
pagi hari yuna bersiap untuk berangkat ke sekolah
"astagaa,,aku sepertinya melupakan sesuatu!,tapi sesuatu nya apaan tch" kata yuna sambil mengkerutkan alis nya
yuna masih mencari barang yang ia cari,"ahh sial aku melupakan barang itu,bodohh bodohh!!" kata yuna sambil marah
yuna yang sudah putus asa mencari barang yang hilang itu,akhirnya dia meninggalkannya
*di sekolah
yuna memasuki kelasnya lalu dia duduk di bangku nya
dia melihat ke bangku jay,"dia belum datang??" batin yuna sambil melihat meja jay
yuna tiba tiba terfikir dengan kejadian yang terjadi beberapa hari yang lalu
"...,,apa dia tidak datang ya?" kata yuna sambil menutup matanya
yuna yang tak mau lagi memikirkan kejadian yang lalu diapun langsung menepuk jidat nya
"uhh..harusnya aku tak memikirkan nya tch!!" kata yuna
"sebaiknya aku pergi saja ke luar kelas" kata yuna
yuna pun berdiri dari bangku nya dan dia pergi menuju pintu keluar kelas
selagi yuna msh diluar kelas dia tiba-tiba menabrak seseorang,"ah- kau jalan melihat apa tida-" kata yuna terpotong llau kaget melihat orang yang dia tabrak
"g-givan..!!?" kata yuna dengan perasaan terkejutnya
"ternyata kau sekolah disini,gadis pengecut..?" kata givan sambil tertawa
"kau pikir aku peduli dengan lelaki biadap seperti mu huh?!" kata yuna dengan ekspresi marahnya
"kau ini? Berani sekali kau melawan?!"menampar wajah yuna
"APA APAAN KAU GIVAN!!??" teriak yuna yang memarahi givan
"kau ini kasar sekali menjadi perempuan,hatus nya kau lembut" kata givan dengan mengkerut kan alisnya
"TCH...BANYAK BICARA,BANJINGAN !!" kata yuna sambil menampar wajah gavin
gavin yang terlihat kesal lalu langsung memukul yuna sehingga wajah yuna sedikit bengkak
"bodoh,kau memukul seperti apa?rasanya saja tidak ada.." kata givan dengan perkataan meremehkan yuna
"tidak..aku akan menghancurkan mu!! kamu yang telah menghilangkan kedua orang tuaku!!" kata yuna dengan mengeluarkan air matanya
givan yang mendengar nya lalu terdiam
jay yang tiba tiba lari tergesa-gesa lalu datang menghampiri yuna dan givan
jay melihat wajah yuna yang sedikit bengkak
entah mengapa jay tiba tiba marah dan langsung menendang givan
"hey..hey..hey..,,apa apaan kau ini? datang lalu langsung memukul orang saja!?"kata givan dengan menggigit gigi nya
"tidak ada lelaki sejati yang memukul wanita,,laki laki macam apa kau ini!?,dasar pengecut,orang seperti mu tak pantas disebut laki laki"kata jay dengan wajah marah nya
saat itu givan dan jay sudah saling pukul memukul hingga wajah mereka sama sama babak belur
guru-guru dan osis lalu datang dan mengamankan mereka ber2
*di ruang bk
"GIVAN,,JAY..!!,KALIAN INI APA APAAN? KALIAN MEMBUAT NAMA SEKOLAH KITA KOTOR SAJA!!" kata bu kiran
"sudah..kalian ibu maafkan tapi hanya kali ini saja.. kalian memang baru membuat masalah tali jangan sampai begini,pergilah.."kata bu kiran sekali lagi
*di uks
yuna pergi menjumpai jay
"jay..maaf aku melibatkan mu.."kata yuna sambil tunduk
"sudah dua kali aku melibatkan mu ke masalah ku.." kata yuna sekali lagi
"bodoh,kau gadis bodoh,aku melindungi kan?harusnya kau tidak seperti itu,berterima kasihlah kepada ku."kata jay
"eh..berterima kasih?baiklah.."kata yuna
semenjak saat itu kami pun sangat sangat menjadi dekat,bahkan kami selalu bersama disekolah,tetapi dia masih sedikit jutek padaku.