
Ani yang sudah mandi bergegas sarapan dan tanpa banyak berkata. Dia sarapan lebih awal di banding dengan ibunya. Karena ibunya masih sibuk dengan pekerjaanya. Karena biasanya Kalau pagi seperti ini ibunya selalu sibuk membersihkan tokonya yang merupakan sumber penghasilan untuk menyambung kehidupanya.
Selang beberapa menit suara Motor Rio terdengar. setelah selesai makan kebiasaan Ani mencuci piring terlebih dahulu. setelah itu Ani berpamitan kepada ibunya dan tak lupa dia mencium punggung tangan ibunya lalu bergegas keluar menghampiri Rio.
"Selamat pagi An. sapa Rio dengan senyum manisnya."
"Selamat pagi kak Rio. Ani membalas sapa an dari Rio dengan ramah."
"Gimana kakimu? sudah sembuh? tanya rio lagi."
"Sudah mending kok kak. Jawab Ani dengan senyum manisnya. ☺️
"Ya Udah ayo berangkat. Ajak Rio."
"Oke kak. jawab Ani singkat.
Rio pun bergegas melajukan motornya dengan segera. Dan diperjalanan mereka hanya diam dengan pikiran mereka masing masing. Hingga sampai akhirnya Riolah yang memecahkan keheningan.
"Oh iya An, nanti gue nanti mampir kerumah kamu ya. sekalian ngambillin speda kamu yang kemarin. Ucap Rio kepada Ani."
"Iya kak,mampir aja. Balas Ani tanpa penolakan."
dan setelah itu suasana menghening lagi hanya deruan mesin yang terdengar.
setelah beberapa saat berkendara akhirnya mereka sampai dihalaman sekolah. Banyak mata yang melihat ke arah mereka termasuk bima dan kawan kawan, tapi Ani tidak menghiraukan. Setelah samapai parkiran Ani segera turun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Rio.
"Trimakasih kak sudah menjemputku. Ucap ani sopan sambil tersenyum."
"Sama-sama an. Ucap Rio membalas dengan senyum manis.
Setelah itu Ani berlalu tanpa menunggu Rio langsung menuju kekelas dengan kakinya yang masih agak pincang. di perjalanan Ani ketemu dengan Tina dan Bima. Dan mereka megejek Ani.
"Hahahahahhahahaha"
Ani tidak memeperdulikan mereka ngoceh dan hendak pergi. Tapi Tina tidak berhenti disitu saja dia sengaja memasang kaki nya dan akhirnya Ani yang terhuyung jatuh. tapi tidak jatuh ke lantai tapi menabrak Bima dan jatuh dipelukan Bima. membuat Ani meras Dag Dig Dug Der, dan Bima sempat memandangi wajah Ani. Tina yang melihat itu marah.
"Hoe gadis kampungan." teriakan Tina yang membuat Bima tersadar dan melepas Ani hingga terjatuh
"Lo ini ternyata gak cuma G***** tapi juga M******. Ucap Tina sambil menjambak rambut Ani. tanpa memperdulikan ani yang kesakitan.
"Awwww. sakit kak ampun." Ucap Ani sambil menanggis.
"Terus aja beb, dia tadi juga berusaha menggoda aku." Ucap Bima menambah -nambahi sambil tertawa "hahahaha"
Rio yang melihat dari kejauhan langsug buru buru mendekat dan menolong Ani. Rio langsung mencengkeram tangan Tina dengan keras. Tina yang kaget langsung melepaskan rambut Ani.
"Lo apa apan sih yo?l"tanya Ani kesal.
" lepasin tangan gue ngak? ucap Tina yang masih meringis kesakitan
"Itu balasan buat lo yang suka jahilin orang lain. Ucap Rio keras setelah itu melepaskan tangan Tina.
"Dan lo Bim, lo itu cowok masak lo ikut ikut cewek loh yang kagak bener gitu. Ucap Rio membentak saudara kembarnya. iya biama dan rio merupakan saudara kembar tapi tidak seiras. Dan bahkan watak mereka jauh berbeda sekali.
" Dan lo yo kenapa lo belain gadis kampungan itu? tanya bima penuh selidik.
"Terus apa masalahnya dengan lo Bim, itu urusan gua. timpal Rio. Ani yang melihat mereka bertengkar buru buru pergi ketoilet untuk merapikan rambutnya yang acak-acakan.
sesampainya di toilet sebenernya bulir bening di mata Ani mau menetes dia menahanya. dan menenangkan dirinya sendiri, setelah itu beranjak pergi
Bersambung....