
Setelah mereka makan, mereka lanjut berjalan, dan ketika Nayla melirik jam nya menunjukan angka 13.00.
"Kay, pulang yuk! Udah siang, kasian Bunda dirumah sendiri! "
"Ok ka. "
"Vin, kami duluan yah! " Ucap Nayla pada Vino.
"Iya, kalian hati-hati ya! "
"Iya, ya udah kami pergi dulu. "
Kayla dan Nayla sudah ada di parkiran sekarang.
Mereka langsung naik ke motornya dan pergi meninggalkan pantai.
Tiba-tiba handphone Nayla berbunyi, ada yang menelfon nya, Kayla langsung memarkirkan motornya ke tepi dan mengambil ponsel nya dari saku.
"Assalamu'alaikum, Nak. "
"Waalaikumsalam, Bun. Ada apa Bun? Kayla sama Nayla lagi ada dijalan mau pulang. "
"Wah kebetulan banget, kamu bawa uang ngga Nak? "
"Bawa Bun. "
"Tolong kamu beliin tepung 1 kg, pewarna merah, sama butercream 1kg! "
"Emang bunda mau buat roti bu? "
"Iya, ada yang pesen roti buat nanti malem,makannya ibu suruh kamu beli itu soalnya barang itu udah abis, kamu beliin yah! "
"Tapi Nayla sama Kayla cuma punya uang seratus ribu bu, cukup engga? "
"InsyaAllah cukup nak! "
"Ya udah Nayla pergi ke toko dulu yah Bun. "
"Iya, hati-hati yah nak! "
"Iya Bun, Wasalamualikum. "
"Waalaikumsalam."
Nayla langsung melajukan motornya menuju toko, Kayla tidak bertanya apa apa karena ia sudah mendengarnya tadi. Setelah 10 menit di jalan mereka sampai di toko yang menjual bahan bahan kue. Nayla dan Kayla langsung masuk dan mengambil barang yang diperintahkan oleh bundanya.
Setelah merasa sudah genap pesanan ibunya, Nayla yang memegang belanjaan langsung menuju kasir.
"Semuanya 80 ribu mbak! " Ucap seorang kasir perempuan.
"Ini mba" Ucap Nayla sambil memberikan selembar uang berwarna merah.
"Ini belanjaannya dan ini kembaliannya. " Ucap kasir itu sambil menyerahkan kresek berisi belanjaan pesanan ibunya dan uang kembalian.
Setelah selesai, mereka langsung pergi meninggalkan toko dan pulang ke rumah. Kini mereka sudah sampai didepan rumahnya dan langsung masuk ke dalam rumah.
"Bun, Nayla sama Kayla pulang. "
"Eh, anak Bunda udah pulang. "
"Iya bun, ini pesanan Bunda! " sambil menyerahkan kresek berwarna hitam.
"Semuannya habis berapa Nak? "
"80 ribu Bun. "
"Nanti Bunda ganti yah! "
"Udah, ngga usah Bun!"
"Makasih yah nak. "
"Sama-sama Bun. "
"Bun, siapa yang pesen kue Bun? "
"Itu,rumah mewah depan salon. "
"Ouh, Kayla boleh bantu Bunda bikin kuenya! "
"Tentu sayang, ya udah kalian berdua olesi mentega di loyang yah!"
"Siap Bun. "
Mereka membuat kue bersama sama. Setelah selesai membuat adonan,bu Nita langsung memasukan adonan di loyang ke oven dan menunggu sampai kue matang.
"Bun, ini nanti kalo udah jadi langsung di antar apa nanti Bun? "
"Langsung Kay, nanti kamu anter yah! "
"Iya Bun, Kayla sendiri aja boleh ngga Bun? "
"Kenapa ngga sama Ka Nayla aja? "
"Ngga Bun, ka Nayla kan selalu belajar kalo malem. "
"Ya udah ngga papa, nanti anter nya jangan telat yah! jam 7 harus udah nyampe, katannya sih buat acara keluarga. "
"Siap Bun. "
Kayla dan Nayla langsung masuk ke kamar, lalu mereka mandi secara bergantian. Setelah selesai, Kayla langsung menuju ibunya di dapur, sedangkan Nayla langsung menuju tempat belajar.
"Udah jadi Bun? "
"Udah sayang, tinggal nunggu dingin dulu! "
"Ouh, nanti Kayla anter nya jam berapa Bun? "
"Jam setengah tujuh aja sayang, sekarang kan baru pukul enam, udah kamu solat dulu sana! "
"Iya Bun. "
Jam menunjukan angka 18.30,kayla langsung menuju ibunya.
"Bun, anter sekarang apa bun? "
"Iya, hati-hati yah, kalo mau mampir ke mana pulangnya jangan kemaleman ya sayang! "
"Iya Bun, ya udah Kayla berangkat dulu yah Bun! "
"Iya."
