The Secret Love

The Secret Love
Penderitaan Vino


Setelah menyanyikan lagu, Vino bertepuk tangan.


"Suara kamu baguss banget Kay, ya udah kamu mau kan duet bareng aku diacara itu? "


"Iya Vin, aku mau banget. "


"Ya udah aku tunggu besok di sekolah yah! kita latihan sama Pak Satria. "


"Ok, ya udah aku pulang dulu yah Vin. "


"Iya, hati-hati yah. Ayo aku anter sampe depan. "


Kayla mengangguk, lalu berjalan sampe keluar rumah Vino.


"Aku pulang dulu yah Vin, daah. "


"Daah."


Kayla langsung mengendarai motornya pergi dari rumah Vino menuju rumahnya.


Ganteng, baik, ngga sombong lagi, semoga aku bisa jadi temen yang baik buat kamu Vin. Kalau aku ngga jadi orang yang kamu sayang pun tak apa yang penting aku bisa deket sama kamu Vin, itu udah buat akau bahagia . Gumam Kayla dalam hatinya.


Kayla sudah sampai dirumahnya langsung menuju ruang keluarga, dan terlihat ayahnya sedang menonton televisi.


"Kamu dari mana Kayla? "


"Dari rumah temen Pa, tadi nganterin kue pesenan ibunya. "


"Ouh, udah makan belum? "


"Belum Pah. "


"Makan dulu yah! Tadi Papa beliin mie goreng favorit kamu sama ka Nayla, tuh ka Nayla lagi makan. "


"Iya pa, makasih yah Pa. "


"Sama-sama sayangnya Papa. "


Kayla langsung menuju meja makan yang disana ada kakanya sedang makan dengan lahap nya.


"Rumah siapa tadi yang kamu kunjungi Kay? "


"Rumah Vino ka, kaka tau ngga rumahnya besar banget lebih besar dari rumah kita dulu. "


"Wah, berarti orang tua Vino kaya banget yah? "


"Kayaknya sih ka, katanya papanya pemilik perusahaan. "


"Wih, hebat banget. Terus kamu ngapain disana sampe main disana?"


"Aku main musik disana, Vino punya ruangan musik sendiri. Kaka tau ngga? semua alat-alat musiknya ia beli sendiri, ngga pakai uang orang tuannya. "


"Masa? "


"Iya ka,beneran deh cowok idaman banget. "


"Kayla ....Kayla ...kamu pengin deket sama Vino yah?"


"Haha kaka tau aja, oh ya aku besok pulangnya telat ka, soalnya aku bakal latihan nyayi sama pak Satria terus bareng sama Vino. "


"Ngapain kamu latian nyanyi? "


"Aku bakalan makili sekolah kita buat lomba nyanyi duet dan aku pasangan sama Vino "


"Wih, selamat yah adek kecilnya kaka, semoga kamu bisa deket sama Vino. "


"Iya ka, makasih. Semoga kaka juga bisa deket sama ka Ghevan. "


"Apaan sih kamu. "


Mereka tertawa sambil makan Mie gorengnya masing-masing, papanya yang melihat mereka hanya ikut tersenyum.


SKIP


"Udah bangun? "


"Kaka ngga liat, aku udah cantik kayak gini. "


"Iya, ya udah solat dulu sana! "


"Aku lagi dapet ka. "


"Ouh, ya udah ayo kita ke dapur bantu bunda! "


"Ayo."


Mereka dengan seragam yang sudah dikenakan, langsung pergi menuju dapur, dan terlihatlah ibunya sedang masak. Mereka langsung membantunya dan setelah selesai mereka meletakan makanan di atas meja makan. Setelah semuanya selesai, semuannya sarapan bersama. Sarapan Kayla dan Nayla sudah habis sekarang mereka menuju kamarnya untuk mengambil tas sekolahnya.


"Papa, Bunda. Nayla dan Kayla pergi berangkat sekolah dulu yah." Sambil mencium tangan Ayah dan ibunya.


"Iya, hati-hati ya sayang. Ini uang saku kalian! " Kata ayahnya sambil menyerahkan 2 lembar uang berwarna hijau kepada Nayla.


"Iya Pa, makasih. "


"Iya, ya udah sana berangkat! "


Kayla dan Nayla langsung naik motor menuju sekolahnya.


Sampailah mereka disekolah, Kayla langsung turun dari motornya. Nayla memarkirkan motor lalu pergi menyusul Kayla. Mereka jalan bersama dan terlihatlah banyak orang menatapnya sambil tersenyum dan mengangukan kepala sebagai tanda sapaan, Kayla dan Nayla pun membalasnya dengan senyum dan anggukan kepala. Mereka berpisah di tengah kerumunan, Kayla pergi ke kelasnya begitu juga dengan Nayla.


*****


Di tempat lain


"Ma, Vino pergi ke sekolah dulu yah! "


"Iya, kamu hati-hati yah! "


"Iya, Ma. "


"Oh ya Vin, kamu jangan terlalu deket sama Kayla yah! "


"Kenapa Nah? Kayla kan orang baik. "


"Iya, tapi kamu tau kan dia itu ngga selevel sama kita kalo Ayah kamu tau, bisa-bisa kamu dilarang temenan sama dia. "


"Mah, Vino ini udah gede Mah, Papa ngga bisa ngatur ngatur hidup Vino terus Mah! "


"Iya Mama ngerti, sayang. Tapi kamu tau kan Papa gimana? Mama ngga masalah kamu mau temenan sama siapapun, tapi ngga sama Papa kamu. Dan kamu harus ingat, masa depan kamu itu masih bergantung sama Papa kamu nak! "


"Iya Mah, ya udah Vino pergi dulu yah Ma, Assalamu'alaikum. "


"Waalaikumsalam."


Vino melajukan mobilnya menuju sekolah, sambil menyetir mobilnya Vino berbicara sendiri.


"Ya Tuhan, kenapa kau berikan aku ayah yang sangat egois, apa apa harus diatur, bahkan berteman pun dia mengaturnya. Kenapa kau berikan aku ayah yang kaya tapi tak punya kasih sayang, lebih baik aku jadi orang miskin tapi bisa merasakan kasih sayang kedua orang tua yang lengkap. "


Tidak sadar Vino telah sampai disekolah, ia langsung menuju kelasnya.Banyak orang yang menyapanya, namun Vino tidak membalasnya bahkan senyum pun tidak.


Ia memasuki kelas tanpa sepatah kata kepada siapa pun bahkan termasuk Kayla.


Bersambung....


Jangan lupa


Like๐Ÿ’‹


Comment ๐Ÿฅฐ


Rate bintang 5๐ŸŒน


And


Vote๐Ÿ˜˜๐ŸŒน๐Ÿ’‹