I And You

I And You
Keputusan


Setelah kejadian itu bapak dan ibu fian tidak lagi menanyakan ke kasih fian karena bagi bapak dan ibu fian mita bukanlah wanita yang cocok untuk anaknya mita bukan dari keluarga yang ada serta pendidikankanya yang hanya tamatan smk


membuat orang tua fian merasa kurang setuju bapak dan ibu fian berencana untuk membicarakan hal ini kepada fian agar fian segera memutuskan hubungannya dan mencari wanita lain


bapak : buk jangan lupa nanti bilang ke anakmu itu untuk segera mencari wanita lain kayak gak ada wanita lain aja banyak yang mau sama dia orang dia gak cacat kok


ibu : iya pak nanti ibu akan bicara sama fian


sambil memberikan baju yang akan di kenakan bapak fian bekerja


bapak : bapak berangkat dulu ya buk assalamualaikum jangan lupa pesanku tadi


sambil menyodorkan tangannya ke ibu fian untuk di ciumnya


berlalu dan pergi


kini tinggal ibu fian dan fian yang sudah bersiap untuk bekerja


seperti biasa ibu fian menunggu fian di meja makan untuk sarapan


ibu : ini nak sarapannya


sambil menyodorkan piring yang sudah berisikan nasi goreng dan telur dadar di atasnya


fian merapikan rambutnya dan duduk di sebelah ibu fian


fian : makasih bu


sambil tersenyum ke arah ibu fian sebagai tanda terima kasihnya karena sudah merepotkanya setiap pagi


ibu: mas ibu boleh minta sesuatu


seketika hening tadinya yang terdengar suara sendok dan piring kini pun hening fian langsung berhenti mengunyah makananya dan langsung menatap ibu fian dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


fian : i ibu mau minta fian belikan apa bu,,,,?


dengan nafas sedikit tak beraturan fian menjawab


ibu : kemaren malam ibu sama bapak sudah memutuskan mas kalau bisa mas cari pacar lain aja nanti apa kata keluarga lain mas kalau mas tetep sama mita belum lagi kata tetangga apa mas gak kasihan sma bapak sama ibu


mas jangan khawatir masih banyak cewek cantik yang jauh lebih cantik dari mita nanti kalau mas belum ada ibu bisa bantu carikan,,,,,,!!!


mas mau kan nuruti ibu


seketika mata fian berkaca kaca hatinya hancur apa yang dia takutkan sekarang terjadi jantungnya berdegup tak menentu rasanya hidup fian berakhir di hari ini


fian tidak menjawab pertanyaan ibunya sedangkan ibu fian berhenti makan dan hanya menatap fian berharap fian menjawab dengan jawaban yang sesuai dengan ibu fian harapkan


fian : bu fian berangkat dulu ya nanti aja di bicarakan fian sudah kesiangan assalamualaikum


sambil meraih tangan ibu fian pamit pergi dan berlalu


ibu fian hanya menatap fian yang pergi tanpa meninggalkan jawaban


( mas maafkan ibu ya ibu tau ini berat buat kamu tapi percayalah mas ini untuk masa depan kamu mass)


gumam ibu fian dalam hati


hari ini fian tidak ingin berkerja fikrianya kacau berantakan fian bingung harus bagaimana sekarang gak mungkin kalau fian menentang orang tuanya tidak mungkin pula dia menyakiti hati ibunya


fian menghubungi mas david karna hanya mas david lah yang tau bagaimana fian harus melangkah


fian : assalamualaikum mas dimana aku pengen ketemu


David : masih du rumah mau berangkat bekerja kenapa fi rumben


fian: ketemu yuk mas sekarang tolong in aku


David : ok tunggu cafe depan taman kota aku kesana


fian : ok makasih mas


fian langsung melajukan motornya ke cafe yang di arahkan mas david di sana fian datang terlebih dahulu dan memesan coffe


setelah 10 menit berlalu mas david datang memakai baju kerja karena sebenarnya mas david harus berangkat bekerja tetapi mendengar adik semata wayangnya meminta tolong dengan sangat memohon akhirnya mas david izin terlambat ke kantornya


david : hey sudah dari tadi


fian : baru aja mas ,mas maaf ya aku ganggu mas david ini masalah mita mas


david : kenapa dengan pacarmu


fian : dia gapapa mas tapi ibu tadi nyuruh aku untuk ningalin dia ibu minta aku mutusin mita mas aku harus apa aku bingung mas


fian mulai berkaca kaca matanya ingin sekali menumpahkan air matanya namun malu


david : kamu mau,,,,,,,? lihat aku fi,,,,?


