The Secret Love

The Secret Love
The Secret Love


tok tok,,suara ketukan yang terdengar sedang mengetuk pintu kelas


"masuk lah",kata bu yuuki


terlihat seorang wanita cantik yang memiliki rambut berwarna hitam panjang dan memakai jacket hitam.


"apakah kamu yang bernama yuna?",kata bu yuuki


"ah iya saya yuna..",jawab yuna dengan senyuman manisnya


"silahkan perkenalkan dirimu didepan,yuna",kata bu yuuki


yuna pun maju dan mengenalkan diri nya didepan teman teman barunya


"halo semua,saya bernama yuna lockser biasa saya dipanggil kang yuna/ayuna,saya berumur 16 tahun dan saya hobi membaca." seru yuna dengan semangat.


semua anak kelas pun saling mengenal kan diri mereka kepada yuna, "baik lah yuna silahkan duduk di sebelah jay yang mengenakan jacket merah" kata bu yuuki


yuna berjalan kearah tempat duduk nya yang bersampingan dengan jay.


"halo,,namaku yuna kamu jay ya??" kata yuna


tetapi jay sama sekali mengabaikan perkataan yuna dan tak menjawabnya.


"hello?? kau mendengar nya??" kata yuna


dengan teguran kedua kalinya jay tetap tidak menjawab dan mengabaikan perkataan yuna.


yuna yang sudah terabaikan pun langsung menyimpan tas nya di bangku nya lalu ia pun duduk di bangku nya.


*bel istirahat berbunyi


yuna adalah anak baru,wajar dia tidak memiliki teman sementara untuk menemaninya.


"uhmm.. aku sendirian yaa?? huft~" kata yuna sambil menghela nafasnya


lalu yuna melihat jay yang sedang duduk di bawah pohon besar yang berada di pertengahan sekolah,yuna pun datang mendekati jay.


"halo jay,haha lagi lagi kita bertemu ya??" kata yuna dengan senyuman nya yang lebar.


yuna yang sudah terlihat lelah dengan sifat jay ia pun langsung pergi meninggalkan jay sendirian


tetapi saat yuna sudah pergi,jay tiba tiba berdiri lalu serentak ia pergi dari sana


yuna yang putus asa pergi membeli susu untuk jay,lalu sesudah dia membeli susu tersebut dia langsung pergi ketempat yang di tempati jay tadi


dia yang tadinya ingin memberikan jay tiba tiba dia melihat jay sudah menghilang dan tak berada lagi disana.


"lagi-lagi..apakah nasib ku akan sama seperti dahulu kala..?" ucap yuna dengan melepas susu yang ingin ia beri kepada jay


tapi ternyata jay melihatnya dari kejauhan,setelah melihat gaya yuna yang seperti itu jay semakin tertarik kepada yuna


*bel masuk kelas


yuna duduk di bangkunya dan dia menutup matanya lalu tunduk.


yuna lalu menuka matanya,serontak ia membilang " aku sangat lelah,aku tak yakin dengan kelas baru ini,aku jadi membenci diri ku sendiri.."


jay yang mendengar nya lalu melirik ke yuna,selagi itu ia mengamati gaya-gaya yang dipergerakkan oleh yuna


yuna pun tiba tiba mengeluarkan air matanya,"ahh? dasar yuna.. mengapa kau menangis lagi,bukankah kau anak yang kuat?" kata yuna


jay yang melihatnya lalu berdiri dari bangkunya dan pergi menghampiri yuna.


yuna ynag melihat jay berada di dekat nya lalu menghaous air matanya dan bertanya kepada jay,"eh,ada apa? ada perlu?"


"kau.. menangis?" kata jay..


yuna yang mendengar nya laku tertawa terbahak bahak,"bagaimana bisa kau melihat aku menangis huh??,aku tidak se-cengeng itu tahu!" kata yuna


jay yang mendengarnya lalu memberi gula gula kepada yuna,"ambillah dan jangan menangis lagi" kata jay.


yuna yang mendengar nya langsung kaget dan pipi nya memerah,"huh..dia?" kata yuna dengan perasaan yang kaget


jay pun lalu langsung pergi ke bangku nya dan lanjut menulis.