The Secret Love

The Secret Love
Sorry, YES, I WILL


Kayla masih diam tak berkutik melihat orang yang sedang berlutut dibawahnya. Bukan sebuah paksaan atau hinaan melainkan pernyataan cinta yang begitu tulus dari matanya. Masih tetap menunggu gadis yang tak lain adalah Kayla menjawab pertanyaan orang yang tak lain adalah Vino.


"Kayla? Are you okey? " Tanya Vino yang dari tadi melihat Kayla dengan tatapan penasaran akan jawaban Kayla. Tak ada yang berubah, Vino masih stay ditempatnya begitu juga dengan Kayla.


"Sorry, Vin. "Jawab Kayla.


" Kayla kamu ngga mau nerima cinta aku? "


"Sorry buka itu maksud aku! Sekarang kamu berdiri yah! "


"Kamu nolak aku, Kay?"


"Siapa yang bilang aku nolak kamu? "


"Kan kamu tadi bilang, sorry... "


"Maaf buat kamu nunggu! "


"Terus kamu mau apa ngga jadi pacar aku? "


"Mau ngga yah? " Kayla sambil memasang wajah berpikir sambil menggaruk rambutnya yang tak gatal itu.


Vino berdiri lalu mencubit pipi Kayla.


"Ih, ko dicubit sih? Sakit tau! Nih kan jadi merah! Balas Kayla sambil memegangi pipinya yang merah itu. Entah karena baper atau cubitan dari Vino.


" Kamu sih, gemes! Kamu mau apa ngga? Kalo ngga mau bilang aja kau ngga papa ko! "


"Sorry, Vin... "


"Iya udah, nggapapa. " Ucap Vino mmeutong Kayla yang belum selesai bicara.


"Sorry, YES, I WILL!!! Teriak Kayla yang berhasil membuat langkah Vino berhenti.


Memang, Vino sudah melangkahkan kakinya beberapa langkah untuk keluar dari tempat itu.


Vino membalikan badannya, melihat Kayla tersenyum lebar di hadapannya dengan jarak beberapa meter saja.


Vino memperlihatkan senyumnya pada Kayla. Tak bisa lagi dia menyembunyikan rasa bahagianya itu. Begitu juga dengan Kayla.


" Are you seriously, Kayla? "


"Yes, i very serious! Dan aku benar-benar mencintaimu, Vino Raditya! "


Sekarang mereka resmi menjadi pasangan kekasih. Mereka berpelukan hangat menyampaikan kebahagiaan mereka itu. Tanpa sadar, seseorang yang sudah Vino sewa untuk menjadi fotografer nya, mempotret momen tersebut.


Kayla melepaskan pelukannya, dia agak terkejut dengan orang itu. Sejak kapan dia ada disana? Vino tersenyum ke arah Kayla.


Fotografer itu sudah siap dengan kameranya.


Vino kembali berjongkok didepan Kayla. Membuka kotak yang dari tadi dia bawa. Cincin couple bertuliskan huruf 'K' dan 'V'.


Cekrek...


Yap, fotografer itu memotret detik-detik Vino membuka kotak beludru itu.


"Kayla, sekarang kamu adalah pacar aku! Dan aku adalah pacar kamu! Jadi pakailah cincin ini, dan aku akan memakai cincin ini! "


Kayla mengangguk sebagai tanda setuju. Vino berdiri lalu memasangamn cincin bertuliskan huruf 'V' dijari manis tangan kiri Kayla.


Cekrek...


Dilanjutkan dengan Kayla memasamhkan cincin bertuliskan huruf 'K' dijari manis tangan kiri Vino.


Cekrek...


Mereka sudah memakai cincin mereka masing-masing. 'K' dijari Vino yang melambangkan nama 'Kayla' dan 'V' di jari Kayla yang melambangkan nama 'Vino'.


Sekarang Vino menarik Kayla dan mendudukannnya di kursi tempat makan romantis yang ia sewa dekorasinya.


Sementara, Vino menghampiri fotografer itu, dan memberikan beberapa lembar uang serta memperlihatkan tangkapan gambar yang berhasil ia potret.


Kayla yang menunggu Vino kembali, membuka ponselnya. Dia membuka aplikasi instagram nya dan menyadari bahwa Vino mulai mengikuti akunnya.


Kayla tersenyum melihat itu. Tak lama ponselnya bergetar, ada notifikasi dari Vino. Vino mengirimkan beberapa gambar. Kayla mengecek gambar tersebut, ternyata ada video detik-detik pemasangan cincin juga.


Setelah menyelesaikan urusannya, Vino kembali ke Kayla. Duduk di kursi yang membuatnya bertatapan langsung dengan Kayla. Vino memandangi gadis didepannya ayng sudah resmi menjadi kekasihnya.


Tak beberapa lama ada seorang pelayan mengantarkan makanan dan minuman yang sudah Vino pesan. Vino dan Kayla menikmati makanan itu. Namun, keheningan adalah suasana yang mereka rasakan saat ini.


