
Setelah sebulan bekerja akhirnya tiba waktunya mita dan fian pergi berlibur bersama
fian yang sudah mempersiapkan rencana ini jauh jauh hari rasanya tidak sabar ingin segera menikmati suasana liburan, pemandangan dll
yang selama ini mungkin fian dan mita belum pernah merasakan karena terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing
KAMAR KOS MITA
Mita mulai mempersiapkan semuanya kali ini mita benar benar merasa bahagia
pasalnya selama ini mita belum pernah sama sekali liburan bersama fian selama pacaran
"heeeeem pake baju apa ya??? "
sambil mengaruk kepala
kali ini mita benar benar bingung
beranjak dari tempat tidur membuka lemari melihat begitu banyak tumpukan baju dan tidak satupun baju disitu yang ingin mita pakai
satu persatu di cobanya sampai akhirnya mita berhasil menemukan satu baju yang cocok untuk mita pakai berlibur dengan fian
RUMAH FIAN
sementara fian yang sudah mempersiapkan semuanya dan bersiap menjemput mita
" semoga jalan jalan kali ini bisa bikin dia sneneg"
sembari menatap kaca yang tepat ada di depanyan
berjalan menyusuri rumah fian mengambil motor matic favorit fian dan mulai memanasinya
berilsiap membawa tas kecil berisikan kamera digital
" sayang kamu sudah siap????? "
"ih udah dong kamu jemput aku jam berapa yang "
" habis ini aku jemput ya ""
" siap komandan love you"
setelah menutup telfon dari fian mita bersiap merapikan rambut dan mempersiapkan kembali apa apa saja yang akan dia bawa
"ih kenapa sih aku ini mau main aja binggung kayak mau ngapain aja "
gerutu mita dalam hati dia benar benar tidak mengerti kenapa dia kebingungan seperti ini padahal sebelumnya dia tidak pernah seperti ini
"tok tok tok " suara ketukan pintu dari luar
"pasti dia " sambil berjalan membuka pintu
" yuk " mita memandangi fian dari ujung rambut sampai kaki kali ini mita benar benar terpukau dengan fian
" kamu mau terus mandangin aku aja atau kamu cepat ambil tas terus kita berangkat sekarang"
sambil menepuk pundak mita yang dari tadi hanya diam melihat fian
"sudahlah aku tau aku tampan tapi tolong jangan seperti itu melihatnya" sambil membalikkan tubun mita agar segera bergegas berangkat
"ih apa apan sih emang aku bilang kamu ganteng ih "
menggerutu dan tersenyum
mereka pun akhirnya berangkat menikmati jalan, bernyanyi, tertawa membuat keduanya seakan akan pasangan paling bahagia di dunia ini
ditengah perjalanan hujan turun sangat lebat membuat mita dan fian mau tidak mau harus berhenti kali ini fian tidak tega kalau harus membiarkan mita kehujanan dan sakit
" kita berhenti aja dulu ya yang hujanya kayak gini "
sambil membuka helm mita
"iyaaa yang "mita hanya mengangguk menuruti kemauan fian
"dingin gak " sambil menatap mata mita
"dingin yang " sambil memeluk kedua tangannya sendiri
"yaudah pake nih jakenya "sambil melepaskan jaket yang di pakai fian
"ih gak mau yang kamu aja yang pake nanti kalau aku endinnginan aku bisa langsung peluk kamu hehehe"
fian hanya terdiam dan tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu terkadang hal sepele namun semua itu membuat fian semakin jatuh cinta
tidak terasa hujan pun reda mereka segera melanjutkan perjalanan
setelah perjalanan 1 jam akhirnya mereka telah sampai di tempat tujuan kali ini mereka mendatangi tempat wisata permainan
fian yang memilih tempat ini karna menurut fian tempat ini cocok untuk fian dan mita bisa menghilangkan penat mereka selama bekerja
"kamu suka yang" mengandneg mita dan meliriknya
" dimanapun itu asal sama kamu aku suka yang" tersenyum menatap fian
"yang aku mau naik itu" sambil menunjuk perahu kecil di atas danau buatan yanh terlihat sangat indah
sambil terus mengandeng tangan fian dan menariknya untuk membeli tiket
fian yang hanya menurut berjalan di belakang mita
" pak saya mau 2 tiket ya berapa "
sambil mengambil dompet di saku celana fian
"25 ribu untuk 2 orang mas " tukang karcis sambil menyodorkan karcis kepada fian
setelah membayar mereka pergi menaiki perahu yang mita inginkan
"yang foto yuk " sambil mengambil handphonenya dan terus mengambil gambar berdua bersama fian
setelah selesai mereka berdua lanjut berjalan menyusuri semua permainan satu persatu yang ada di sana
mita yang terlihat seperti bocah kecil membuat fian terpesona betapa sederhananya bisa membuat mita tertawa lepas hanya dengam seperti ini
asik bermain bedua mereka lupa kalau waktu sudah menunjukkan jam 5 sore
sudah waktunya mereka harus pulang
" yang makan yuk laper" sambil memegang perut yang dari tadi berbunyi
" heheheh iya aku denger dari tadi yaudah yuk makan kamu mau makan apa "
sambil berjalan menuju parkiran motor
" makan apa saja yang " terus berjalan mengikuti fian
mereka berdua menyusuri kota di malam hari dengan motor matic nya terus berjalan sambil mencari warung makan
sampai akhirnya mereka berhenti di sebuah warung makan sederhana yang ada di pusat kota
fian memesan makan dan akhirnya mereka pun makan bedua di tengah keromantisan malam kota itu
" yang yuk pulang udah malam nih besok kan kerja "
sambil menatap fian mita kasihan takut fian capek karena besok fian harus kerja
mereka berdua akhirnya melanjutkan perjalanan mereka
setelah 1 jam berlalu mereka tiba di kamar kos mita dengan pakaian setengah basah dan capek pastinya. mereka pulang dengan hati yang sangat bahagia
" sayang makasih yaaaa " memeluk fian dengan sangat erat
" sama sama sayang kamu cepet tidur ya nanti besok kerja " memeluk dan mencium kening mita
" kamu juga ya aku sayang kamu "
fian melaju meninggalkan mita
sampainya di kamar mita membersihkan tubuhnya dan melanjutkan untuk tidur
RUMAH FIAN
fian yang baru saja sampai du rumah segera membersihkan badanya dan memutuskan untuk segera tidur karena besok fian harus bekerja
TAMBAHAN
makasih yang sudah mau membaca buku aku
trimakasih yang sudah bantu vote dan koment
sekali lagi mohon bantuan vote nya dan koment nya yah biar aku semangat buat nulisnya