namanya Salsa di kampus ini kan cuman kamu, cepetan sana ah!"
"Iya2 santai aja kali."
Aku pun pergi meninggalkan meja itu. Cika salah satu sahabatku bertanya kepada Dito. "Ada apa sih To? Kok Salsa dipanggil ke ruangannya Pak Dito?"
"Nggak tau Cik, katanya ada tamu yang nyari Salsa."
"Orang tuanya kah?" Tanya Mela
"Bukan, pokoknya orangnya cool banget lah."
Tanpa basa basi, Rani, Cika dan Mela beranjak menuju tempat ruangnnya Pak Hendro.
"Woy! ini makanan ama minumannya aku habisin ya?!"
Ketiga sahabatku kompak menjawab "iya habisin aja!" langsung pergi ke arah aku berjalan.