Kayla membawa kresek yang berisi 2 kue dan menuju motornya lalu menghidupkan motornya. Kayla mengendarai motornya dengan pelan pelan, karena udara malam hari menurut Kayla dingin. Setelah 15 menit di jalan Kayla sampai di gerbang rumah yang ia tuju. Kayla mengetok pintu rumah mewah tersebut.
"Assalamu'alaikum "
"Waalaikumsalam." suara laki laki-laki dari dalam rumah menuju pintu.
"Ada apa yah? Eh Kayla" Vino terkejut ketika melihat Kayla didepan pintu.
"Vino, jadi ini rumah kamu? "
"Iya, oh ya mari masuk! "
Kayla masuk ke dalam rumah Vino.
"Siapa itu nak? "suara orang dari atas yang akan turun ke bawah.
" Ini mah, Kayla temen aku. "
"Saya nganterin pesanan kue atas nama Bu Linda. "
"Ouh, jadi kamu anaknya Bu Nita? "
"Iya Bu. "
"Ya udah sini kuenya, saya Bu Linda ibunya Vino. "
"Ya Bu, ini" Sambil menyerahkan kresek nya.
"Makasih yah, ini saya bayar semuanya. " Sambil menyerahkan 2 lembar uang berwarna merah.
"Makasih Bu. "
Bu Linda langsung menaruh kuenya didapur dan meninggalkan mereka berdua.
"Ya udah aku pulang dulu yah Vin. "
"Nanti aja kan baru jam 7,gimana kalo kamu nemenin aku main musik? "
"Hmm, bentar yah aku minta ijin dulu sama bunda"
Lalu Kayla mengeluarkan ponselnya dan mencari kontak ibunya. Lalu menelfon ibunya.
"Assalamu'alaikum Bun. "
"Waalaikumsalam Kayla, kamu udah sampe? "
"Udah Bun, ternyata Bu Linda itu ibunya temen aku. Kayla mau main bentar disini boleh Bun? "
"Boleh, tapi jangan kemaleman yah pulangnya! "
"Iya bunda, maacih. "
"Sama-sama nak. "
"Ya udah Vin, ayo. Aku diizinin sama Bunda ku. "
"Ya udah ayo ke ruang atas! "
"Iya."
Vino dan Kayla menaiki tangga rumah Vino, didalam hati Kayla bergumam,
Rumah Vino bagus banget yah, tapi dia ngga sombong mau temenan sama orang miskin kaya aku. Pasti ibunya juga baik.
Vino berhenti di slah satu ruangan lantai dua. Dan mengajak Kayla masuk ke dalam.
"Ini ruang musiknya? " Tanya Kayla yang terkagum-kagum melihat isi ruangan Vino yang isinya sangat lengkap dengan alat musik yang canggih.
"Iya, kenapa? "
"Bagus banget, jadi segitu hobinya kamu sama musik? "
"Iya, dan ini aku beli pakai uang aku sendiri"
"Berarti kamu kerja? "
"Iya, aku bantu bantu papa di perusahaan, terus di kasih uang jajan sama papa. Uangnya aku tabung dan allhamdulillah bisa beli ini semua."
"Wah kamu hebat yah Vin, walupun kamu anak orang kaya tapi kamu ngga mau ngerepotin orang tua kamu, aku salut sama kamu. "
"Kamu bisa aja Kay, oh ya sekolah kita akan melaksanakan lomba nyanyi duet antar sekolah dan ada acara pernikahan anknya Bu Sani, nah aku dipilih untuk mewakili sekolah kita, terus aku disuruh buat nyari temen duet. "
"Jadi? "
"Kamu mau ngga jadi temen duet aku? "
Kayla berfikir sejenak.
"Tapi suara aku kan ngga bagus Vin"
"Aku kan belum lihat , gimana kalo sekarang kita nyanyi bareng, aku bisa lihat suara kamu cocok sama aku apa ngga? "
"Boleh, ayo. "
Lalu mereka menuju kursi yang berdekatan dan duduk disana. Vino memainkan pianonya dan akan menyanyi juga. , dan Kayla bersiap untuk bernyanyi.
Tiba saatnya kita saling bicara
Tentang perasaan yang kian menyiksa
Tentang rindu yang menggebu
Tentang cinta yang tak terungkap
Sudah terlalu lama kita berdiam
Tenggelam dalam gelisah yang tak teredam
Memenuhi mimpi-mimpi
Malam kita
Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
Dan kini hanya ada aku dan dirimu
Sesaat di keabadian
Jika sang waktu bisa kita hentikan
Dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan
Meleburkan semua batas
Antara kau dan aku
Kita ...
Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
Dan kini hanya ada aku dan dirimu
Sesaat di keabadian
Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
Dan kini hanya ada aku dan dirimu
Sesaat di keabadian
Mereka menyanyikan lagu itu secara bersahut sahutan.
Bersambung...