I And You

I And You
Rapuh


Nayla bersiap siap berangkat bekerja sedangkan mita sudah menunggunya di depan kamar


nayla bersemangat untuk pergi bekerja hari ini karena hari ini nayla akan bertemu dengan fian


fian dan nayla sudah merencanakan untuk bertemu siang ini membicarakan apa yang sebenarnya sudah terjadi


mita tidak mengetahui kalau fian dan nayla akan bertemu membicarakan masalah yang saat ini mita dan fian alami


"awas aja kalau sampai nanti fian tidak bercerita kepadaku aku akan patahkan kakinya "


bergumam tepat di depan kaca rias nayla


sesampainya di kantor nayla tidak menyapa fian sengaja nayla berbuat seperti itu agar mita tidak menaruh curiga terhadapnya


nayla tidak mau mita mengetahui pertemuannya dengan fian


bukan karna nayla menyukai fian tapi karna nayla ingin mengetahui kenapa fian berubah


jika jawaban fian tidak sesuai dengan hati mita setidaknya mita tidak mendengarnya langsung


karna nayla sangat menyayangi mita sepeti saudaranya sendiri


"nanti jadi ketemuan di mana fi,,,,? "


pesan nayla kepada fian di balas cepat oleh fian


" rumah makan pojok ibu hana ya di sana sepi. gak akan ada anak anak kantor yang makan di sana "


setelah menjawab pesan nayla fian langsung pergi meninggalkan kantor dan menghampiri teman teman kerja. fian lainya


jam istirahat pun telah tiba semua karyawan kantor keluar mencari makan begitu pula dengan nayla dan mita


"ta aku makan dulu ya keluar aku janjian sama bagas"


nayla berusaha membohongi mita dengan berpamitan keluar makan siang dengan kekasihnya


" yah pacaran tumben sih bagas ngajak makan siang,,,,,? heeem"


menunjukkan wajah cemberutnya karena mita akan makan siang sendiri


kali ini dan di tambah lagi mita harus merasakan makan siang tanpa fian biasanya dulu setiap makan fian selalu mengajak mita untuk keluar makan siang tetapi sekarang


"yasudah hati hati ya salam ke bagas"


sambil melihat nayla berlalu dan pergi


RUMAH MAKAN BU HANA


fian yang sudah datang lebih dulu sudah menunggu kedatangan nayla


fian terdian melamun sambil mengenang setiap jam istrahat fian dan mita terbiasa makan di sini karena disini adalah tempat makan favorit mita selain murah masakannya pun enak


"hay ngelamun apa luu,,,,,,,? " kedatangan nayla mengagetkan lamunan fian


"eh nay sudah lama yaudah pesen makan gih "


dengan terbata bata fian menjawab pertanyaan nayla


"fi aku gak makan aku langsung ke inti masalah aja kenapa kamu ada yang bisa aku bantu,,,,,,,, "


mata fian berkaca kaca seolah menandakan fian tidak nyaman ada di kondisi seperti ini


" fi are you ok,,, " berlahan menanyakan pertanyaan yang sama


nayla sangat mengenal fian dia tidak akan seperti ini kalau tidak ada masalah yang benar benar membuat fikirannya kacau


"nay ku mohon setelah aku cerita semunya jagain mita buat aku ya aku sangat mencintainya aku tidak bisa kehilangan dia "


kali ini air mata fian tidak dapat di bendung lagi


"iya fi aku janji kumohon bicaralah kamu kenapa,,,,,,? "


nayla mengulurkan tisu yang dia ambil di depan nayla untuk menghapus air mata fian


"keluarga ku tidak merestui hubungan ku dengan mita nay,,,,, aku harus gimana jujur aku berubah karena aku bingung harus berbuat apa nay "


seketika mata nayla berkaca kaca merasa tidak percaya bahwa yang di alami fian dan mita begitu berat


"alasanya apa fi memang nya mita kenapa,,,,,,?!"


"nay mas David dulu pernah seperti aku dan akhirnya mas David di jodohkan dengan wanita pilihan orang tua ku"


nayla hanya terdiam melihat jawaban dari fian


" tapi fi ini gak adil salah mita apa,,,,, apa karna dia cuma wanita sederhana ,,,, "


fian hanya terdiam dan tanpa menjawab pertanyaan nayla


" kamu sayang kan fi sama mita,,,,,,,??? kalau kamu sayang berjuang jangan biarin mita sendiri berfikir kamu. ada wanita lain ku mohon dia tersiksa fi,,,,,,, dia bener bener sayang sama lo "


tanpa menjawab fian hanya terdiam dan mengganguk seolah menyetujui ide dari nayla


"yaudah fi aku balik dulu ya kamu semangat aku pasti bantuin kalian "


senyum nayla membuat fian semangat dan nayla pun berlalu meninggalkan fian


KANTOR


mita yang sedari tadi sudah berada di meja kerjanya dan mulai bersiap untuk bekerja


"hayoooo ngapain,,,,,,? "


nayla mencoba membuat konsentrasi mita buyar


"ih dasar nyebelin seneng banget yang baru aja pacaran"


sambil menggoda nayla


tanpa menjawab pertanyaan mita, nayla lalu berlalu dan duduk di sebelah mita


"ta gimana fian masih cuek sama kamu,,,,? "


mita hanya terdiam dan membisu mita benar benar tidak mau menjawab pertanyaan nayla


"udah tenang berdoa sama allah supaya hati fian kembali seperti dulu kalian cocok tau ehhehehe"


kalimat nayla berhasil membuat mita tersenyum bahagia kali ini