
Tanpa berfikir panjang Bima mendekatkan wajahnya dan mencium bibir paksa Ani dan ********** dengan rakusnya. badan Ani berontak tapi tidak bisa menghindar dari cengekraman Bima.Ani sudah di himpit di tembok. Ani hanya bisa meneteskan Air mata. karena ini merupakan kali pertama dia di cium cowok dan dan juga bukan berdasarkan cinta. Ani begitu menjaga dirinya dari sentuhan sentuhan laki laki hidung belang. Tapi kali ini Ani benar benar tidak bisa menolak dan berontak. karena Ani dalam cengekraman singa kelaparan. Dan Bima mulai meraba Dada Ani dan meremasnya dengan paksa. Ani berusaha keras melepaskan diri dari genggaman Bima. Ani mendorong tubuh Bima dengan kuat lalu.
Plaaakkkk. Tamaparan keras mendarat di pipi Bima. Bima meringis sambil memegangi pipi yang kena tampar.
"Itu balasan buat laki laki berengsek kaya kamu. Ani bergegas lari keluar tanpa menghiraukan panggilan Bima.
"Hey tunggu. panggil Bima tapi Bima tidak bergeming dari tempatnya. Ani pergi ketoilet Ani terisak menanggis. Dia syok dan marah bahkan benci dengan dirinya sendiri. Dan dia juga merasa benci dengan Bima. Ani terus menangis sesenggukan di kamar mandi sambil teriakk.
"Bima gua benci looo !! Loe laki laki berengsek." Ani teriak dan terus teriakk
Rio yang tanpa sengaja lewat mendengar ada yang teriak teriak menyebut nama adiknya bergegas mengetuk pintu.
"Halo siapa di dalam??" tanya rio
Ani tidak menghiraukan ketukan pintu. Ani terus berteriak dan hingga akhirnya dia memukul mukul kaca yang ada di depanya hingga pecah hancur membuat tanganya terluka yang lumayan dalam dan berdarah mengucur. Dan seketika melihat darah yang mengucur matanya berkunang kunang karena dia sebenarnya takut dengan darah.
Rio yang mendengar ada yang pecah terus mengetuk pintu dengan keras sambil memanggil yang didalam.
"Siapa di dalam. Ayo cepat keluar. Ucap rio tapi tidak ada sautan sama sekali.
dan akhirnya Rio sendiri yang panik akhirnya Rio mulai mendobrak pintu toilet. dobrakan ke 3 baru bisa terbuka.
Setelah pintu terbuka Rio kaget bukan main melihat Ani yang sudah ambruk dan ceceran darah. Rio berusaha menggendong Ani dengan badan terseok seok lalu membawa Ani menuju UKS. Banyak mata tertuju kepada Rio. Tapi buru buru pada berhamburan membantu Rio mengangkat tubuh Ani.
Sesampainya di UKS Rio memrintahkan kepada seseorang agar memaggil ambulance. Sementara teman yang satunya mencarikan kain perban Untuk menghentikan darah yang mengalir.
"Cepat panggilnya ambulance nya. kalau terjadi apa apa pada Ani kalian lah yang bertanggung jawab karena terlalu lama panggil ambulance nya.
Mereka yang ada di situ cuma bisa saling pandang karena disalah salahkan. dan tidak berani menjawab.
"Sabar kak tadi sudah ada yang pergi ke ruang guru buat telfon ambulance. Kata seseorang dari mereka untuk menenangkan Rio.
Rio tidak bisa tenang tapi semakin khawatir rio terlihat mondar mandir dengan wajah gelisahnya.
selang beberapa saat ambulance dan beberapa guru pergi ke ruang UKS guna melihat siapa yang pingsan. Tapi setelah melihat kejadian itu para guru mulai kaget melihat tangan Ani berdarah.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Ani?" tanya salah seorang guru.
tapi mereka semua tidak menjawab karena tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
"Apa yang terjadi dengan Ani. Tanya guru itu lagi.
"Saya tidak tau pak. Saya tiba tiba mendengar suara sesuatu yang pecah dari kamar mandi. terus saya mengetuk pintu tidak ada sahutan terus saya mendobrak pintu hinga jebol. dan melihat dia sudah seperti itu.Ucap Rio menjelaskan.
Beberapa orang guru membantu mengangkat tubuh Ani kedalam ambulance.
Hy kak reader jangan lupa bantu like vote dan coment yah. Maaf juga bila ceritanya kurang menarik dan banyak typo dan kekeliruan, karena ini merupakan pengalaman pertama bikin cerita🙏🙏.Bagi yang sudah like Vote dan coment saya ucapkan banyak terimakasih. 🥰
Bersambung...