"Kay... " "Vin... "


Tak disangka ternyata mereka ingin menghilangkan keheningan itu, namun mereka saling bersamaan. Mungkin ini adalah keajaiban cinta, bisa membuat pikiran dan hati orang itu sama.


"Duluan aja Vin... " "Duluan aja Kay... "


Aww, mereka mengucapkan secara bersamaan lagi. Pipi mereka sama-sama merah karena terbawa suasana itu.


Untung saja taman itu dibelakang, jadi pengunjung kafe tidak akan melihat momen Kayla dan Vino sekarang ini.


"Ko kaya ajaib banget yah, bisa bareng terus? " Ucap Kayla.


"Itulah keajaiban cinta, sayang. "


Blusss..


Pipi Kayla memerah, mendengar Vino memanggilnya dengan kata 'sayang'. Kata-kata mutiara yang ingin sekali Kayla dengar sejak dulu.


"Sekarang kita bisa saling panggil 'sayang' kan? " Vino bertanya kepada pacarnya itu sambil emmegang tangannya. Tangan yang sangat hanat dan nyaman dipegang.


"Mmm, boleh ko. Tapi, aku beh nanya ngga, Vin? "


Balas Kayla sambil membalas pegangan tangan Vino.


"Tanya apa? Semua boleh untukmu, Kayla. "


"Kenapa kamu nembak aku kaya gini? Dan kenapa kamu tiba-tiba jadi hangat? Bukannya kamu di cap orang-orang sebagai ice boys tapi kenapa sejak kita bertemu dari awal kamu ngga pernah dingin sama aku? "


Vino tersenyum, dia sengaja menahan tawanya agar tidak pecah. Memang benar yang diucapkan Kayla. Vino memang selalu dingin kepada siapapun, tapi dia tak pernah dingin kepada Kayla.


"Karena aku cinta sama kamu, Kay. Aku juga ngga tau kenapa, sejak kita bertemu waktu SMP aku sudah menyimpan rasa buat kamu, Kay! "


"SMP? Memang kita pernah bertemu waktu masih SMP, Vin? "


"Kamu ingat ngga? Cowok yang sama kamu dulu yang diajar sama Bu Dewi? Itu aku dan perempuan itu adalah kamu, Kayla! "


Kayla mencoba mengingat kejadian itu. Dan sampai akhirnya dia teringat akan masa-masa SMP nya itu.


Flashback on...


Kayla adalah siswi di SMP Tirta Wijaya. Pintar, cantik, dan anak kesayangan guru, itulah sebutan Kayla saat ia duduk di bangku SMP.


Suatu hari, guru Matematikannya Bu Dewi, memberitahunya bahwa ia akan mengikuti lomba kompetisi matematika . Sebelum kompetisi dimulai, Bu Dewi mengajar Kayla materi-materi yang akan diujikan di kompetisi tersebut.


Dia tidak diajar sendirian, melainkan ada seorang laki-laki tampan, pintar, dan baik yang ikut Bu Dewi ajar. Karena, dia sekolah siswa laki-laki itu tidak ada guru yang bisa memberinya materi tambahan.


"Kayla, kenalin ini Vino. Siswa dari sekolah Nusa Bangsa. Dia akan jadi teman kamu yang setiap hari ikut kita bimbingan. Sampai kompetisi itu selesai. " Ucap Bu Dewi kepada Kayla.


"Oh iya, Bu. Hai Vino, aku Kayla. Senang bertemu denganmu! " Sapa Kayla kepada siswa tampan yang tak lain adalah Vino.


"Hallo, Kayla. Senang bertemu denganmu juga. " Balas Vino dengan senyum manisnya itu.


Sungguh manis dan memabukkan senyuannnya dan wajahnya itu.


Setiap hari, Vino selalu datang ke sekolah Kayla setelah sekolahnya selesai. Kayla pun sudah akrab dengan Vino, karena Kayla sendiri tipe orang yang gampang akrab dengan siapapun. Begitu juga dengan Vino.


Hingga akhirnya mereka berpisah setelah kompetisi matematika sudah selesai. Kayla mendapatkan juara 1 di kompetisi itu. Sedangkan Vino mendapat juara 2.


Setelah lomba itu berakhir, Vino sudah tak pernah lagi menyapanya. Bertemu saja sudah mustahil. Ingin menyapa lewat ponsel itu pun tidak bisa karena nomor Vino sudah tidak aktif.


Flashback off...


Kehendak Sang Maha Kuasa memang sangat indah. Dulu Kayla mengira bahwa ia tak akan pernah lagi bertemu dengan Vino. Bahkan dulu Kayla sudah menyimpan rasa juga untuk Vino. Dan Vino merupakan orang pertama yang berhasil membuat Kayla merasakan artinya Cinta.


Bersambung...


***iklan***


Author : "Dapet ngga feelnya nih? Authirnya aja baper sendiri waktu bikin ini😭😍semoga feelnya dapet yah, Amiiiin... "


Semoga dapet feel nya, Ammiin.


Jangan lupa


Like


Comment


Rate


and


Vote yah Guys😍😍