I And You

I And You
Kecemburuan mita


waktu berjalan dengan begitu cepat tanpa mereka sadari hubungan Yang mereka jalani telah memasuki dua bulan tanpa adanya perselisihan dan masih baik baik saja tentunya, fian sibuk dengan pekerjaan fian mita pun sibuk dengan pekerjaan mita sediri waktu bertemu pun tidaklah gampang kadang mereka bertemu hanya untuk menyempatkan makan berdua dan setelah itu fian kembali pulang ,


KEESOKAN HARINYA


fian Yang selalu fokus dengan kerjaan nya dan hampir tidak mempunyai waktu dengan mita hari hari fian hanya di isi dengan bekerja dan bekerja begitu pun dengan mita Yang setiap hari hanya fokus dengan kerjaaan dan hampir tidak mempunyai waktu untuk bertemu dengan fian, tetapi kedua pasangan ini tidak pernah curiga satu sama lain mereka saling percaya apalagi di umur mereka Yang terbilang sudah tidak muda lagi rasanya tidak pantas kalau harus cemburu dan tidak saling percaya dengan pasangan masing2


hari ini fian ingin mengajak kekasihnya untuk keluar mencari makan dan sekedar jalan jalan menyusuri kota karna sudah hampir 1 minggu mereka tidak bertemu membuat fian rindu sekali dengan mita gadis bawel dan manja serta gadis lucu itu mampu membuat fian candu akan senyumnya


mita Yang sedari tadi sudah menunggu fian untuk menjemputnya mencoba menghubungi fian " sayang kamu dimana aku sudah siap" tak selang beberapa Lama fian pun datang " hay cantik" sambil membuka kaca Helm dan tersenyum membuat hati mita seakan akan luluh mendengarnya


mereka pun mulai menyusuri kota dengan motor matic nya fian Yang setia menemani fian kemana pun fian pergi sampai akhirnya mereka berhenti di sebuah rumah makan favorite mereka berdua masih sama seperti biasanya mereka selalu memesan makanan Yang sama ( nasi + usus goreng dan tahu sambal 2 porsi serta es teh manis 2)


rasanya mereka tidak pernah bosan dengan menu itu


setelah selesai makan akhirnya mereka pun melanjutkan jalan jalan menyusuri kota sambil mencari minuman favorite fian ( Thai tea rasa green tea) walaupun sesederhana itu tetapi mereka berdua sangat menikmati waktu Yang mereka miliki


setelah membuka betapa terkejutnya mita melihat pesan Yang ada di hadapanya pesan itu dari seorang wanita teman kerja dari fian hati mita pun sakit tidak bisa di artikan lagi sakitnya sperti apa jatungnya berdetak lebih kencang rasanya detik ini nyawa mita seakan akan ingin sekali pergi dari raganya di baca satu persatu pesan itu semakin membaca semakin sakit Yang mita rasanya " hiks hiks hiks" air mata mita mulai jatuh mita tidak lagi bisa menahan apa Yang dia rasakan kali ini dia tidak menyangka kenapa fian tega melakukan semua ini fian tega mengotori kepercayaan Yang mita beri selama ini hancur, sakit mita benci hari ini kenapa harus begini "hiks hiks hiks" " jahat kamu yang" air mata terus mengalir di pipi mita


fian Yang kaget dengan keadaan mita langsung memeluk mita " kamu kenapa Yang" mita mencoba melepaskan pelukan fian membuat fian semakin bingung apa yang terjadi dengan kekasihnya itu "kamu kajat" spontan perkataan mita membuat fian menjadi semakin tidak menegerti " kenapa Yang aku jahat apa" fian mencoba merayu dan mendekati mita "ada hubungan apa kamu sma meymey" mata fian terbelalak fian baru sadar mungkin mita membaca chat fian dengan meymey "aku bener bener gak ada hubungan apa apa sma meymey to long percaya aku" sambil mendekat dan mencoba menenangkan mita " terus kenapa kamu chat sma dia begitu hiks hiks hiks" fian memeluk dan mencoba meyakinkan mita fian merasa bersalah karna sudah membuat mita menangis dan menyakiti hatinya " iya aku Salah gak seharunya aku chat sma dia seperti itu maafin akunya yang " mita terus menangis mendengar pengakuan fian fian mendekat dan memeluk mita "aku tidak akan seperti itu lagi sudah jangan nangis lagi ya aku sayang sama kamu" terus memeluk dan menghapus air mata mita, mita hanya terdiam berusaha percaya dengan apa Yang fian katakan


setelah mita tenang fian berpamitan untuk segera pulang karna waktu sudah larut malam fian mendekati mita dan mencium kening mita "muuuuuuach selamat malam sayang" mita hanya menganguk dan melanjutkan tidurnya


setelah sampai di rumah fian pun menyesali apa yang sudah terjadi seharunya fian tidak seperti itu fian hanya berusaha tenang agar semua baik baik saja "semoga dia tidak marah padaku" gumam fian dalam hati


mita Yang sedari tadi hanya menangis dan ingat apa Yang baru saja dia lihat " apa coba kurangnya aku " gumam mita dalam hati sambil terus melihat foto fian dan memukulnya


dalam hati mita percaya fian tidak akan sejahat itu


sampai akhirnya mita pun tertidur