
Setelah semua calon tampil, pembawa acara kembali maju ke depan. Vino sangat puas dengan penampilannya tadi sempurna dan dia selalu berdoa agar bisa menjadi Ketua OSIS Internasional High School.
"Baiklah, demikian penampilan para calon ketua dan wakil ketua OSIS. Kami persilahkan kepada dewan juri untuk menentukan siapa yang berhak maju menjadi calon ketua OSIS dan wakil ketua OSIS Internasional High School. "
Setelah dua pembawa acara tadi mempersilahkan dewan juri untuk maju, Pak Satria yang selaku pimpinan dewan juri maju kedepan dengan membawa sebuah kertas.
"Saya ucapkan terimakasih atas partisipasi anak-anak yang mau mengikuti seleksi calon ketua dan wakil ketua OSIS Internasional High School. Bapak mengucapkan selamat kepada anak-anak yang terpilih menjadi calon ketua dan wakil ketua OSIS dan untuk yang tidak terpilih jangan berkecil hati, karena yang tidak terpilih akan menjadi anggota OSIS. Mereka yang terpilih menjadi calon ketua dan wakil ketua OSIS nomor 1 adalah Galang Saputra dengan wakil Mira Syakira Laody.
Calon ketua dan wakil ketua OSIS nomor 2 adalah Ghevan Adji Pratama dengan wakil Haris Adira Putra.
Calon ketua nomor 3 adalah Vino Raditya dan Erik Solyard Dratu.
Kepada nama-nama yang bapak panggil silahkan maju ke depan! "
Angga, Mira, Ghevan, Haris, Vino, dan Erik maju ke depan. Mereka mendapatkan ucapan selamat dari para juri dan siswa yang ada diruangan itu. Kini mereka resmi menjadi calon ketua dan wakil ketua OSIS. Kayla, Nayla dan para siswa yang ada diruangan itu juga resmi menjadi anggota OSIS .
Setelah pengumuman dan mengucapkan selamat kepada calon ketua dan wakil ketua OSIS semuannya keluar dari ruangan, lalu pulang. Namun bagi calon ketua dan wakil ketua OSIS masih tetap diruangan untuk menerima pengumuman penting .
"Kay, Vino saingan nih sama Ghevan. Siapa yah yang bakalan jadi ketua OSIS? "
"Entahlah ka, kita doakan saja yang terbaik untuk mereka! "
"Hemm, kamu benar Kay. Ayo pulang! "
"Ayo."
Kayla dan Nayla pulang menuju rumahnya. Saat ditengah jalan , tiba-tiba motornya berhenti karena kehabisan bensin. Untunglah didepan ada warung kecil yang menyediakan bensin. Nayla menunyun motor sampai ke warung tersebut, Kayla mengikuti dari belakang.
"Mas, saya mau beli bensin 1 liter! " Nayla mengucapkan kata-kata nya kepada seorang laki-laki yang kelihatan seumuran.
"Baik mba. " laki-laki tadi langsung mengambilkan bensin dan mengisikan nya.
Nayla langsung memberikan uang pas dan melakukan kendaraannya lagi.
"Assalamu'alaikum bunda, Kayla sama ka Nayla pulang! " Suara Kayla sambil memasuki rumah.
Namun ia tidak melihat bundanya. Ia mengecwk di dapur namun tidak ada. Akhir ya Kayla dan Nayla memutuskan untuk langsung mandi lalu menonton televisi.
Jam menunjukan pukul 14.00 ,sudah 1 jam Kayla dan Nayla dirumah. Namun, bundanya belum kelihatan sama sekali. Nayla mengambil ponselnya dan mencari kontak bundanya. Setelah menemukannya, Nayla langsung menelfon bunda. Nayla panik karena ia belum mendapatkan jawaban dari bundanya.
Setelah tiga kali menelfon bundanya, akhirnya ia mendapatkan jawaban.
