
KAMAR KOS MITA
Dari tadi siang mita masih terus mempersiapkan pertemuanya dengan orang tua fian mita tidak bisa tidur siang kali ini selesai sholat ashar mita membuka lemari dan memilih baju apa yang cocok iya gunakan untuk bertemu calon mertua eaaaa ( hay para pembaca kalian sama gak kayak mita gitu kalau ketemu sama calon mertua macam mau bertemu presiden saja yuk bagi pengalaman kalian pertama kali ketemu calon mertua bahas di koment ya)
fian dam mita sama sama tidak saling berkabar mereka berdua sibuk dengan persiapan mereka masih masing
"aduh pake apaa ini pake hijab apa gak yaaa ya ampun bingung aku harus gimana aku harus pake baju apa biar orang tua fian suka heeem"
mita kembali mengambil semua baju yang dia punya di lemarinya dan kembali membolak balikkan baju yang sudah berserakan itu
mita mencoba menghubungi nayla mita ingin menanyakan bagaimana bagusnya mita rasa nayla tau jawaban atas semua ini
mita : halo nay menurut kamu aku harus pake baju apa buat nanti malam
nayla: apa apa sih assalamualaikum dulu napa nyerocos aja kayak kereta api
mita: iyaaaa assalamualaikum kakak nayla cantik gimana menurut kamu aku pake baju apa nanti buat ketemu keluarga fian
nayla: jadi diri lo sendiri aja sih ta kenapa harus jadi orang lain udah lah dengerin gua niat lo sma fian baik pasti allah akan kasih jalan yang baik juga percaya gua dah lo cantik ta hati dan paras lo cantik tinggal buktiin semuanya nanti ke ornag tua fian kalau kamu pantes buat dia ok semoga sukses ya udah ah aku mau beres beres rumah dulu udah sore nih assalamualaikum
" ih gak sopan belum juga aku jawab langsung di matiin aja "
mendengar kata kata nayla mita lega mita langsung memutuskan untuk memakainya baju panjang dan juga hijab warna coklat
mita pakai hijab bukan karena ingin di lihat baik di mata orang tua fian tapi karena saat bekerja mita memakai hijab jadi mita memutuskan untuk memakai hijab biar sama dengan foto yang ada di kamar fian
setelah menyiapkan baju dan segala persiapan mental mita memutuskan untuk menelfon fian mita ingin memastikan kekasihnya baik baik saja karena menghadapi masalah seperti ini tidaklah gampang butuh mental yang sangat siap dan juga hati yang lapang tentunya
mita : assalamualaikum sayang lagi apa gimana keadaan kamu,,,,,?
fian : wa'alaikum salam sayang aku siap sayang hehehehe gimana kamu apakah kamu siap yang
mita : siap dong sayang kan niat kita baik kenapa harus gak siap hehehe
fian : alhamdulillah sayang akhirnya aku bisa kenalin kamu ke keluarga aku semoga semuany berjalan lancar ya
mita : aminnnnn sayang semoga niat baik kita di terima baik juga sama orang tua kamu ya sayang
fian : amin sayang eh udah dulu ya yang aku mau bilang ibu kalau nanti kamu mau ke rumah assalamualaikum sayang ummmmmch
langsung mematikan telfon tanpa mendengar jawaban mita
" heeeeeem baru juga mau di jawab di matiin dasar pacarnya aku ehhehehehhehe"
sambil melihat foto fian yang menjadi walpaper handphone mita
jam sudah menunjukan pukul 6 sore waktunya mita bersiap siap setelah mandi dan sholat magrib mita bersiap siap memakai baju yang sudah dia siapkan dari sore setelah memakai baju berdandan sambil melihat kaca
" huuuuft aku siap aku bisa dan aku yakin aku mampu melewati semuaa ini bismillah "
sambil memandangi dirinya di depan kaca dan tersenyum meyakinkan diri bahwa dirinya mampu melewati semua ini
RUMAH FIAN
dari siang fian menunggu ibunya untuk membicarakan masalah ini
tetapi ibunya masih belum pulang ibu fian di rumah mas David karena setiap pagi sampai sore ibu fian akan menghabiskan waktunya di rumah mas David untuk menghabiskan waktunya untuk menemani cucu semata wayang nya itu
ibu fian merasa kesepian jika di rumah sendiri karena bapak dan juga fian bekerja dan pulang sore kadang larut malam
sehari hari ibu fian hanya sendiri di rumah hanya kayla lah teman setiap harinya kayla adalah anak gadis mas david
jam 6 sore ibu fian baru datang kedatangan ibu fian sangat di nanti nanti oleh fian tentunya
saat mendengar pintu rumah fian terbuka fian bergegas beranjak dari kamar dan menghampiri ibunya
setelah berjalan menyusuri ruang tamu fian akhrinya menemukan ibunya sedang duduk di depan televisi
" halo cantik ummmmmch" fian memeluk ibunya dari belakang dan mencium rambut ibunya yang terbungkus dengan hijab warna hitam
"heeeeeem tumben pasti ada sesuatu" ibu fian mencoba mencari tau apa maksud dari anak nya yang begitu manja padanya kali ini
fian berpindah duduk disebelah ibunya dan mulai meletakkan kepalanya di pangkuan ibunya
fian : bu katanya ibu mau kenalan sama pacar aku
ibu. : iya lah mass masak pacar anak sendiri ibu gak di kasih tau
fian : nanti malam aku bawa dia ke ibu ya aku akan kenalkan dia kepada ibu biar ibu mengenali calon mantu ibu heheheh
ibu : mas kok dadakan mas ibu belum siapin apa apa masak anak orang kamu gak kasih makan masss
fian : surprise bu hehehehe gak usah masak nanti biar fian pesan makanan lewat aplikasi online ya
ibu : yaudah ibu siap siap dulu mas mau ketemu calon mantu ehehhehe
mendengar pernyataan ibu fian fian sangat bahagia berharap besar nanti malam ibu fian akan merestui hubungan mereka
fian segera beranjak pergi siap siap untuk menjemput mita
fian sudah berhasil membuat ibu fian mempersiapkan pertemuannya nanti dengan mita
KAMAR KOS MITA
Mita yang sudah siap menunggu kedatangan pangeran berkuda putihnya ceilaaaah kuda putih kayak dongeng aja dong heheheheh
jantungnya mita dag dig dug rasanya ingin sekali jantung ini lari dari raganya
10 menit berlalu fian datang dengan senyum manis di wajahnya
fian : sayang sudah siap,,,,,,,?
