
Hari ini fian berencana untuk mengajak mas david menemui mita agar mita yakin akan usaha fian dan mas david tentunya
agar mita juga tidak berfikir aneh aneh sampai sakit lagi sekalian fian akan mengenalkan mita kepada mas david karena mas david hanya mengenal mita lewat cerita fian selama ini dan tidak pernah bertemu secara intens
hari ini hari minggu fian menunggu mas david di rumah seperti biasa mas david dan mbg Ayu pasti ke rumah
ibu dan bapak fian sudah siap menunggu keluarga mas david datang seperti biasa
1 jam berlalu mas david pun datang fian yang mengetahui itu langsung keluar dari kamar dan mencari mas david
setelah berjalan melewati ruang tengah fian tidak menemui mas david fian langsung menuju ruangan favorit mas david taman belakang dapur
mas david memang lebih suka menghabiskan waktu disana sambil meminum kopi karena memang mas david tidak begitu akur dengan bapak fian
fian pun melanjutkan pencariannya ternyata benar mas david sedang tiduran di atas kursi dan memejamkan matanya seraya menatap langit langit tak lupa kopi ada di meja
gludak
suara kaki fian menabrak kursi yang ada di sebelah mas david membuat mas david kanget dan terbangun
david : aduh apa apa an kamu ini kaget tau ada apa sih
fian : mas aku mau ngajak mas david keluar yuk
dengan nafas sedikit tak beraturan
david : mau kemana hari ini kan hari santai
fian : ketemu sama mita yuk pliss
dengan sedikit memohon fian mencoba meminta mas david mengabulkan permintaanya
david : heeem baiklah aku habiskan dulu kopi ku
fian : makasih ya masss
meraih tangan mas david dan menciumnya membuat mas david tertawa geli dengan perlakuan fian karena fian belum pernah sama sekali mencium tangan mas david
fian dan mas david pun akhirnya pamit keluar untuk bermain billiard
selama perjalanan fian hanya terdiam dan fokus menyetir kali ini fian memilih memakai mobil keluarganya karena fian ingin menjemput mita terlebih dahulu sebelum ke cafe tempat tujuan fian untuk mempertemukan mas david dan mita
fian pun teringat mita dan langsung meneleponnya karena fian belum mengabari mita kalau akan mengajaknya keluar menemui mas david
fian : sayang kamu dimana?
mita : wa'alaikum salam heeeem kebiasaan deh
fian : hehehehe iya maaf maaf asalamualaikum sayang kamu dimana???
mita : di kos sayang kenapa
fian : siap siap gih aku mau kenalin kamu ke mas david aku udah otw yang buruan ya
" hah kok di matiin sih belum juga aku jawab kebiasaan deh " gumam mita
20 menit berlalu mita sudah siap dan menunggu fian datang
" tin tin tin " berkali kali fian membunyikan klakson mobilnya agar mita segera keluar tapi tetap saja mita tidak keluar fian lupa kalau mita tidak tahu kalau dirinya memakai mobil
fian segera mengirim pesan kepada mita kalau fian sudah di depan dari tadi
mendapat pesan dari fian mita segera keluar dan tidak melihat motor fian membuat mita menjadi bingung
fian memencet klakson mobilnya sekali lagi membuat mita sadar kalau fian ada di dalam mobil itu
segera mita masuk dan duduk di bangku belakang melihat ada mas david tepat di hadapan ya yang sedang fokus dengan handphonenya dan fian yang tersenyum manis kepadanya
selama perjalanan mereka bertiga hanya terdiam fian fokus menyetir mas david dengan handphonenya sedangkan mita hanya diam memandang kedua manusia di depanya
setelah 30 menit berlalu akhirnya sampai di cafe yang fian tuju
mereka pun berjalan dan memilih bangku yang cocok untuk berbicara dengan santai
setelah duduk dan memesan minuman fian memulai pembicaraanya agar mita dan mas david segera akrab fian tidak tega melihat wajah kekasihnya itu pucat karena merasa bingung dengan keadaan ini
fian : mas david kenalin ini mita pacar aku yang selama ini aku ceritain ke mas david yang ini mas david mas aku
mita tersenyum manis dan menyodorkan tangannya untuk menjabat tangan mas david
david : oh ini pacar kamu yang mau kamu perjuangkan itu hehehehhe
mita hanya tersenyum tersipu malu mendengar perkataan mas david
fian : heheheh mas david bisa aja jadi aku ngajak mas david ketemu mita agar mas david kenal dan mita yakin kalau aku sama mas david sedang berjuang untuk ini mas
david : kamu tenang aja ta aku bakalan bantu kalian asal kalian serius untuk maslah ini
mita : heeem iya mas apa mas David yakin ini akan berhasil
david : sebelum di coba kan kita tidak akan tau hasilnya hehehe
mita : amin semoga berhasil mass
fian : aku harap setelah ini kamu gak usah mikir maslah ini lagi ya biarin maslah ini menjadi tugas aku dan mas david ok sayang
fian mengusap rambut mita dan mita hanya mengangguk menurut
setelah berbincang bincang akhirnya mas david mengajak fian untuk segera kembali karena waktunya makan siang bisa marah besar ibu kalau fian dan david tidak segera pulang
RUMAH FIAN
Sampainya di rumah fian dan mas david segera menuju meja makan karena semua sudah menunggu di sana
semua terlihat sibuk untuk makan fian hanya terdiam membayangkan betapa bahagianya jika mita di terima baik di dalam keluarganya seketika lamunan fian pudar saat ibu fian menepuk pundak nya dan menyuruh nya segera mengambil makananya dan segera makan
walau hanya lamuanan sesaat fian cukup merasa bahagia bagaimana jika semua itu menjadi nyata sunguh nikmat yang sangat indah