aku nyesel ninggalin orang yang aku sayang demi orang tua yang gak pernah tau bagaimana perasaan anaknya


fian : aku gak mau mas aku mau jalani semua sama mita kumohon bantu aku


david : ok begini mulai saat ini jangan ada yang tau kalau kamu masih sama mita apa lagi bapak sam ibu kalau mereka nanyak bilang aja kamu gak mau pacaran dulu ok setidaknya kamu gak nyakitin hati ibu nanti kita pikir lagi langkahnya bagaimana


saran mas david membuat fian sedikit lega sekarang tinggal fian menyampaikan maslah ini kepada mita harus tepat fian tidak mau mita sakit hati dengan kejadian ini


david : yaudah aku berangkat kerja dulu ya kalau ada apa apa langsung aja telfon ok inget kalau kamu sayang perjuangin ok hehehehe


mas david menepuk pundak fian dan berlalu meninggalkan fian


fian tetap duduk di kursinya sambil memikirkan perkataan mas david


handphone fian berbunyi suara pangilan masuk dari mita


huuuuuuft dengan nafas panjang mita mulai mengatur nafasnya


fian : iya halo sayang kenapa


mita : kamu dimana yang kenapa gak masuk kerja kamu sakit kok gak ngabarin sih nyebelin


fian : maaf sayang aku ke kampus lupa gak ngabari dulu baru Buru soalnya maaf yaaaa hehehe


mita : ngapain yang


fian : ada yang harus di ambil yang


fian terpaksa berbohong agar mita tidak khawatir dengan keadaanya


mita : yaudah kalau gitu yang aku kerja dulu ya love you


fian : love you to


fian merasa bersalah sudah membohongi kekasihnya tetapi fian tidak ada pilihan lain selain membohonginya agar dia tidak berfikir macam macam


setelah fikiran fian tenang fian bergegas untuk pulang karna fian faham betul jam segini ibunya ada di rumah mas david jadi fian bisa leluasa masuk rumah dan tidur


hari ini fian tidak ingin di ganggu siapapun dia hanya ingin sendiri


( maaf sayang hari ini aku tidak bisa bertemu sama kamu dulu ya aku pusing aky capek huuuuft)


bergumam dalam hati sambil memandangi foto mita yang menjadi walpaper di handphone fian


RUMAH FIAN


sampainya di rumah fian bergegas masuk ke dalam kamarnya dan kali ini fian menguncinya fian tidak mau ibunya masuk dengan leluasa di kamarnya sekarang karena mulai hari ini fian ada ber acting seolah olah dirinya sudah memutuskan mita


( maafkan fian bu fian gak bermaksud membohongi bapak sama ibu tapi fian harus lakukan ini untuk kebahagian fian)


sambil memandangi foto ibu dan bapak fian yang ada du meja belajar fian


jam 5 sore ibu fian baru datang dari rumah mas david


ibu fian kaget melihat speda fian sudah terparkir lengkap dengan helm nya


( dia sudah pulang tumben jam segini sudah pulang)


gumam ibu fian dalam hati


setelah masuk dan melihat seluruh ruangan tetapi fian tidak ada akhirnya ibu fian memutuskan untuk menuju kamar fian


( pasti dia di kamar )


sambil berjalan menuju kamar fian sampainya di kamar fian ibu fian mencoba membuka kamrnya dan


" glek glek glek"( sejak kapan dia mengunci pintu kamar tidurnya)


" tok tok tok " ( mas mas mas sudah pulang)


namun tidak ada jawaban apapun dari fian


membuat ibu fian berfikir bahwa anaknya tertidur


sedangkan di dalam kamar fian sebenarnya mendengar panggilan ibunya namun fian tidak meresponnya karena fian belum siap menjawab pertanyaan ibunya tadi pagi


( fian janji bu nanti pasti fian akan jawab fian masih mempersiapkan diri ini maaf ya bu) gumam fian dalam hati