mita : ih sudah cantik gini masak di bilang belum siap sih yang ehheheh
fian : asli malam ini kamu cantik banget yang cieeee yang mau ketemu calon mertua hehehe
mita : ih jangan iseng yang serius aku nervous banget ini
fian : ih masak mau ketemu ibu mertua nervous jangan dong gak galak kok hehehe
mita : udah ah yuk keburu malem kasihan ibu kamu nungguin lama nanti
20 menit berlalu kini mita dan fian sudah sampai di halaman rumah fian mita mencoba menenangkan dirinya
"huuuufffft tenang tenang ok semua baik baik saja "
fian melihat tingkah kekasihnya itu lantas memegang kedua pundak kekasihnya dan meyakinkan mita kalau smua akan baik baik saja
" sayang percaya sama aku semua akan baik baik saja. ok " mita mengangguk seolah mengerti dengan permintaan fian
fian mengandneg tangan mita masuk rumah dan mencari ibu fian
"assalamualaikum "
salam mita dan fian membuat ibu fian beranjak dari kursi ruang tamu dan menyambut fian dan mita
" wa'alaikum salam"
ibu fian menjawab dan menghampiri mita dan fian
ibu : sini masuk masss
fian : iya bu, yuk yang
ibu : sini masuk gak usah malu malu nak anggap rumah sendiri yaaa
mita : iya tante
dengan nada terbata bata mita menjawab mita duduk di dekat fian persis di kursi sebelah ibu fian duduk
ibu : namanya siapa nak,,,,,?
mita : nama saya mita anggraini buk
ibu : nama yang cantik ya kayak ornag nya hehehe,,,,,,! umur berapa nak,,,,,?
mita : saya umur 24 buk
ibu : sudah mateng lah ya kan fian umur 26 tahun ehheheheh
mita : ,,,,,,, hanya tersenyum,,,,,,
fian : ibu nanyaknya udah kayak polisi aja ehheheheh
ibu : kan buat calon anak ibu yang paling ganteng harus dong ibu harus teliti milih calon istri buat kamu nak kan untuk masa depan mas juga
fian : buk masa depan manusia siapa yang tau yang penting hatinya tulus baik dan yang terpenting sayang sama ibu dan bapak
mita : saya tulus sayang sama fian tante dengan keadaan apapun itu mungkin saya bukan dari kelaurga yang kaya tapi saya bisa menyayangi fian dan juga keluarga fian dengan tulus
ibu : iya sih mas bener tapi tetep bebet bobot nya harus di perhitungkan ya malu sama saudara mas kalau gak begitu lihat mas david coba kalau dulu tetep sama pacarnya yang hanya lulusan sma itu mungkin hidup mas David tidak akan semapan ini mas
fian : buk tapi apa ibuk tidak kasihan dengan mas David yang hidup tanpa Cinta bu uang bukan segalanya apa ibu pernah menanyakan kebahagiaan kepada mas david
ibu : ( hanya terdiam dan berfikir)
mita : ibu sudah makan
mita mencoba mencairkan suasana dengan memotong perdebatan antara fian dan ibunya
fian yang mengetahui maksud mita langsung memeluk ibunya dan menciumnya
" doakan aku ya bu suapaya hidup ku kedepanya lebih baik dan rejeki ku lancar aku mencintai mita bu dia adalah wanita baik yang insyallah mampu merawat bapak dan ibu saat tua nanti"
fian membawa ibunya ke meja makan untuk makan malam bersama mita acara malam ini pun berlangsung cair ibu fian memutuskan untuk tidak meneruskan perdebatan nya dengan fian ibu fian berfikir perkataan fian tentang kebahagiaan mas David
makan malam pun selesai sesuai yang di harapkan fian sementara fian terselamatkan dengan keadaan ibu fian tidak memberi jawaban atas hubungannya dengan mita
jam menunjukan jam 9 malam fian berpamitan untuk mengantarkan mita pulang tidak ada percakapan intensif saat selesai makan karena ibu fian masih terdiam dan berfikir tentang kata kata fian