"Assalamu'alaikum bun, Bunda ada dimana? "
"Waalaikumsalam, Sayang. Bunda lagi dirumah tante kamu. "
"Dirumah tante Safitri? "
"Iya, kayaknya mama mau nginep disini. Soalnya suaminya tante Safitri lagi diluar kota, jadi dia ngga punya temen. Nanti kalo ayah udah pulang, tolong bilang yah! Tadi bunda juga udah bilang sih. "
"Ouh, baik bun. Bunda jaga diri yah disana! "
"Iya, sayang. Kamu juga yah! "
"Wassalamu'alaikum, bun. "
"Waalaikumsalam."
Kayla yang dari tadi menonton televisi dan mendengarkan Nayla berbicara hanya diam.
"Telfon sama siapa, Ka? "
"Sama bunda. Bunda bilang dia mau nginep dirumah tante Safitri karena suami tante lagi pergi keluar kota. "
"Ouh, ok. "
Nayla dan Kayla melanjutkan aktivitas nya menonton televisi.
*****
"Gimana sayang? siapa yang terpilih jadi calon ketua dan wakil ketua OSIS? "
"Alhamdulillah, Vino jadi calon ketua OSIS nomor tiga"
"Siap Ma. "
Vino langsung naik ke lantai atas menuju kamar mandi dan berendam. Setelah mandi, Vino duduk diatas ranjangnya dan memangku laptopnya. Dia memasang earphones di telinganya dan mendengarkan musik sambil mencari artikel-artikel yang berkaitan dengan ketua OSIS.
Vino yang sedang sibuk membaca artikel di laptopnya tidak menyadari bahwa ayahnya sudah pulang dan berdiri didepan pintu kamar Vino.
"Hm hm.... " Suara deheman ayah Vino yang melihat anaknya sedang sibuk dengan benda didepannya. Vino yang melihat ayahnya langsung melepaskan earphones nya dan ayahnya duduk disamping Vino masih menggunakan jas yang biasa ayahnya gunakn untuk bekerja.
"Eh, Papa udah pulang. "
"Iya, gimana acara seleksinya? "
"Allhamdulilah, Pa. Vino terpilih jadi calon ketua OSIS nomor 3,doain Vio semoga bisa jadi ketua OSIS yang seperti papa inginkan! "
"Papa pasti do'ain yang terbaik buat anak kesayangan papa ini. " sambil membelai pipi Vino.
"Makasih pa, Vino sayang banget sama papa. "
"Papa juga sayang banget sama Vino. "
Lalu mereka berpelukan. Ayah Vino langsung pergi meninggalkan Vino menuju kamarnya untuk mandi.
Saat Vino hendak melanjutkan aktifitasnya, ponselnya berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.
"Vin, selamat yah atas terpilihnya kamu menjadi calon ketua OSIS dan semoga kamu juga bisa menjadi ketua OSIS di sekolah kita yah. " Pesan itu berasal dari kontaknya bernama Kayla Nazwa K, MIPA 1.
"Iya, makasih yah Kay atas dukungannya!" Jawab Vino kepada Kayla.
"Sama-sama, Vin. Oh ya, kamu kan bakal jadi calon ketua osis, nah kalo kamu terpilih jadi ketua OSIS, apa kamu tetep nyayi buat acara itu? "
"Entahlah, nanti aku tanyain sama pak Satria. Besok kamu siap-siap yah! Aku mau ngajak kamu jalan-jalan yah, besok aku jemput kamu jam 9 ok! "
"Ok Vin, terimaksih. "
"Hmm, udah sana tidur! "
"Haha baru jam 8 , Vin. "
"Ya, yang penting jangan tidur kemaleman yah! Nanti sakit. "
"Iya."
Setelah membaca jawaban Kayla, Vino turun menuju ruang keluarga. Disana sudah ada mama dan papanya yang sedang duduk menyaksikan acara televisi.
"Ma, Pa. Besok Vino mau pergi yah! "
"Boleh, kemana? Sama siapa? "
"Ke mana yah.. Ke Dufan lah pa. Boleh ngga? "
"Tentu, sayang. Sama siapa? "
"Sama Kayla pa. "
"Ouh, ok. Yang penting jangan neko-neko yah! "
"Iya, papa sayang. "
Akhirnya mereka semua menonton acara televisi bersama.
Bersambung...
Don't Forget to
Like😘
Comment😍
and
Vote 🥰🌹🌹💋